11 Tips Untuk Mengurangi Paparan Radiasi Ponsel

 

Seperti dilaporkan sebelumnya sebuah divisi dari World Health Organization (WHO), telah mengumumkan bahwa ada penyebab tinggi risiko timbulnya penyakit kanker otak pada sebagian pengguna ponsel. Tentu saja, teknologi tidak akan pernah bisa dihilangkan dari kehidupan atau dari keseharian kita, kita hanya perlu untuk mengetahui dan mengembangkan strategi untuk mengurangi eksposur terhadap radiasi buatan yang telah terbukti memiliki efek samping berbahaya terhadap biologis.

Sama seperti halnya dengan komputer, jika kita terlalu lama menatap ponsel juga dapat menyebabkan kerusakan pada mata, karena paparan cahaya layar ponsel tersebut sama dengan paparan dari cahaya komputer, sama-sama mempunyai radiasi. Hal ini juga menjadi penyebab yang sangat umum terhadap kerusakan pada mata, seperti iritasi, merah, perih dan timbulnya rasa panas dibagian mata. Namun, tidak hanya dengan perangkat elektronik itu saja loh, ternyata ada beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan mata iritasi loh, agar kita lebih mudah untuk menghindari beberapa kebiasaan buruk tersebut. Berikut ini adalah beberapa tips sederhana untuk mengurangi eksposur radiasi ponsel berbahaya:

Gunakan speakerphone atau pesan teks

Untuk menjauhkan ponsel dari kepala, ada baiknya kalau kita menggunakan speakerphone atau mengirim pesan teks. Dengan menjauhkan ponsel dari bagian kepala kita tentunya akan mengurangi penyerapan radiasi lebih banyak lagi.

Gunakan kabel headset

Jika ponsel dilengkapi dengan headset berkabel, kita dapat menggunakannya untuk menjaga jarak ponsel agar tetap berada dalam posisi jauh dari tubuh. Meskipun kemungkinan kecilnya juga headset masih dapat mengirimkan radiasi melalui kawat atau kabel tersebut, tapi cara inilah yang akan memperlambat pengiriman radiasi ke otak. Kita juga dapat memberli manik ferit di toko-toko elektronik dengan ukuran yang kecil yang kemudan kita tempel dikawat atau kabel headset, yang bertujuan untuk menyerap setiap radiasi yang keluar melalu kawat tersebut, sehingga akan mengurangi paparan terhadap radiasi ponsel.

Jangan memakai perangkat Bluetooth sepanjang waktu

Earphone bluetooth dan nirkabel akan memancarkan tingkat tertentu radiasi yang dikeluarkannya. Bahkan itu merupakan paparan yang jauh lebih kecil dari radiasi yang dikeluarkan oleh ponsel, tetapi kebanyakan orang mempunyai kebiasaan buruk atau sering lupa sehingga memakai perangkat bluetooth dalam jangka waktu yang lama tanpa mematikannya terlebih dahulu. Jika kita menggunakan perangkat bluetooth.

Beralih

Jika memang kita mengharuskan menyimpan ponsel didekat kepala, ada baiknya kita mengalihkan posisi ponsel dari satu telinga ke telinga lainnya secara bergantian terus. Hal ini dapat membatasi kontak yang terlalu lama di satu sisi, yang telah dikaitkan terhadap peningkatan adanya risiko penyakit kanker otak di sisi kepala di mana letak posisi ponsel selalu berada.

Mengganti offline

Bila telepon tidak lagi kita gunakan, ada baiknya kita menetapkan perangkat dalam sistem offline atau mode penerbangan yang akan mematikan transmitternya. Karena cara tersebut masih bisa untuk membuat kita untuk menggunakan ponsel untuk bermain game atau mendengarkan musik.

Hindari menggunakan ponsel di ruangan sempit

Jangan melakukan atau menerima panggilan dalam lift, kereta api atau mobil. Selain itu, menggunakan ponsel saat mengemudi juga, karena akan membahayakan keselamatan pengguna lain. Lihat juga cara mengurangi ketegangan mata didepan komputer!

Perhatikan sinyal telepon

Jangan gunakan ponsel saat sinyal lemah, atau ketika kita sedang bepergian dengan kecepatan tinggi dengan menggunakan mobil atau kereta. Karena kondisi ini akan secara otomatis dapat meningkatkan kekuatan sinyal secara mendadak untuk terhubung ke antena dengan cepat.

Tidak meletakan ponsel ditempat tidur

Jangan meletakkan ponsel di dekat tempat tidur, terutama di dekat posisi kepala kita saat tertidur. Medan elektromagnetik tersebut bisa mengurangi produksi melatonin dalam tubuh yang dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker dan penyakit lainnya.

Jangan meletakkan ponsel di saku

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa pria yang membawa ponsel lalu disimpan di saku mereka ternyata memiliki jumlah sperma 25 persen lebih rendah dari pada mereka yang tidak membawa telepon. Bagian tubuh yang berbeda tersebut akan menyerap intensitas radiasi yang berbeda, dan jaringan testislah yang merupakan bagian tubuh yang rentan terhadap radiasi.

Lebih sedikit waktu di PDA

Gadget seperti BlackBerry, iPhone, dan Treo ternyata dapat menghasilkan emisi yang lebih tinggi dari pada ponsel, karena mereka bergantung pada baterai untuk daya penggunaan seperti e-mail, koneksi internet dan warna layar.

Menjaga percakapan telepon sesingkat mungkin

Satu studi menemukan bahwa setelah dua menit kita menggunakan ponsel apalagi dengan posisi jarak ponsel yang dekat dengan kepala atau tubuh, maka secara otomatis bagian aktivitas listrik di otak dapat diubah selama setidaknya dalam satu jam.

Lihat juga cara pengobatan alami 100% herbal AMPUH dan SEHAT untuk penglihatan mata dengan EYE CARE SOFTGEL Tanpa Efek Samping Maupun Ketergantungan!!!!

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *