10 Kebiasaan Ini Akan Menyebabkan Mata Merah Dan Iritasi

Menatap smartphone dalam jangka waktu yang lama

Kebiasaan kita melihat layar cerah pada ponsel dalam jangka waktu yang lama mungkin menjadi alasan kenapa mata kita mudah iritasi dan menjadi merah pada waktu kita melihat layar ponsel dalam waktu yang lama. Hal ini juga dapat menyebabkan gangguan penglihatan lainnya seperti kabur, mata kering, pusing, dan mual. Beristirahatlah selama 20 menit untuk mengistirahatkan mata di kala kita sedang menatap ponsel. Tidak hanya itu, kita juga harus
mengatur pencahayaan pada ponsel agar tidak terlalu terang dan tidak membuat mata kita menjadi cepat perih.

Menonton TV di malam hari

Melihat semua jenis layar elektronik yang memiliki intensitas cahaya tinggi sebelum tidur seperti telepon seluler, televisi, dan komputer, sangatlah buruk untuk mata kita. Tingkat cahaya yang berubah dengan cepat, sehingga membuat mata kita harus bekerja extra untuk memproses perubahan, yang dapat menyebabkan kelelahan mata, sakit kepala, mata kering, dan kemerahan. Di sisi lain, membaca di ruangan yang cahaya redup sangat tidak disarankan, karena dapat membuat mereka cepat lelah dan memerah, atau menyebabkan rasa sakit dan rasa tidak nyaman.

Menggosok mata

Rasa ini sangat menggoda kita agar selalu mengucek-ngucek mata secara terus-menerus. Menggosok terlalu keras dapat mematahkan pembuluh darah di bawah kelopak mata. Jadi untuk menenangkan iritasi mata, cobalah kompres dengan air dingin.

Tidak cukup tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan sejumlah masalah, termasuk kenaikan berat badan, depresi, dan penurunan fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, kurang tidur juga akan membuat mata kita menjadi sakit (beberapa gejalanya termasuk berkedut, mata kering, pandangan kabur, dan sakit).

Menyalahgunakan riasan mata

Apa pun yang kita tempatkan atau gunakan di dekat mata merupakan resiko yang sangat berpotensi terhadap kerusakan mata. Kebiasaan ini seperti menggunakan krim maskara, eyeliner, eye shadow, dan riasan untuk mata lainnya. Jadi pastikan untuk merias wajah jauh dari garis bulu mata kita sehingga kita tidak akan menyumbat kelenjar minyak kelopak mata kita, karena jika ada penumpukan dapat menyebabkan infeksi. Bakteri suka tumbuh dalam gelap, tempat-tempat lembab, sehingga maskara kita bisa menjadi tempat berkembang biak untuk beberapa infeksi bakteri jahat.

Terlalu sering menggunakan obat tetes mata

Memang kebanyakan orang lebih memilih obat tetes mata untuk meredakan infeksi, tetapi jika kita menggunakannya dalam jangka waktu lama secara terus-menerus, tentunya akan merusak mata dan menyebabkan mata merah.

The American Academy of Ophthalmology (AAO) memperingatkan bahwa obat tetes mata yang tanpa resep tidak benar-benar dapat meningkatkan kesehatan mata kita, tetapi hanya akan membuat mata kita untuk menghilangkan warna merah. Para dokter telah merekomendasikan jika penggunaan obat tetes mata hanya untuk waktu singkat. Jika kita menggunakan resep obat tetes, pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter, dan berhenti penggunaanya segera jika obat ini menyebabkan iritasi, ruam mata, atau efek samping negatif lainnya.

Tidak menggunakan kacamata keselamatan

Menurut AAO, hampir 45% dari cedera mata terjadi di lingkungan rumah. Dan risiko yang paling umum yaitu terkena bahan kimia dalam produk pembersih, cipratan minyak panas saat memasak, proyek-proyek perbaikan rumah yang melibatkan serpihan yang dapat menyebar ke mata, memotong rumput, dan menggunakan alat-alat panas di dekat mata.

Tidak melakukan diet seimbang

Beberapa buah-buahan dan sayuran sangat penting untuk kesehatan mata yang optimal, terutama vitamin C dan E, zinc, dan asam lemak omega 3. AAO menyarankan untuk menambahkan buah jeruk, sayuran minyak, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, dan ikan terhadap menu diet seimbang kita. Tidak lupa agar selalu minum air putih dengan cukup agar tetap terhidrasi dan ini sangat bermanfaat untuk melumasi bagian mata kita

Tidur menggunakan lensa kontak

Tidak hanya akan meningkatkan risiko infeksi terhadap mata saja, tetapi hal ini juga bisa menyebabkan kerusakan mata secara permanen. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, hampir satu juta orang Amerika mengunjungi dokter mata setiap tahunnya dengan masalah infeksi yang berkaitan dengan pemakaian lensa kontak.

Tidak memakai kacamata hitam

Menyipitkan mata berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata, yang kemudian dapat menyebabkan rasa sakit. Untungnya ada solusi sederhana yaitu dengan selalu menggunakan kacamata hitam, agar terlindungi dari cahaya yang terlalu terang. Kacamata hitam ini akan membantu memblokir sinar UV yang berbahaya yang bisa merusak mata kita dari waktu ke waktu. Memiliki fotofobia atau sensitivitas cahaya, kita dapat menggunakan Sunglasses yang akan membantu meminimalkan efek lampu terang, termasuk sakit kepala, penglihatan kabur, atau mata merah.

Nah kebiasaan sepele yang kita lakukan sehari-hari ternyata dapat memberi pengaruh terhadap rusaknya mata kita. Untuk itu, mari kita ubah kebiasaan buruk tersebut dengan kegiatan lain yang tentunya tidak akan berdampak buruk bagi mata dan juga selalu memakan makanan sehat untuk meningkatkan penglihatan mata kita.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *