Beberapa Manfaat Terbukti Dari Jahe

Jahe adalah salah satu rempah-rempah tradisional yang terbukti sangat menyehatkan, karena kandungannya yang kaya akan nutrisi dan senyawa bioaktif yang memiliki manfaat yang kuat untuk kesehatan tubuh dan otak. Jahe adalah tanaman berbunga yang berasal dari China. Rimpang (batang bagian bawah tanah) adalah bagian yang biasa digunakan sebagai bumbu dan ini yang sering disebut sebagai jahe. Jahe memiliki sejarah yang sangat panjang yang digunakan dalam berbagai jenis obat tradisional / alternatif, yang berkhasiat untuk membantu pencernaan, mengurangi mual dan membantu melawan flu dan pilek.

Dapat mengobati perasaan mual terutama morning sickness

Jahe juga dapat meredakan mual dan muntah setelah seseorang menjalani proses operasi dan juga pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Biasanya banyak digunakan untuk mengatasi rasa mual yang berhubungan dengan kehamilan, seperti morning sickness. Jika kita mempunyai masalah kesehatan yang tidak bisa menerima jahe sebagai pengobatan alami, tenang saja kita bisa kok menggunakan buah anggur yang terbukti dapat meningkatkan sistem pencernaan kita juga loh.

Mengurangi nyeri otot dan kesakitan

Jahe telah terbukti efektif melawan nyeri otot akibat olahraga. Dalam sebuah studi, dengan mengkonsumsi 2 gram jahe per hari dalam beberapa hari, maka secara signifikan dapat mengurangi rasa nyeri otot pada seseorang yang melakukan olahraga yang berhubungan dengan gerakan fisik.
Jahe sendiri tidak secara langsung dapat menimbulkan efek negatif terhadap tubuh kita, tetapi akan lebih efektif dapat mempengaruhi perkembangan aktivitas otot sehari-hari.

Efek anti inflamasi untuk osteoarthritis

Osteoarthritis adalah masalah kesehatan umum yang paling banyak diderita oleh orang yang sudah lanjut usia. Ini melibatkan degenerasi sendi dalam tubuh, menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan kekakuan. Studi lain menemukan bahwa kombinasi dari jahe, damar wangi, kayu manis dan minyak wijen, dapat mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada pasien penderita osteoarthritis bila dioleskan secara rutin setiap hari pada bagian tubuh yang terkena.

Lihat juga beberapa manfaat sayuran bagi organ tubuh!

Dapat menormalkan gula darah dan meningkatkan kinerja jantung

Hal ini juga secara signifikan dapat meningkatkan HbA1c (penanda untuk kadar gula darah jangka panjang), yang mengarah ke pengurangan 10% selama periode 12 minggu. Ada juga pengurangan 28% dalam rasio apoB / apoA-I, dan pengurangan 23% dalam penanda untuk lipoprotein yang teroksidasi dan ini merupakan faktor risiko utama dari penyakit jantung.

Membantu gangguan pencernaan kronis

Gangguan pencernaan kronis (dispepsia) biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang berulang dan ketidaknyamanan di bagian atas perut. Menariknya, jahe telah terbukti dapat mempercepat pengosongan lambung pada orang yang mempunyai masalah kesehatan yang berhubungan dengan perut. Dalam sebuah studi dari 24 orang yang sehat, mengonsumsi 1,2 gram bubuk jahe sebelum makan dapat mempercepat pengosongan lambung.

Menurunkan kolesterol tinggi

Tingginya kadar lipoprotein LDL (kolesterol buruk) ternyata masih berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Makanan yang kita konsumsi kebanyakan memiliki pengaruh yang kuat terhadap peningkatan LDL. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus yang menderita hipotiroid, di mana ekstrak jahe ternyata dapat menurunkan kolesterol LDL sampai batas yang sama seperti efek dari atorvastatin sebagai obat penurun kolesterol. Dan benar saja jahe dapat menurunkan kolestrol tinggi dan trigliserida dalam darah. Agar kita lebih mudah untuk mengetahui penyakit tersebut kita derita atau tidak, ada baiknya kita untuk mengetahui terlebih dahulu beberapa faktor penyebab kolestrol tinggi.

Membantu mencegah kanker

Kanker adalah penyakit yang sangat serius yang ditandai dengan adanya pertumbuhan yang tidak terkontrol dari sel-sel abnormal. Ekstrak jahe telah dipelajari sebagai pengobatan alternatif untuk penanganan beberapa jenis kanker. Sifat anti-kanker dalam jahe tersebut karena kandungan (6)-gingerol, zat yang ditemukan dalam jumlah besar dalam jahe mentah. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh 30 orang, menggunakan 2 gram ekstrak jahe per hari ternyata secara signifikan dapat mengurangi molekul sinyal pro-inflamasi di usus. Untuk itu, kita harus mengetahui beberapa gejala kanker yang mematikan, agar kita dengan mudah dapat mencegah dan mengatasi penyakit tersebut sedini mungkin sebelum sel kanker merambat kebagian jaringan tubuh yang lainnya.

Meningkatkan fungsi otak dan penyakit alzheimer

Jahe juga diyakini menjadi salah satu pendorong utama sebagai pencegahan terhadap penyakit Alzheimer yang berkaitan dengan usia yang dapat mempengaruhi penurunan kognitif. Beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan telah menunjukkan bahwa antioksidan dan senyawa bioaktif dalam jahe dapat menghambat respon inflamasi yang terjadi dalam otak. Jahe juga sudah terbukti dapat melindungi kita terhadap penurunan fungsi kognitif terkait usia dalam fungsi otak. Kita harus mencoba menelaah lebih dalam lagi mengenai bagaimana hubungan penyakit alzheimer dengan penuaan otak, agar kita bisa mampu memilih pengobatan yang tepat dan sehat untuk mengatasi masalah penyakit tersebut.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *