6 Kebiasaan Yang Menyebabkan Kulit Menjadi Keriput

Penelitian dari Johns Hopkins University School of Medicine, menyebutkan bahwasanya kebiasaan baik yang berdampak terhadap kulit akan memberikan kemampuan seseorang untuk terus menghasilkan kolagen dan elastin, komponen kulit yang memberikan kita struktur, elastisitas, dan ketahanan terhadap keriput. Jika warna kulit kita menjadi lebih gelap, itu artinya maka semakin banyak pula kandungan melanin dalam lapisan kulit kita. Pigmen alami ini menentukan kemampuan kita untuk memblok penetrasi dari sinar UV, yaitu radiasi yang menyebabkan kulit menjadi tipis, berkerut, dan berkeriput.

Menggosok mata

Kulit disekitaran mata merupakan darah kulit yang paling halus. Itu alasanya kenapa jika kita menggosok area kulit mata dapat menimbulkan kerutan kulit yang disebabkan oleh terpecahnya kolagen dan juga elastin. Untuk itu, kita harus berhati-hati dalam menggosok are kulit di sekitaran mata. Lihat juga beberapa faktor penyebab penuaan dini kulit wajah!

Mengerutkan kening atau menyipitkan mata

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh ahli dermatologi menyebutkan bahwa melakukan kebiasaan sepele seperti menyipitkan mata, mengangkat alis atau mengkerutkan alis, ternyata dapat menyebabkan otot-otot di daerah kulit tersebut menjadi berkerut. Jika kita mengulang gerakan wajah yang sama sering, otot-otot pada bagian tersebut pun menjadi lebih besar dan kuat, dan dari waktu ke waktu kerutan akan menjadi lebih dalam dan tetap.

Tidur menyamping

Beberapa ahli kesehatan menyarankan kita agar selalu membiasakan untuk tidur terlentang, agar terhindar dari sakit punggung dan leher, mengurangi refluks asam, dan menjaga payudara untuk terhindar dari masalah kekenduran. Ketika kita tidur menyamping, maka kulit wajah samping akan mengalami tekanan dari bantal yang akhirnya dapat menimbulkan sebuah lipatan kulit. Apalagi jika kita mempunyai waktu tidur selama 6 sampai 8 jam, yang dapat menyebabkan berubahnya pola aliran darah dipermukaan wajah, sehingga akhirnya menimbulkan masalah pada kulit wajah.

Merokok

Kulit si perokok biasanya menyebabkan kelopak mata atas menjadi kendor, kelopak mata bawah dan kantong di bawah mata pun ikut kendor, keriput, kerutan di atas dan di bawah bibir, dan kulit dagu pun menjadi kendor. Penyebab kerusakan dapat menjadi dua kali lipat ketika kandungan nikotin dalam rokok tersebut dapat mempersempit pembuluh darah di kulit, yang membatasi aliran oksigen dan nutrisi ke lapisan luar. Selanjutnya, asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia, yang dapat merusak kolagen dan elastin kulit. Lihat juga dampak buruk merokok terhadap timbulnya jerawat!

  • Cara terbaik untuk mengatasi keriput

Ahli pakar medis kulit biasanya merekomendasikan penggunaan tabir surya dan produk retinol dalam sehari-hari. Karena pengunaan produk tersebut lebih baik daripada penggunaan krim anti kerut yang masih belum terbukti mengenai manfaatnya secara pasti untuk menghilangkan kerutan. Yang terakhir kita harus bisa menjaga asupan makanan, karena makanan mempunyai tanggung jawab yang besar yang menjadi penyebab dari timbulnya jerawat. Jerawat sendiri tumbuh karena adanya penyumbatan pori-pori kulit yang memproduksi minyak berlebih.

Tidak terlalu banyak makan gula

Gula dapat menyebabkan perubahan hormonal di dalam tubuh, mirip dengan hal-hal yang terjadi ketika kita sedang stres, yang tentunya akan merusak kolagen dan serat elastin, yang cenderung akan membuat kondisi kulit menjadi kendur dan berkerut. Kondisi ini terjadi karena ia menciptakan senyawa dalam tubuh yang disebut sebagai glikasi, yang dapat mempercepat penuaan.

Paparan sinar matahari insidental

Dari paparan sinar matahari yang terbilang insidental pun dapat menyebabkan perubahan pada kulit wajah, apalagi paparan sinar tersebut di atas jam 9 pagi dan terpapar secara rutin. Kondisi tersebut juga menjadi pendukung dalam pembentukan kerutan pada kulit, terutama bagian kulit wajah, yang merupakan bagian kulit tersensitif daripada kuli tubuh yang lainnya.

Jika penggunaan produk kecantikan yang kita gunakan menimbulkan alergi seperti timbulnya gatal-gatal, ruam merah, kulit terkelupas dan warna kulit berubah menjadi abu-abu, itu tandanya kosmetik tersebut mempunyai kandungan bahaya yang sudah berefek terhadap sel dan jaringan dalam kulit. Agar kita terhindar dari kondisi tersebut, sekarang waktunya kita berganti pemakain dengan menggunakan GLUCOCOA dan GLUCOBERRY yang akan membantu kita untuk mendapatkan kembali wajah cantik dan sehat tanpa menimbulkan efek samping ataupun ketergantungan.

Produk kecantikan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk mempercantik kulit saja, akan tetapi juga berperan sebagai suplemen kesehatan yang akan memenuhi asupan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh kesehatan kulit. Suplemen tersebut juga tidak hanya dianjurkan untuk kaum hawa saja yang ingin selalu tampil terlihat cantik dan sempurna, tapi juga bisa digunakan untuk laki-laki yang mempunyai masalah dengan kesehatan kulitnya. Karena zaman sekarang ini juga pastinya banyak sekali laki-laki maupun perempuan yang ingin mempunyai tampilan kulit bersih, cerah, dan juga awet muda.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *