Apa Gula Merah Itu Menyehatkan??

Sebagian besar dari kita tahu bahwa gula putih atau sukrosa hanya akan menambah jumlah kadar kalori tubuh kita. Dan sebagian besar dari kita juga mengetahui kalau gula merah sangatlah baik dan lebih sehat dari pada gula putih. Seperti halnya dengan madu mentah yang lebih baik dari pada madu yang sudah diproses secara komersial karena madu mentah mengandung tinggi senyawa enzim. Demikian pula dengan beras merah yang banyak orang ketahui lebih sehat daripada beras putih, karena beras merah lebih tinggi kandungan serat dan mineralnya dari pada nasi putih.

Gula tersebut terbuat dari tanaman tebu, yang kemudian diambil ekstraknya lalu dipanaskan, yang pada akhirnya akan menciptakan molase gelap yang mengandung kristal gula. Diketahui bahwa untuk mendapatkan produk akhir dari gula pasir putih, ada sekitaran 60 bahan kimia yang berbeda digunakan dalam proses pengolahan tersebut. Dan semua kandungan alami mineral dan vitamin dari gula tebu mentah asli tersebut akan menghilang ketika sudah di proses dan di uji selama proses penyulingan.

Lihat juga manfaat kesehatan dari tebu!

Tetapi jumlah nutrisi dalam jumlah kecil molase tersebut begitu signifikan sehingga hanya memakan sembilan sendok teh gula yang berwarna coklat akan sama dengan mengkonsumsi jumlah zat besi dan kalsium dari satu irisan roti gandum. Mungkin banyak juga yang dari kita ingin mengetahui apa gula putih, coklat, dan gula mentah memiliki kandungan gizi yang butuhkan oleh tubuh kita atau sebaliknya?. Pemanis yang banyak dicampurkan dalam makanan yang kita pilih sebagai menu makanan diet menjadi semakin populer untuk dikonsumsi, seperti dalam makanan dan minuman teh, kopi, minuman berkarbonasi, permen, dll.

Beberapa penelitian lain juga mempunyai pendapat yang sama mengenai kandungan sama antara gula merah dan gula putih, yang menyebutkan bahwa keduanya tersebut mengandung mineral yang sangat penting untuk tubuh, yang dalam jumlah kecil sudah dapat berkontribusi untuk proses diet yang kita jalani. Gula merah juga sama halnya dengan gula putih hanya saja ditambahkan dengan molases saat penyulingan gula. Gula yang memiliki warna coklat muda mengandung sekitar tiga persen molase dalam setiap gula coklat gelap yaitu sekitar enam persen.

Madu olahan dan sirup sudah memiliki kandungan fruktosa tinggi dan banyak juga digunakan sebagai pemanis buatan dalam industri makanan, tetapi fruktosa tersebut akan berganti menjadi glukosa ketika sudah dimetabolisme, yang kemudian diubah menjadi lemak dan juga pada akhirnya akan meningkatkan kadar kolesterol darah. Jumlah kecil yang ditemukan secara alami dalam buah-buahan yang tidak berisiko terhadap tingginya kandungan senyawa fruktosa tersebut akan lebih baik untuk dikonsumsi dari pada jumlah asupan fruktosa lebih dari 50 gr per hari dari dua atau tiga minuman ringan atau jus buah yang bisa meningkatkan kadar asam urat dan meningkatkan risiko timbulnya penyakit encok. Hal ini juga dapat memperburuk sindrom iritasi usus (IBS).

Apakah penyakit diabetes tersebut disebabkan oleh gula?. Penyakit diabetes timbul karena adanya ketidakmampuan tubuh untuk mengontrol gula darah (glukosa). Asupan gula tidak mempengaruhi risiko diabetes itupun masih tergantung pada kadar insulin dalam tubuh kita, namun kalori juga mempunyai kontribusi terhadap kelebihan berat badan, yang sudah jelas tidak meningkatkan risiko timbulnya penyakit diabetes tipe 2, di mana sel-sel menjadi kebal terhadap efek insulin.

Lihat juga manfaat jengkol untuk mencegah penyakit diabetes!

Bagi orang yang menderita penyakit diabetes tidak perlu menghindari asupan gula dalam menu makan diet mereka, tapi ada baiknya juga jika kita bisa mengontrol dengan rutin tentang naiknya kadar gula darah yang bisa terjadi terlalu cepat, untuk memastikan kesehatan tubuh kita, seperti halnya dengan minuman manis, karena minuman seperti itu dapat menyebabkan kenaikan yang cepat pada glukosa darah. Gula bubuk (fruktosa) tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, karena darah si penderita tersebut akan lambat untuk membersihkan kandungan fruktosa yang sudah memasuki tubuh kita.

Mungkin yang masih menjadi banyak pertanyaan ialah apakah benar gula dapat membuat tubuh kita menjadi gemuk?. Minuman ringan yang mengandung tinggi gula seperti minuman berkarbonasi, jus atau smoothie, yang biasa kita konsumsi ternyata memang benar dapat menyebabkan kenaikan berat badan, karena kandungan kalori dalam minuman tersebut akan diubah menjadi lemak dalam tubuh kita. Dan jika mengkonsumsi minuman dan makanan seperti ini dalam jangka waktu yang lama serta tidak menghiraukan usia kita sudah berlanjut kemungkinan besar hal tersebut akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Namun, tidak ada keraguan lagi bahwa gula memang benar adanya dapat menyebabkan kerusakan gigi, bakteri yang berada dalam mulut akan menggunakan gula untuk menghasilkan asam yang akhirnya akan mengikis permukaan enamel dan menyebabkan pembusukan pada gigi.

Lihat juga makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita!

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *