10 Hal Mengerikan Yang Bisa Terjadi Jika Anda Duduk Terlalu Lama

Lebih setengah dari kita biasanya menghabiskan waktu lebih dari enam jam duduk setiap hari. Duduk dapat memiliki efek buruk dalam jangka pendek dan jangka panjang pada kesehatan pada tubuh kita, hal ini pun bisa jadi menimbulkan efek samping yang serius serta dapat mengancam jiwa. Para ilmuwan percaya bahwa duduk terlalu lama dalam jangka waktu yang tidak sebentar akan dengan mudah menimbulkan beberapa kerusakan permanen pada tubuh. Memang hal ini begitu terdengar ringan dan remeh yang hanya di karenakan duduk saja dapat menimbulkan efek samping yang berpengaruh sangat tajam pada tubuh kita.

Berikut efek samping yang di timbulkan akibat terlalu lama duduk :

Kaki menjadi lemas dan glutes

Dengan duduk sepanjang hari, keadaan pergerakan tubuh kita tidak akan tergantung lagi pada otot tubuh bagian bawah yang kuat untuk menahan kita di saat kita berdiri. Hal ini di karenakan otot atrofi yang akan menyebabkan adanya pelemahan pada otot tubuh lainnya. Karena dengan adanya glute tentunya akan membantu tubuh kita ketika mengalami cedera.

Berat Badan

Dengan bergerak dapat menyebabkan otot kita untuk melepaskan molekul seperti lipoprotein lipase, yang akan membantu lemak dan gula dalam pemprosesan makanan yang kita makan. Ketika kita menghabiskan sebagian besar waktu untuk duduk maka molekul yang di lepaskan ini berkurang dan menjadikan bagian belakang dari tubuh kita ini berada pada risiko yang lebih besar dari pelebaran masalah penyakit, kita juga berisiko lebih besar terkena sindrom metabolik, terutama dalam keadaan ketika berolahraga. Satu studi yang mengenjutkan telah menemukan bahwa pria yang menghabiskan lebih banyak waktu duduk dari biasanya akan menyebabkan kenaikan berat badan secara cepat di salah satu bagian tubuh yang paling berbahaya untuk menyimpan lemak.

Pinggul menjadi lebih besar

Duduk menyebabkan fleksor pinggul kita menjadi sempit dan posisi duduk kita juga dapat melukai punggung kita, terutama jika kita memiliki postur tubuh yang buruk atau tidak menggunakan kursi ergonomis. Juga, keadaan sikap tubuh yang tidak baik saat duduk dapat menyebabkan kompresi pada cakram di tulang belakang kita dan dapat menyebabkan degenerasi dini serta menimbulkan rasa sakit secara kronis.

Rasa cemas dan depresi

Pengaruh lain dari efek duduk terlalu lama yaitu dapat meningkatkan rasa cemas dan depresi. Ini bisa jadi karena keadaan kesehatan mental menjadi berkurang ketika seseorang menghabiskan hari-hari mereka dengan hanya duduk dari pada melakukan banyak pergerakan. Jika ingin menghilangkan resiko ini kita dapat melakukannya dengan selalu berolahraga teratur.

Risiko kanker

Studi terbaru yang sudah di temukan yaitu duduk terlalu lama setiap hari dapat menimbulkan resiko berbagai macam jenis kanker termasuk paru-paru, rahim, dan kanker usus besar. Tetapi, hingga kini belum di temukan apa yang menjadi penyebab timbulnya penyakit ini.

Penyakit jantung

Kebiasaan duduk yang terlalu lama setiap hari juga dapat merusak jantung kita yang berpotensi menyebabkan penyakit kardiovaskular. Satu studi telah menemukan bahwa jika seorang pria yang menghabiskan lebih dari 23 jam per minggu menonton televisi akan memiliki risiko 64 persen lebih besar untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan pria yang hanya menonton televisi selama 11 jam. Para ahli mengatakan orang-orang yang duduk terlalu lama akan memiliki risiko 147 persen lebih tinggi untuk menderita serangan jantung atau stroke.

Risiko diabetes

Orang-orang yang selalu menghabiskan lebih banyak waktu dengan duduk juga akan memiliki 112 persen peningkatan risiko terhadap penyakit diabetes. Penelitian dalam salah satu studi telah melihat tentang bagaimana peningkatan terhadap resistensi insulin pada prekursor diabetes.

Varises

Duduk dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan darah berkumpul di kaki, hal ini dapat menyebabkan varises atau spider veins. Meskipun secara umumnya tidak begitu berbahaya bagi diri sendiri, tetapi keadaan pembuluh darah yang bengkak tentunya tidak enak untuk di pandang, karena akan membentuk suatu benjolan yang dapat kelihatan besar di permukaan kulit. Tidak hanya itu, akan tetapi jika keadaannya mulai serius tentunya akan menyebabkan pembekuan pada darah.

Deep Vein Thrombosis (DVT)/ Pembekuan dalam darah

Trombosis vena merupakan jenis gumpalan darah yang paling umum terjadi di bagian kaki. Ketika bagian dari bekuan ini terputus, maka dapat mengakibatkan adanya pemotongan aliran darah ke bagian lain dari tubuh secara langsung seperti paru-paru yang dapat menyebabkan emboli paru. Ini adalah keadaan darurat medis yang dapat menyebabkan komplikasi besar bahkan sampai ke kematian.

Bahu dan leher menjadi kaku

Seperti dengan bagian kaki kita, pantat, punggung bawah, bahu dan leher juga akan menimbulkan efek rasa sakit yang diakibatkan terlalu lama duduk. Hal ini biasanya terjadi terutama ketika badan kita selalu membungkuk saat duduk di depan komputer.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *