Ancaman Bahaya Dibalik Penggunaan Spons Pencuci Piring

Kebanyakan orang berpikir bahwa tempat-tempat yang dipenuhi oleh sabun pembersih merupakan tempat yang sangat bersih dari kotoran bahkan bakteri. Sayangnya, pernyataan tersebut sangatlah tidak benar, karena tidak ada satu tempat apalagi di permukaan terbuka yang tidak mempunyai perkembangan bakteri, begitupun dengan tempat-tempat yang kita anggap bersih dari mulai, kamar, tempat pencuci piring yang biasanya dipenuhi sabun pembersih noda.

Kita biasanya akan yakin dan bisa memastikan bahwa piring, gelas dan seluruh peralatan rumah tangga yang telah kita cuci menggunakan sabun pembersih dan spon akan terhindar dari bakteri. Tapi, pada dasarnya pertumbuhan dan perkembangan bakteri di spons pencuci piring ternyata lebih besar dan lebih cepat dibandingkan ditempat lainnya.

Bahaya dibalik spons pencuci piring

Sebuah studi terbaru yang dilakukan di Amerika oleh dua ahli mikrobiologi sudah mengambil beberapa sample spons pencuci piring dari ribuan dapur di lima kota yang berbeda. Setiap spons atau sikat ini diuji tentang perkembangan bakterinya, dan lebih dari dua pertiga telah ditemukan terhadap perkembangan bakteri seperti salmonella, E. coli, dan staphylococcus.

Ternyata, spons dan kain serbet merupakan bagian tempat yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bakteri serta jamur. Spons mempunyai lumbang pori-pori kecil, sehingga memudahkan bakteri untuk melekat didalam spons menjadi lebih banyak. Spons akan terus kita gunakan sebagai pembersih piring yang tanpa kita sadari spons pencuci piring tersebut juga menjadi penyumbang tempat sebagai pertumbuhan bakteri. Kondisi spons yang terus lembab dan basah juga menjadi pendukung terhadap perkembangan hidupnya. Bedanya, bakteri yang berada di permukaan kering hanya dapat bertahan hidup dalam beberapa jam saja, sedangkan pertumbuhan bakteri yang berada di spons pencuci piring dapat bertahan sampai dua minggu bahkan lebih.

Solusi terbaik untuk spons

  • Simpan di microwave

Sebelum kita menggunakan spons untuk mencuci piring, ada baiknya kita simpan dulu di dalam microwave selama dua menit. Karena hasil dari studi menunjukan bahwa hal tersebut akan menghilangkan sebagian besar bakteri yang hidup pada spons. Tapi yang harus kita perhatikan tentunya bahan spons, karena jika bahan spons tersebut terbuat dari plastik, maka hal tersebut dapat membuat spons menjadi leleh di dalam microwave.

  • Kantong plastik mesh

Alternatif yang bisa kita coba yaitu mengganti spons pencuci piring dengan kain biasa yang dapat digunakan kuat untuk mencuci piring. Jika kain tersebut tidak memberikan daya gosok yang cukup kuat untuk menghilangkan noda membandel di piring, kita masih bisa menggunakan sebagian kantong plastik mesh untuk membungkus kain tersebut. Setelah selesai, kita harus mencuci kain dengan segera dan kantong plastik mesh tersebut juga harus di bilas, dan biarkan tergantung agar bisa mengering.

  • Merebus

Kita juga harus memasukan spons kedalam air yang sudah mendidih, lalu tambahkan dua sendok cuka, dan didihkan dalam beberapa menit. Hal ini tidak hanya akan membantu menghilangkan bakteri berbahaya yang tersisa di spons saja, akan tetapi juga akan membantu untuk menghilangkan bau menyengat dalam spons pencuci piring yang sudah digunakan dalam seminggu tersebut.

Tidak semua jenis bakteri dapat berpengaruh buruk terhadap kehidupan kita, karena di satu sisi bakteri sangat dibutuhkan untuk proses pembusukan di usus besar yang dapat menghasilkan vitamin K, saproba di dalam usus besar vertebrata, dan masih banyak lagi, sampai ada jenis bakteri yang di gunakan dalam proses fermentasi makanan, seperti halnya proses fermentasian susu yang membutuhkan peranan bakteri Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus, thermophilus, yang dapat membuat yogurt. Kita bisa mengetahui beberapa jenis bakteri yang hidup ditubuh kita, nah dari penjelasan tersebut kita bisa mengetahui deh bagaimana peranan mereka di tubuh kita, khususnya dalam proses pencernaan.

Di sisi yang lainnya juga bakteri ini sangat berbahaya yang dapat menjadi penyebab dari timbulnya permasalahan kesehatan yang membuat tubuh kita menjadi lemas dan tidak nyaman. Bakteri jahat tersebut bisa kita dapatkan dari makanan yang sudah terkontaminasi dengan udara kotor atau dari makanan yang di simpan di tempat permukaan terbuka. Pengolahan hidangan makanan yang tidak tepat pun dapat menjadi sumber bakteri dan penyakit, seperti halnya jika kita tidak mencuci tangan sebelum memotong-motong daging atau memakan buah-buahan dan sayuran tanpa di cuci terlebih dahulu. Bakteri yang menjadi penyebab timbulnya masalah diare, mual dan kembung adalah jenis bakteri gastroenteritis, coba kita ketahui gejala, penyebab dan pencegahan bakteri gastroenteritis ini.

Penggunaan obat antibiotik tidak selamanya baik untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit yang di timbulkan oleh bakteri, virus ataupun parasit. Kini ada pengobatan herbal yang sangat super multikhasiat dari PROPOLIS PLUS CAPSULE, yang akan menjaga kesehatan tubuh anda tetap terjaga dan kuat, sehingga tidak mudah sakit ketika beberapa bakteri jahat tersebut masuk kedalam tubuh kita.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *