12 Risiko Bahaya Kesehatan Kronis Minuman Beralkohol

Bukan rahasia lagi bahwasanya mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan masalah kesehatan yang terbilang cukup berat seperti halnya timbulnya penyakit sirosis hati dll. Karena para peneliti kesehatan telah mengkaitkan adanya hubungan efek samping dari minuman beralkohol dengan lebih dari 60 penyakit yang dapat ditimbulkannya.

Anemia

Minuman beralkohol dapat menyebabkan jumlah sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen menjadi abnormal. Kondisi ini, yang dikenal sebagai anemia, yang kemudian dapat memicu sejumlah gejala seperti kelelahan dan sesak napas. Lihat juga bagaimana cara mencegah anemia dengan jengkol!

Kanker

Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Toronto, menyebutkan bahwasanya minuman beralkohol juga dapat menyebabkan penyakit kanker. Para ilmuwan percaya bahwa peningkatan risiko tersebut datang ketika tubuh mengubah alkohol menjadi asetaldehida, yang merupakan suatu zat senyawa karsinogen yang kuat. Daerah kanker yang terkait dengan penggunaan alkohol biasanya dibagian mulut, faring (tenggorokan), laring (kotak suara), esofagus, hati, payudara, dan daerah kolorektal.

Penyakit kardiovaskular

Mempunyai kebiasaan meminum alkohol secara berlebihan dapat membuat trombosit lebih mungkin untuk mengumpul menjadi gumpalan darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2005, peneliti dari Harvard menemukan bahwa seorang pecandu minuman keras kemungkinan akan beresiko tinggi dua kali lipat terhadap kematian. Selain itu, minuman alkohol juga dapat menyebabkan kardiomiopati, kondisi yang berpotensi mematikan bagian otot jantung yang pada akhirnya akan melemah dan timbulah penyakit gagal jantung, serta kelainan irama jantung seperti fibrilasi dan fibrilasi ventrikel.

Sirosis

Alkohol adalah racun bagi sel-sel hati, dan banyak peminum berat yang biasanya dapat dengan mudah mengembangkan kondisi sirosis, yang menyebabkan kerja hati tidak berfungsi lagi. Tapi sangat sulit untuk memprediksi peminum yang dapat mengembangkan penyakit sirosis hati ini, namun ada beberapa pendapat bahwasanya wanita kemungkinan lebih mudah untuk mengembangkan kondisi tersebut.

Demensia

Seiring bertambahnya usia, kemampuan otak pun akan menyusut sekitar 1,9% per dekade. Tapi peminum berat biasanya akan dengan mudah mempercepat kondisi penyusutan dibagian daerah utama tertentu dari otak, yang mengakibatkan hilangnya memori dan gejala lain dari demensia. Yang juga akan mempengaruhi seseorang untuk mempunyai sebuah perencanaan, membuat penilaian, memecahkan masalah, dan melakukan aspek lain dari aktivitas kita sehari-harinya.

Otak tidak akan selamanya mempunyai fungsi yang bagus, untuk itu kita harus pintar-pintar menjaga kondisi tersebut dengan asupan makanan yang mempunyai nutrisi tinggi, tentunya dengan asupan suplemen mineral dari BRAIN CARE CAPSULE.

Depresi

Sudah lama diketahui bahwasanya minuman beralkohol sering dikaitkan dengan kondisi depresi. Namun kebanyakan orang yang depresi ternyata menggunakan alkohol untuk mengatasi kondisi tersebut yang bertujuan untuk meringankan rasa sakit emosional. Tapi, sayangnya beberapa penelitian justru menyebutkan bahwasanya minuman beralkohol tersebut dapat menyebabkan depresi. Lihat juga penyebab, gejala serta pengertian dari depresi!

Kejang

Selain itu juga, ternyata minuman beralkohol juga dapat menyebabkan epilepsi dan dapat memicu kejang bahkan pada orang yang tidak memiliki penyakit epilepsi.

Encok

Yang kita tahu bahwa penyakit encok itu disebabkan oleh pembentukan kristal asam urat pada sendi. Kebiasaan meminum alkohol dan menjalani diet yang buruk juga tampaknya dapat memainkan peranan penting terhadap kondisi tersebut. Jika kalian penderita penyakit yang berhubungan tulang seperti halnya encok, patah tulang, pertumbuhan tulang yang terhambat, ada luka dibagian tulang atau sebagianya, jangan khawatir lagi karena sekarang sudah ada pengobatan herbal dengan TRIFLEX CAPSULE.

Tekanan darah tinggi

Alkohol dapat mengganggu sistem saraf simpatik, yang diantaranya berfungsi untuk mengontrol pembengkakan dan pembesaran pembuluh darah sebagai respons terhadap stres, suhu, tenaga, dll. Bagi peminum berat terhadap alkohol juga dapat menyebabkan tekanan darah meningkat . Seiring waktu, efek ini dapat menjadi lebih kronis. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, dan stroke. Lihat juga ciri-ciri menderita darah rendah!

Penyakit menular

Bagi peminum berat, alkohol ini dapat menimbulkan tekanan terhadap sistem kekebalan tubuh, memberikan pijakan untuk infeksi seperti tuberkulosis, pneumonia, HIV / AIDS, dan penyakit menular seksual lainnya (termasuk beberapa yang menyebabkan infertilitas).

Kerusakan saraf

Peminum berat alkohol dapat menyebabkan bentuk kerusakan saraf yang disebut neuropati alkohol, yang dapat menghasilkan perasaan mati rasa dibagian kaki serta kelemahan otot, inkontinensia, konstipasi, disfungsi ereksi, dan masalah lainnya. Neuropati alkohol ini kemungkin timbul karena alkohol merupakan racun bagi sel-sel saraf, atau karena kekurangan nutrisi disebabkan fungsi kompromi saraf pada peminum berat. Lihat juga bagian kerusakan otak oleh alkohol!

Pankreatitis

Selain menyebabkan iritasi lambung (gastritis), minuman keras beralkohol ini juga dapat menimbulkan peradangan pada bagian pankreas. Kondisi penyakit pankreatitis kronis ini dapat mengganggu proses pencernaan, menyebabkan sakit perut yang parah dan diare persisten. Beberapa kasus pankreatitis kronis sangat umum kebanyakan dipicu oleh penyakit batu empedu, tetapi sampai 60% berasal dari kebiasaan mengkonsumsi alkohol.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *