Beginilah Batasan Konsumsi Yang Baik Buah Nangka

Nangka adalah nama sejenis pohon buah-buahan. Pohon nangka termasuk ke dalam suku Moraceae, nama ilmiahnya adalah Artocarpus heterophyllus. Dalam bahasa Inggris, nangka dikenal sebagai jackfruit.

Lihat juga mitos dan fakta tentang durian !

Alergi

Bagi seseorang yang  menderita penyakit hipersensitif harus mencoba untuk menghindari jenis buah tersebut (Artocarpus heterophyllus).

Efek samping

Nangka memiliki beberapa efek samping termasuk timbulnya reaksi alergi serbuk sari dari pohon birch. Meskipun belum bisa diteliti dengan baik mengenai efek pada manusia, ternyata nangka juga dapat meningkatkan koagulasi yang dapat beresiko pada pasien menderita kelainan darah. Nangka juga dapat mengubah glukosa, dan sebaiknya untuk penderita diabetes untuk selalu melakukan konsultasi dengan ahli medis untuk mengetahui kesehatan yang baik dan buruk yang kita derita yang berkaitan dengan konsumsi buah nangka tersebut. Biji nangka juga memiliki efek immunostimulative. Selain itu, biji nangka juga dapat menghambat libido, gairah seksual, semangat seksual, dan kinerja seksual (menginduksi disfungsi ereksi ringan) pada laki-laki.

Meskipun nangka sangat bergizi dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tetapi masih memiliki beberapa efek samping dan bahkan dapat menyebabkan efek merugikan bagi seseorang yang sudah alergi terhadap buah nangka ini.

  • buah ini dapat memperkuat koagulasi bagi mereka yang mengalami jenis gangguan terkait darah.
  • pasien diabetes harus menghindari buah nangka tersebut, karena buah ini dapat mengubah kapasitas toleransi glukosa dalam tubuh.
  • orang yang menjalani terapi untuk immunosuppresison harus menghindari makan biji buah ini karena benih ini mengandung immunostimulative.
  • nangka dapat menekan gairah seksual dan libido pada pria.
  • mengkonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan sakit perut, karena kandungan seratnya yang tinggi.

Lihat juga buah kiwi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh !

Kehamilan dan menyusui

Nangka tidak dianjurkan pada wanita hamil atau menyusui karena kurangnya bukti ilmiah yang terbuka. Meskipun belum ada penelitian antara buah nangka dengan manusia, ternyata biji nangka dapat menghambat libido, gairah seksual, semangat seksual, dan kinerja seksual (menginduksi disfungsi ereksi ringan). Namun, biji nangka tidak menyebabkan seseorang untuk mengubah kemampuannya dalam berejakulasi atau kesuburannya. Tetapi menurut penelitian lain, nangka juga telah diteliti dan terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan selama masa kehamilan.

  • kandungan tinggi vitamin A sangat bermanfaat untuk perkembangan janin dan produksi sel selama periode kehamilan.
  • dapat menormalkan hormon dan tingkat stres selama kehamilan dan juga dalam periode menyusui.
  • dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ada juga beberapa efek samping lainnya dari buah nangka tersebut seperti:

  • jika kita menderita reaksi alergi terhadap nangka, sebaiknya kita harus menghindari buah tersebut termasuk dalam diet yang akan kita lakukan.
  • kita harus membatasi asupan buah nangka tersebut, tidak terlalu berlebihan dalam mengkonsumsinya. Karena mengkonsumsi secara berlebihan buah nangka dapat menyebabkan kondisi feses yang tidak normal dan membuat ketidaknyamanan dalam perut, yang disebabkan oleh kandungan tinggi serat yang terdalam buah nangka tersebut.
  • jika kita menderita gangguan kesehatan yang berkaitan dengan darah, ternyata makan nangka dapat mempercepat koagulasi dan memperburuk kondisi tubuh kita.
  • nangka bahkan dapat mengubah tingkat glukosa pada wanita diabetes.
  • Jika kita sedang menjalani transplantasi jaringan, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi nangka selama kehamilan.

Lihat juga keunggulan buah sawo !

Interaksi dengan obat

Seluruh bagian dari tanaman nangka, termasuk kulit, kayu, daun, buah, dan biji-bijian, mungkin dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kita dengan kandungan sifat antibakterinya. Hal ini harus dihindari pada pasien yang memakai antibiotik karena kemungkinan bakal ada efek aditif yang ditimbulkan. Biji nangka dapat meningkatkan risiko pendarahan ketika seseorang menggunakan sejenis obat yang dapat meningkatkan risiko pendarahan. Beberapa contohnya seperti aspirin, antikoagulan (pengencer darah) seperti warfarin atau heparin, obat anti-platelet seperti clopidogrel dan non-steroid anti-inflamasi seperti ibuprofen atau naproxen. Daun nangka dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah dan terhadap penderita diabetes.

Nangka juga dapat menghambat pertumbuhan Fusarium moniliforme dan Saccharomyces cerevisiae. Dan ternyata antijamur yang terdapat dalam nangka juga dapat menyebabkan reaksi pada pasien yang menggunakan obat antijamur, karena kemungkinan dapat menimbulkan efek aditif. Nangka juga dapat menghambat aktivitas pertumbuhan dari efek sitopatik terhadap virus herpes simplex tipe 2, virus varicella zoster, dan cytomegalovirus. Dan tidak dianjurkan pada pasien yang memakai sejenis obat untuk antivirus lainnya karena kemungkinan adanya efek aditif yang dapat timbul.

Interaksi dengan obat herbal dan suplemen diet

Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi buah nangka tersebut jika kita masih dalam penggunaan obat herbal atau suplemen lainnya dengan keunggulan dari antibakteri karena kemungkinan adanya efek aditif yang dapat timbul. Biji nangka juga dapat meningkatkan risiko pendarahan saat kita tengah menggunakan obat herbal dan suplemen yang diyakini dapat meningkatkan risiko pendarahan. Beberapa kasus perdarahan telah dilaporkan akibat dari penggunaan Ginkgo biloba, dan kasus yang lebih jarangnya lagi yaitu dengan penggunaan bawang putih dan palmetto.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *