8 Cara Stres Mempengaruhi Kesehatan Kita

Keadaan aktivitas sehari-hari yang padat, tidak cukup tidur atau kurangnya berolahraga merupakan penyebab umum dari timbulnya kondisi stres dalam pikiran kita. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres biasanya dapat menyebabkan seseorang untuk berbuat atau melakukan sesuatu lebih banyak kesalahan. Selain kondisi seperti itu, keadaan pikiran yang stres pun dapat memicu beberapa masalah kesehatan terkait stres yang buruk dan secara langsung pun dapat menimbulkan beberapa penyakit dalam tubuh kita.

Sulit untuk mengontrol emosi

Bukan rahasia lagi bahwa kondisi stres pada seseorang bisa menghilangkan berbagai macam kontrol. Sebuah studi yang dilakukan oleh ahli saraf pada tahun 2013 menemukan bahwa bahkan tingkatan ringan stres dapat mengganggu kemampuan kita untuk mengendalikan emosi kita.Beberapa hasil penelitian lain juga menunjukkan bahwa kondisi stres ringan, seperti yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, dapat mengganggu kemampuan untuk menggunakan teknik kognitif yang dikenal untuk mengontrol ketakutan dan kecemasan.

Menimbulkan penyakit

Beberapa orang yang lebih rentan terhadap penyakit tertentu, dapat memungkina seseorang untuk lebih mudah terkena kondisi stres. Stres telah dikaitkan dengan timbulnya berbagai macam penyakit berat seperti kanker, penyakit paru-paru, bunuh diri, dan sirosis hati. Para peneliti di Johns Hopkins University telah menemukan bahwa anak-anak yang terkena kondisi stres kronis lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit mental.

Dapat merusak gigi dan gusi

Beberapa orang menanggapi situasi stres melalui keadaan tubuh yang gugup. Sementara orang sering menggrinding gigi mereka secara tidak sadar atau ketika mereka tidur, kebiasaan ini dapat menimbulkan kerusakan permanen pada rahang dan gigi kita. Sebuah studi pada tahun 2012 oleh Universitas Multimedia Nusantara mengenai stres untuk penyakit gusi, ternyata para peneliti menyimpulkan bahwa berbagai macam tekanan hidup seperti dari perkawinan, orangtua, pekerjaan, ataupun hal lainnya merupakan faktor dalam timbulnya penyakit periodontal. Selain itu, kita harus mengetahui bagaimana cara alami untuk mendapatkan gigi dan gusi yang kuat.

Menaikan berat badan

Para peneliti dari University of Miami menemukan bahwa ketika orang yang mengalami dirinya dalam situasi stres, mereka akan lebih cenderung untuk mengkonsumsi 40 persen lebih banyak makanan daripada yang dalam keadaan normal.

Dapat merusak jantung

Kerusakan jantung dapat terjadi ketika jumlah hormon stres dapat meningkatkan denyut jantung dan pembuluh darah dalam tubuh kita. Hal ini akan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras dan juga meningkatkan jumlah tekanan darah. Menurut American Institute of Stress, tingkat kejadian serangan jantung dan kematian mendadak meningkat setelah kondisi stres dapat merangsang banyak orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Karena kita dapat mengetahui situasi dari beberapa gejala orang mengalami yang penyakit jantung.

Dapat membuat fisik terlihat tua

Para peneliti di University of California, San Francisco, menemukan bahwa kondisi stres dapat membuat telomer lebih pendek pada struktur di ujung kromosom, sehingga sel-sel baru tidak bisa tumbuh dengan cepat. Hal ini menyebabkan tanda-tanda yang terbilang cukup terlihat dari penuaan seperti keriput, lemah otot, penglihatan yang buruk, dan masih banyak lagi.

Melemahkan sistem kekebalan tubuh

Hubungan antara pikiran dan tubuh sering dengan jelas dapat berdampak buruk. Hal ini karena keadaan stres yang tinggi dapat menempatkan tubuh kita untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang akan membuat kita lebih rentan terhadap penyakit pilek dan infeksi. Lebih baik, kita harus lebih mengetahui lebih dalam lagi seputar sistem kekebalan tubuh, agar kita lebih cekatan lagi dalam menghadapi berbagai macam penyakit yang suatu saat dapat menyerang tubuh kita.

Dapat menyebabkan cacat jangka panjang

Potensi yang lebih bahaya yang dapat disebabkan oleh keadaan stres ringan tidak boleh kita anggap remeh. Karena hal ini dapat menyebabkan cacat jangka panjang yang cukup serius untuk merusak dan menurunkan kualitas hidup kita. Para peneliti sudah mencapai kesimpulan terbaru setelah lima tahun studi yang diterbitkan pada tahun 2011 oleh Journal of Epidemiology and Community Health yang dilakukan pada 17.000 pekerja orang dewasa, usia 18 sampai 64. Satu dari empat subyek penelitian di daerah tertentu ternyata menderita stres ringan yang dapat menimbulkan cacat fisik seperti angina, tekanan darah tinggi, dan stroke.

Tidak hanya itu, keadaan tubuh yang dan kondisi lingkungan pun dapat mempengaruhi keadaan pikiran kita seperti halnya beberapa dari karakter fisik paru-paru yang mempunyai peran dalam mengurangi stres. Jelas hal ini sangat berkaitan dengan cepat, karena udara yang sehat dapat mempengaruhi dan menurunkan kondisi stres pikiran yang kita alami. Bagi orang yang mempunyai aktivitas yang padat dalam kesehariannya, lebih baik untuk selalu meningkatkan gaya hidup yang sehat, cara sederhananya yaitu dengan selalu menghirup udara segar dipagi hari yang di percaya dapat menenangkan pikiran kita, tentunya dapat menyehatkan organ paru-paru.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *