7 Tips Menghindari Sesak Nafas Ketika Makan

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), adalah nama untuk koleksi penyakit paruparu termasuk bronkitis kronis, emfisema dan penyakit obstruksi pada saluran napas kronis. Nutrisi yang tepatlah yang dapat membantu memberikan kita lebih banyak asupan energi untuk tubuh, yang tentunya dapat menigkatkan sistem pernafasan kita. Satu-satunya kondisi yang sering dialami oleh banyak orang adalah dyspnea dan gejala lain dari COPD yang sering mengganggu proses makan kita, menimbulkan kondisi frustrasi, badan terasa lemas dan tubuhpun kekurangan gizi. Jikakita mengalami kesulitan saat menyelesaikan makanan yang sedang kita makan, cobalah beberapa tujuh tips dibawah ini untuk membantu kita agar dapat mengatasi sesak napas selama waktu makan:

Membersihkan saluran nafas sebelum makan

Bersihkan saluran pernapasan terlebih dahulu sebelum makan merupakan cara yang sangat efektif dan bagian sangat penting untuk mengatasi COPD dan tentunya sangat bermanfaat untuk kita sebelum mengkonsumsi sesuatu. Ketika hal ini dilakukan secara teratur, teknik pembersihan saluran napas ini juga dapat membantu kita untuk bernafas lebih baik lagi dan mencegah timbulnya infeksi pada paru-paru yang dapat menyebabkan PPOK eksaserbasi. Praktek inilah yang akan membuat waktu makan kita menjadi tidak terlalu terengah-engah untuk menyelesaikan makanan tersebut.

Mengunyah makanan secara perlahan

Mengkonsumsi makanan terlalu cepat tidak hanya akan mengganggu sistem pencernaan kita saja, tetapi kebiasaan ini akan menguras energi kita yang akan membuat napas kita selama makan menjadi lebih sulit. Lakukan gigitan kecil untuk mengunyah makanan kita secara perlahan, karena kondisi ini akan membuat sistem pernafasan kita menjadi lebih mudah terkendali.

Memilih makanan yang mudah untuk dikunyah

Makanan yang sulit untuk dikunyah juga biasanya sulit juga untuk ditelan. Hal ini membuat kita beresiko lebih tinggi untuk tersedak, pneumonia dan bahkan kematian. Mengunyah secara berlebihan juga dapat menyerap tinggi energi kita saat makan, sehingga sangat sulit bagi kita untuk menyelesaikan makan tersebut. Mengkonsumsi makanan yang mudah dikunyah akan membantu kita untuk menghemat energi sehingga kita memiliki lebih banyak simpanan untuk bernafas. Memilih olahan daging yang dimasak dengan lembut dan baik atau dari jus buah-buahan tertentu dll.

Makan dengan porsi kecil namun sering

Banyak sekali orang yang ingin membangun tubuh proporsional dengan menjalani diet sehat dan seimbang, contohnya dalam pola makannya dengan porsi makan yang sedikit namun sering (biasanya 8x dalam sehari). Kebiasaan inilah yang merupakan kunci utama untuk mempertahankan metabolisme tubuh kita. Selain itu, karena beberapa orang dengan kondisi COPD mengalami kekurangan gizi, sehingga makanan yang terbaik untuk memilih makanan yaitu yang mempunyai kandungan tinggi kalori untuk menjaga tingkat energi tubuh kita, yang akan berdampak positif terhadap sistem pernapasan kita.

Minum setelah selesai makan

Ketika tubuh kita menerima terlalu banyak cairan atau minum, hal ini akan membuat kondisi perut kita menjadi cepat kenyang dan kembung sebelum menyelesaikan makanan yang sedang kita makan tersebut. Hal ini juga dapat menyebabkan kita menjadi sulit untuk bernafas. Kita harus mencoba menunggu sampai selesai makan untuk meminum minuman kita. Tapi, seringkali kita mengalami masalah seperti halnya tersedak makanan yang disebabkan oleh makanan yang menumpuk dibagian tenggorokan, tentu saja kita harus meminum air lebih sedikitnya cukup dalam beberapa tegukan saja untuk memperlancar masuknya makanan melalui kerongkongan.

Makan harus sambil duduk tegak

Kondisi duduk seperti berbaring atau merosot (biasanya kondidi duduk yang cenderung menggunakan punggung) saat makan dapat menyebabkan tekanan pada diafragma kita. Postur tubuh yang tepat, terutama selama waktu makan, akan melancarkan sistem pernapasan kita dengan menjaga tekanan berlebih dari bagian diafragma kita menuju otot utama respirasi.

Mengerucutkan bibir pernapasan

Mengerucutkan bibir pernapasan adalah teknik pernapasan yang dapat sangat membantu untuk digunakan ketika kita mengalami sesak napas. Hal ini juga dapat membantu mengurangi kecemasan yang berhubungan dengan dyspnea dan dapat membantu kita untuk menyelesaikan makan. Dengan cara mengerutkan bibir saat bernapas ketika kita merasa sesak napas saat makan akan membantu kita secara perlahan-lahan untuk membuat pernafasan kita menjadi lebih baik dan tenang.

Tidak hanya itu, ternyata ada juga beberapa makanan yang dapat menyehatkan sistem pernafasan kita, karena makanan juga merupakan faktor utama penyebab rusaknya organ paru-paru kita yang berfungsi sebagai sistem pernafasan. Untuk itu, kita harus terbiasa melakukan gaya hidup yang sehat, dan tidak hanya organ paru-paru saja yang dapat terpengaruhi oleh makanan apa saja yang kita makan, akan tetapi seluruh jaringan dalam tubuh kita akan terpengaruh dengan apa yang kita makan. Faktor lingkungan juga merupakan penyebab utama dari kerusakan sistem pernafasan seperti halnya dari polusi yang dapat menyebabkan rusaknya paru-paru sebagai sistem pernafasan kita.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+2Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *