Bahayakah Jika Hidung Kita Ditindik?

Sekarang tindik hidung bukan lagi merupakan sebuah mode yang banyak di adaptasi dari dunia barat saja. Berdasarkan ilmu penyembuhan dari Ayurveda, kebanyakan perempuan India memakai tindikan tersebut di hidung sebelah kiri yang dipercaya dapat membantu dalam proses melahirkan dan meringankan nyeri haid. Timur Tengah Badui dan Berber Afrika serta suku Beja menggunakan tindikan di hidung dalam proses perkawinan sebagai jaminan dalam kasus perceraian kelak. Meskipun cara seperti ini merupakan sejarah yang kaya akan budaya, tetapi memakai tindikan di hidung dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Untuk kitu, kita harus mengetahui terlebih dahulu mengenai beberapa fakta tentang hidung, yang tentunya bukan hanya berguna untuk ditempelin aksesoris saja ya.

Infeksi

Seperti tindikan tubuh lainnya, pernak-pernik pada hidung juga memiliki risiko infeksi. Menurut American Academy of Family Physicians (AAFP), infeksi yang terjadi pada hidung akibat tindikan memerlukan perawatan yang sangat tepat dengan penggunaan antibiotik untuk melawan spesies bakteri Staphylococcus yang sangat umum ditemukan dibagian mukosa hidung.

Nekrosis

Salah satu masalah yang paling serius yang berhubungan dengan tindikan hidung adalah adanya masalah pada nekrosis dibagian dinding hidung. Nekrosis berarti adanya kematian dari beberapa sel-sel yang hidup. Hidung tindikan melalui septum dan kedua dinding lateral dapat berpotensi berisiko mengalami nekrosis.

Perichondritis

Tindikan hidung melalui tulang rawan dapat berisiko perichondritis pada dinding hidung. Perichondritis adalah peradangan perichondrium yaitu lapisan membran padat pada jaringan ikat yang membungkus disekitar tulang rawan dalam tubuh manusia.

Pembentukan septal hematoma

Menindik pada bagian septum hidung dapat menyebabkan hematoma yang dapat menimbulkan pendarahan atau memar dibagian septum. Septum adalah area kulit dan tulang rawan yang memisahkan antara dua lubang hidung. Gejala septum hematoma ini termasuk tersumbatnya hidung, kesulitan bernapas dan timbulnya pembengkakan yang sangat menyakitkan.

Cara menghindari infeksi

Untuk mengurangi kemungkinan hidung kita terkena infeksi, si penindik harus memakai sarung tangan terlebih dahulu ketika akan menyentuh bagian hidung kita yang akan ditindik, selanjutnya membersihkan bagian hidung tersebut supaya steril dari kuma dan menggunakan jarum yang masih baru di ambil dari paket yang masih disegel. Sebaiknya, kita harus memberitahu petugas tersebut jika kita memiliki alergi terhadap benda logam. Sudah seharusnya kita harus mengetahui beberapa cara untuk merawat hidung kita dengan baik, agar hidung kita pun menjadi sehat.

Merawat tindikan dengan baik

Untuk mengganti tindikan yang baru pada septum kita harus menunggu dua sampai enam minggu sebelum memindahkan atau mengubah tindikan tersebut, cara ini dilakukan agar tidak terjadi adanya pembengkakan atau untuk menghindari kemungkinan infeksi yang dapat terjadi.

Jenis tindikan hidung

Biasanya, orang memakai cincin ataupun tindikan dibagian septum hidung, seperti yang banyak dikenal sebagai cincin banteng, karena letaknya yang berada dibagian hidung. Cincin septum biasanya menembus jaringan lunak hindung yang bukan termasuk tulang rawan. Lubang tindikan cincin tersebut biasanya akan melalui tulang rawan pada bagian hidung. Tulang rawan yang tertusuk dapat menyebabkan hematoma, seperti yang sudah disebutkan oleh peneliti dari American Academy of Family Physicians  yang banyak memperingatkan bahwa pembuluh darah yang rusak dapat dengan cepat mengisi jaringan tertentu dengan darah tersebut. Adapun dampak negatifnya yaitu terjadinya nekrosis atau jaringan sel pada hidung yang seketika dapat mati yang akhirnya akan membahayakan tulang rawan. Penyakit lain yang berhubungan dengan hidung yaitu timbulnya polip, untuk kita harus bisa mengetahui terlebih dahulu mengenai beberapa gejala timbulnya polip, agar kita dapat lebih waspada dan dapat mengatasinya secepat mungkin.

Pertimbangan

Sudah kita ketahui bahwasanya tindakan menindik hidung dapat menyebabkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri jenis Staphylococcus, yang merupakan sejenis bakteri yang tinggal di hidung sebelum terjadinya infeksi. Menurut American Academy of Family Physicians orang penderita diabetes dan orang pengguna obat-obatan jenis kortikosteroid biasanya memiliki risiko tinggi terhadap pengembangan sejumlah infeksi. Hidung yang ditindik juga dapat mengakibatkan timbulnya jaringan parut, terutama pada orang yang memiliki kulit yang sangat rentan terhadap bekas luka keloid.

Sebelum melakukan tindikan di hidung, kita harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dengan dokter, jika kita memiliki masalah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, alergi, gangguan sistem kekebalan tubuh atau kondisi medis lainnya, agar kita dapat terhindari dari kemungkinan infeksi yang sangat beresiko terhadap hidung. Hidung merupakan indra penciuman yang sangat berperang penting dalam kehidupan seseorang, seperti halnya bernafas, mencium suatu aroma atau bau amis tertentu yang dapat memberi petunjuk tentang sesuatu apapun. Kita harus mengetahui beberapa cara sederhana untuk merawat hidung, agar indra penciuman kita pun menjadi dapat terjaga dan sehat, terlebih lagi, jangan mengabaikan hal apapun yang dapat merusak kesehatan tubuh kita.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *