4 Tanaman Obat Untuk Batu Empedu

Seorang yang terserang batu empedu umumnya bakal memperoleh rasa nyeri di bagian perut sisi kanan. Seorang yang menanggung derita batu empedu bila dibawa ke dokter umumnya bakal dilakukan operasi pengangkatan batu empedu, di mana batu empedu itu bakal di ambil dari kantong atau saluran empedu.

Hal tersebutlah yang mendorong penderita batu empedu mencari obat penghancur batu empedu tanpa operasi. Karena diharapkan cara tersebut efektif menghancurkan batu empedu yang mengendap.

Tanaman yang alami sediakan untuk kita beragam fungsinya, salah satu diantaranya adalah apotik hidup, tanaman jenis ini, bisa menjadi teman untuk manusia dalam memerangi beragam penyakit yang menyerang tubuh. Tak hanya tanaman yang beragam, jenis penyakit pun beragam jenis nya, namun, yang kerap kita dengar dan mungkin kita ketahui adalah penyakit terdapatnya pengerasan bernama batu pada kantung empedu atau kebanyakkan orang menyebutnya dengan penyakit batu empedu.

4 tanaman obat untuk batu empedu

Kulit Buah Manggis

Beberapa senyawa kimia yang terdapat didalamnya xanthon yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Dengan kandungan xanthone 123,97 mg/ml, kulit manggis dapat membunuh penyakit dan memperbaiki sel yang rusak serta melindungi sel-sel di dalam tubuh. Xanthone adalah subtansi kimia alami yang tergolong senyawa polyhenolic yang dapat digunakan sebagai zat untuk mengatasi berbagai penyakit.

TemuLawak

Temulawak memang dikenal sebagai tumbuhan obat yang sudah digunakan secara turun-temurun, dan biasanya sudah menjadi salah satu tanaman yang wajib ada dalam apotek hidup di pekarangan. Kandungan minyak atsiri yang terdapat dalam temulawak inilah yang berperan penting untuk mengobati batu empedu, minyak astiri dapat dijadikan cholagum yang sangat bermanfaat untuk menstimulasi pengeluaran air empedu.

Caranya : Cuci bersih rimpang temulawak dan kupas kulitnya,  Iris-iris rimpang temulawak menjadi bagian-bagian kecil, Rebus air kurang lebih 500 cc hingga mendidih, kemudian masukkan irisan temulawak yang telah di sediakan sebelumnya, Setelah air tersisa kira-kira 200 cc, angkat, kemudian air rebusan disaring, Sajikan selagi hangat, dan minum sekali sehari secara rutin.

Daun sirsak

Daun sirsak juga ternyata bisa dijadikan untuk penambah nafsu makan, mereka yang menderita batu empedu bisa menjadikan daunsirsak sebagai obat tradisional untuk menghamcurkan batu empedu. Dengan mengonsumsi ramuan sirsak batu empedu kan hancur dan terbuang bersama kotoran.

Dari beberapa penelitian terbaru, disamping zat fitokimia, masih banyak zat-zat berguna lainnya yang ditemukan di dalamnya, diantaranya: acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentocin. Senyawa kimia tersebut erat sekali kaitannya dalam sistem pertahanan tubuh untuk mencegah berbagai penyakit.

Buah Mengkudu

Buah mengkudu atau buah noni mengandung iridoid yang sangat tinggi. Iridoid sendiri adalah senyawa kimia yang efektif mengatasi beragam penyakit ringan maupun kronis. Sayangnya tak semua jenis buah mengkudu memang memiliki kandungan iridoid yang tinggi. Salah satu yang terbaik adalah buah noni dari pulau Tahiti.

Berbagai jenis senyawa lainnya yang terkandung dalam mengkudu, antara lain: xeronine, plant sterois, lycine, sosium, phenylalanine, caprylic acid, antra quinines, arginine, proxeronine, trace elemens, magnesium, alizarin, dll. Seperti yang kita ketahui, xeronine dan proxeronine dalam buah mengkudu bisa bekerja aktif mengangkat oksidan dan toksin, hal ini lah yang akan membantu proses penghancuran batu empedu secara alami. Sehingga dalam beberapa waktu batu empedu akan terkikis dan pada akhirnya hilang total. Proses pengikisan mungkin tidak bisa terjadi secara instan, tetapi tetap efeknya manjur dalam meluruhkan batu empedu.

Biasanya dokter menyarankan langsung dengan pengangkatan batu empedu melalui jalur operasi, tetapi Operasi tentunya bukan satu satunya jalan, dan juga mempunyai resiko komplikasi. Nah pengobatan secara tradisional bisa di lakukan dengan konsumsi buah dari alam yang bernama QnC Jelly Gamat. Informasi lebih lanjutnya KLIK DISINI

Efek samping operasi batu empedu

Seluruh tindakan operasi pastinya akan menimbulkan efek samping, tanpa terkecuali operasi batu empedu atau dengan kata lain ada kalanya operasi yang dilakukan tidak berjalan mulus, akan tetapi hal ini jarang terjadi. Penghapusan kandung empedu adalah salah satu prosedur bedah yang paling umum dilakukan. Operasi pengangkatan kandung empedu biasanya dilakukan dengan teknik invasif minimal dan nama medis untuk prosedur ini adalah “Laparoskopi Kolesistektomi”.

  • Infeksi
    Infeksi dapat terjadi setelah jenis operasi perut dan terjadi pada sekitar 1 di 15 cholecystectomies. Kedua infeksi luka dan infeksi di dalam perut Anda dapat diobati dengan kursus singkat antibiotik.
  • Kebocoran empedu
    Ketika kandung empedu dihapus, klip khusus digunakan untuk menutup tabung yang menghubungkan kandung empedu ke saluran empedu utama, menguras hati. Namun, cairan empedu kadang-kadang bisa bocor keluar.
    Kadang-kadang cairan ini dapat dikeringkan. Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi diperlukan untuk mengalirkan empedu dan mencuci bagian dalam rongga perut. Kebocoran empedu terjadi pada sekitar 1-2% kasus.
  • Perdarahan
    Perdarahan dapat terjadi setelah operasi Anda. Jika perdarahan tidak terjadi, itu mungkin memerlukan operasi lebih lanjut melalui bekas luka lubang kunci yang sama dengan operasi pertama Anda.
  • Cedera pada saluran empedu
    Komplikasi yang paling serius dari operasi kandung empedu adalah cedera pada saluran empedu, yang terjadi pada sekitar dari 500 kasus. Jika saluran empedu terluka selama operasi, dimungkinkan untuk memperbaikinya langsung. Dalam beberapa kasus, operasi korektif yang kompleks dan besar diperlukan setelah operasi asli Anda.
  • Resiko dari anestesi umum
    Ada beberapa komplikasi serius yang berhubungan dengan memiliki anestesi umum. Komplikasi termasuk reaksi alergi dan kematian. Menjadi bugar dan sehat sebelum operasi Anda mengurangi risiko komplikasi yang terjadi.
  • Cedera usus, usus dan pembuluh darah
    Instrumen lubang kunci digunakan untuk menghapus kantong empedu bisa melukai sekitar struktur, seperti usus, usus dan pembuluh darah. Risiko meningkat jika kandung empedu meradang.

BY : www.tokoacep.my.id

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *