Beberapa Makanan Terbaik Untuk Kesehatan Jantung

Semakin baik jenis asupan makanan yang dikonsumsi selama menjalani proses diet, semakin sehat dan beresiko rendah juga terhadap timbulnya jenis penyakit yang dapat menyerang tubuh kita. Biasanya kebanyakan orang menderita beberapa masalah kesehatan seperti timbulnya plak dibagian arteri, timbulnya beberapa bentuk penyakit kardiovaskular (CVD, penyakit jantung dan masalah kesehatan pada pembuluh darah). Menurut Centers for Disease Control and Prevention, satu dari empat orang dewasa telah terdiagnosis menderita penyakit CVD. Untuk kita kita harus lebih pandai lagi dalam memilih jenis makanan yang menyehatkan untuk tubuh kita terutama untuk kesehatan fungsi jantung, agar dapat bekerja secara optimal dalam fungsinya untuk memompa darah keseluruh bagian tubuh dengan lancar.

Lihat juga gejala-gejala orang yang mengalami penyakit jantung!

Fatty fish (salmon, makarel, herring, halibut, trout danau, tuna, albakora)

Studi menunjukkan rendahnya tingkat kematian akibat penyakit kardiovaskular pada orang yang suka mengkonsumsi 3,4 gr dari jenis ikan tersebut. Lemak ikan mengandung asam omega-3 lemak yang dapat menurunkan tingkat trigliserida (lemak dalam aliran darah) dan tekanan darah.

Teh (hijau, hitam, putih atau oolong)

Teh sudah diketahui dengan kandungannya seperti polifenol sebagai antioksidan, mengkonsumsi teh juga telah dikaitkan dengan penurunan beberapa resiko terhadap penyakit kronis yang berhubungan dengan kerusakan tubuh yang diakibatkan oleh radikal bebas seperti penyakit jantung. Para peneliti juga telah menduga bahwa senyawa polifenol dapat mencegah kolesterol jahat (LDL) dari oksidasi yang menghambat pembentukan arteri dalam tubuh.

Lihat juga diet alami untuk kesehatan jantung dan otak!

Kacang-kacangan (ercis, kacang lentil)

Kacang-kacangan ini sangat rendah terhadap kandungan lemaknya dan kaya akan vitamin B folat, kalium, zat besi, magnesium, serat, protein dan fitokimia (senyawa tanaman yang dapat membantu mencegah sejumlah penyakit kronis termasuk penyakit jantung).

Paprika

Kaya akan vitamin C, A, kalium & antioksidan, rendahnya tingkat potasium berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Kalium dapat membantu menjaga keseimbangan cairan sel dan berperan dalam kontraksi otot. Rendahnya tingkat mineral ini telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi maka DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) sangat merekomendasi diet dengan memasukan jenis makanan yang mengandung tinggi potasium.

Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau mengandung serat (2-5 gram per 1/2 cangkir dimasak atau 1 cangkir mentah), kandungan karotenoid, folat, fitokimia, magnesium, kalium dan kalsium. Karotenoid, pigmen yang mengandung senyawa antioksidan yang memberikan warna pada sejenis buah-buahan dan sayuran, yang telah dikaitkan dengan penurunan terhadap penumpukan plak pada bagian jantung.

Lihat juga peranan serta manfaat buah kiwi untuk kesehatan jantung!

Jeruk

Buah ini mengandung tinggi vitamin C, folat, antioksidan, fitokimia, dan kalium. Hanya dengan sekitar 300 mg kalium, jeruk sudah dapat membantu kita untuk memenuhi asupan 4.700 mg potasium setiap harinya.

Serealia utuh

Makanan ini sangat kaya serat & beberapa vitamin serta mineral seperti zat besi, magnesium & asam folat. Beberapa studi telah mengaitkan konsumsi gandum yang dapat menurunkan kolesterol darah serta pencegahannya dalam mengatasi penyakit kardiovaskular.

Bawang putih

Studi menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih yang sudah tua ternyata mempunyai kandungan yang sangat positif yang dapat mempengaruhi sejumlah faktor risiko kardiovaskular termasuk kolesterol dan aktivitas dari trombosit darah.

Berries

blueberry, kimis hitam, ligon berries, gogi berries, aronia, raspberry, stroberi, bilberi. Buah-buahan jenis berries ini sangat kaya dengan kandungan antioksidannya yang lebih banyak dari pada jenis buah-buahan ataupun sayuran lainnya. Sebuah studi di Finlandia terbaru ini telah menyebutkan bahwa makan buah yang masih termasuk kedalam jenis berries ini dapat membantu meningkatkan kadar HDL dan menurunkan tekanan darah.

Almond

Kita sudah banyak mengetahui bahwasanya mengkonsumsi kacang dikaitkan dengan penurunan CHD dengan mengurangi kadar kolesterol serta mengurangi oksidasi LDL. Sebuah studi baru-baru ini dipublikasikan dengan meneliti senyawa antioksidan dan oksidasi LDL dari almond yang ternyata benar sudah dapat menunjukkan adanya hubungan antara keduanya.

Lihat juga benarkah kerusakan gigi dapat menyebabkan penyakit jantung?

Minyak zaitun

Minyak dan buah zaitun memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal yang sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung sehat yang terkait dengan pengurangan PJK dan penurunan oksidasi LDL (yang berhubungan dengan penyumbatan arteri).

Kenari

Hanya 1/4 cangkir kenari saja sudah mengandung sekitar 20% dari kebutuhan tembaga harian kita untuk tembaga (salah satu mineral yang tidak ditemukan dalam jumlah besar dalam banyak makanan). Kenari juga merupakan sumber yang baik dari lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak omega 3 serta dengan kandungannya yang tinggi akan antioksida dan senyawa polifenol (yang mencegah oksidasi LDL).

Beras

Sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam American Dietetic Association pada tahun 2007 menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi beras memiliki pola makan yang lebih bergizi dan lebih tinggi kandungan di 12 vitamin dan mineral, termasuk asam folat, kalium dan vitamin C dan kandungannya yang rendah lemak jenuh yang beresiko lebih rendah terhadap timbulnya tekanan darah tinggi dan kelebihan berat badan ataupun penyakit jantung.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *