16 Cara Bagaimana Gula Dapat Mempengaruhi Tubuh Anda

Jika Anda merupakan penggemar makanan manis dan tidak bisa melewatkan penggunaan gula ke dalam salah satu makanan tertentu, sudah pasti rumah Anda di kerubuti banyak semut, bukan ? hehe…

Diperkirakan bahwa orang dewasa rata-rata mengkonsumsi sekitar 22 sendok gula dalam sehari. Ini merupakan pengkonsumsi gula yang secara signifikan dapat menimbulkan semua jenis masalah kesehatan, termasuk penyakit yang menyerang usus yang di sebut dysbiosis usus dan candida yang berkembang di luar kendali. Selama beberapa tahun terakhir, ilmu pengetahuan telah menemukan bahwa penggunaan gula yang berlebih dapat merusak kesehatan Anda.

Berikut 16 pengaruh gula terhadap tubuh

Meningkatnya kromium

Kromium adalah mineral yang membantu untuk menyeimbangkan gula darah dalam tubuh. Hal ini dapat kita temukan dalam berbagai makanan nabati dan laut serta makanan hewani dan telah terbukti bahwa mengkonsumsi gula dengan porsi yang cukup tinggi sangat negatif dan dapat mempengaruhi tingkat kromium.

Hati

Salah satu jenis kandungan tertentu dari gula yang banyak dikenal yaitu fruktosa yang telah terbukti berkontribusi terhadap hati yang berlemak. Ini adalah suatu kondisi di mana tetesan lemak menumpuk di sekitar hati dan berpotensi menyebabkan penyakit hati berlemak.

Tidak stabilnya glukosa dalam darah

Banyak orang mengalami keadaan yang membuat mood baik menjadi buruk seperti kelelahan dan perubahan suasana hati. Seringkali ini disebabkan oleh keadaan glukosa dalam darah, yang disebabkan oleh asupan gula yang berlebihan. Seseorang yang tidak mengkonsumsi banyak gula pada dasarnya tidak harus selalu menginginkan tambahan gula yang berlebih untuk memenuhi asupan gula dalam tubuh.

Diabetes

Sebuah studi telah menunjukkan bahwa kenaikan diabetes sebesar 1,1% akan bertambah akrena asupan 150 kalori dari gula. Beberapa peneliti ini merupakan jenis diabetes tipe 3. Penelitian ini dilakukan mengenai hubungan antara penahanan insulin untuk diabetes, diet yang tinggi lemak serta penyakit Alzheimer.

Obesitas

Berikut ini salah satu yang paling umum bahwa kandungan gula akan menumpuk di dalam tubuh kita dan menjadi lemak, karena gula merupakan penyebab utama masalah kematian besar akibat obesitas.

Jantung

Apakah gula mempengaruhi kesehatan jantung Anda ? Iya, namun dalam beberapa hal tidak terjadi secara langsung. Misalnya, mereka yang berurusan dengan penyakit obesitas sudah mengetahui bahwa berat badan akan mempengaruhi kinerja fungsi jantung yang akan membuat jantung bekerja lebih ekstra lagi. Kita juga tahu bahwa gula memiliki efek langsung terhadap timbulnya penyakit diabetes, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah jantung. Diet dengan tinggi gula juga akan berdampak buruk bagi jantung anda.

Penuaan

Ketika glukosa memasuki aliran darah, sebagian asam amino akan menempel dan menciptakan radikal bebas. Ini akan merusak dan mengeraskan kandungan kolagen serta elastin di kulit. Karena elastin merupakan protein yang berfungsi untuk menjaga kulit agar tetap kuat, lentur, dan awet muda. Jika kulit anda kehilangan kandungan elastin makan akan membuat kulit menjadi kendur dan mengalami penuaan dengan cepat.

Sistem peredaran darah

Terlalu banyak asupan gula akan mempengaruhi tingkat insulin, yang pada akhirnyaakan  mempengaruhi pembuluh darah Anda. Insulin menyebabkan sel-sel otot polos untuk meningkatkan dan mendorong dinding arteri supaya menjadi tegang. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung atau stroke.

Gigi

Anjuran untuk menyikat gigi setelah makan terutama setelah mengkonsumsi makanan yang manis (gula), karena ada hubungan yang sangat kuat antara gula dengan kerusakan gigi.

Stres meningkat

Selama ini tubuh melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Hormon ini dapat menyebabkan Anda merasa tegang dan mudah marah, serta dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang jika mereka tetap dalam keadaan stres yang memuncak.

Gusi

Gula tidak hanya mempengaruhi gigi, tetapi juga dapat berkontribusi terkait timbulnya masalah penyakit pada gusi. Infeksi yang sudah kronis dapat berlangsung di bagian-bagian dalam tubuh termasuk gusi, karena dapat memiliki efek buruk pada organ tubuh lainnya yaitu jantung.

Kolesterol

Kolesterol adalah masalah kesehatan lain yang sudah umum terjadi karena banyaknya penderita. Bukan hanya mengkonsumsi makanan gorengan yang menggunakan minyak lemak jenuh saja yang membuat peningkatan kolestrol di tubuh, tetapi tanpa kita sadari mengkonsumsi gula secara berlebihan pun dapat meningkatkat kadar kolestrol.

Kalori

Makanan manis umumnya mengandung kandungan gizi yang sangat rendah bahkan tidak sama sekali, justru makanan manis akan membuat kita enggan untuk mengkonsumsi makanan berkarbohidrat

Dysbiosis usus

Makan dengan terlalu banyak kandungan gula dapat mengubah keadaan serta sistem kerja dalam usus dan dapat mengembangkan pertumbuhan patogen oportunistik seperti candida albicans. Ketika kita kehilangan keseimbangan penting dari mikroorganisme bakteri baik di usus, maka akan mempengaruhi sistem pencernaan, sistem kekebalan tubuh dan masih banyak lagi.

Untuk itu kita seharusnya menggunakan atau mengkonsumsi sesuatu dengan cukup, jika berlebihan bukannya baik tapi malah berdampak negatif bagi tubuh.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *