Benarkah Merokok Dapat Menyebabkan Jerawat?

Bukti mengenai efek samping dari rokok sampai saat ini masih saja bertentangan, karena merokok juga tampaknya memiliki efek positif dan negatif pada jerawat. Studi epidemiologis juga membandingkan adanya pertumbuhan tingkat jerawat antara kelompok-kelompok yang berbeda, seperti perokok dan non perokok. Beberapa penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan kuat antara timbulnya jerawat dan kebiasaan merokok. Tapi penelitian lain juga sudah menunjukkan adanya hasil yang sebaliknya, bahwa perokok memiliki kesehatan pada kulit dan pertumbuhan yang kurang dari jerawat.

Efek tidak langsung dari merokok pada jerawat

Karena kita tidak memiliki bukti secara langsung tentang bagaimana merokok dapat mempengaruhi jerawat, kita harus melihat beberapa cara tidak langsungnya, seperti:

  • Merokok mengurangi respon inflamasi pada kulit

Karena dengan merokok saja sudah dapat menurunkan sistem kekebalan di kulit yang dapat memperlambat penyembuhan luka. Paradoks ini benar-benar dapat berpengaruh baik terhadap jerawat, karena pasien jerawat memiliki respon imun berlebihan yang kuat terhadap bakteri penyebab jerawat.

  • Merokok mengurangi vitamin E di kulit

Vitamin E merupakan antioksidan yang sangat penting untuk kulit yang akan melindungi kulit dari sinar matahari, polusi dan bentuk lain dari kerusakan. Bila terkena kerusakan tersebut sebum akan mengoksidasi kulit (memburuk), dan ini dapat memicu jerawat. Satu studi menemukan bahwa dibandingkan dengan non perokok, ternyata seorang perokok memiliki kadar rendah vitamin E dan memiliki tingkat yang resiko tinggi dari kerusakan (teroksidasi) sebum.

  • Merokok dapat berkontribusi terhadap jerawat hormonal

Merokok telah dikaitkan dengan peningkatan jerawat hormonal. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa merokok menyebabkan resistensi insulin dan meningkatkan kadar gula darah. Studi juga menunjukkan bahwa kebiasaan merokok dapat menaikan kadar testosteron. Kedua efek ini dapat memperburuk jerawat hormonal. Lihat juga cara membuat kulit tampak cerah dan terlihat muda!

Di sisi positif kebiasaan buruk merokok tersebut dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang kemudian dapat mengaktifkan beberapa sel buruk dibawah kulit penyebab jerawat. Di sisi negatif merokok juga dapat menguras kadar vitamin E dan meningkatkan oksidasi sebum di kulit, yang kemudian membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap jerawat. Mempunyai kebiasaan buruk merokok juga dapat meningkatkan tingkat insulin dan kadar testosteron, yang keduanya juga dapat memberikan kontribusi tinggi terhadap pertumbuhan jerawat hormonal.

Merokok tidak hanya akan menyebabkan banyak masalah kesehatan yang merugikan, seperti kanker dan penyakit kardiovaskular, tetapi juga dapat memicu perkembangan jerawat. Kondisi tersebut sudah beberapa kali dilakukan mengenai efek berbahaya dari kebiasaan buruk merokok tersebut karena kandungannya yang sungguh mematikan. Para peneliti di San Gallicano dermatologis Institute di Roma melakukan penelitian pada sekitar 1.000 wanita berusia 25 hingga 50 tahun untuk menentukan apakah benar kebiasaan buruk merokok tersebut memainkan peranan penting dalam mengembangkan jerawat.

Temuan mereka menunjukkan bahwa 42 persen dari perokok sudah terbukti dapat memiliki perkembangan jerawat, sementara di kalangan non perokok hanya sekitar 10 persen saja yang memiliki jerawat. Studi ini juga menemukan bahwa mereka yang merokok dan menderita jerawat akan menderita kemungkinan lebih besar empat kali terhadap pengembangan jerawat dibandingkan non perokok dewasa. Kulit rusak dan berjerawat? Gunakan ANTI ACNE CREAM 25gr!!

Berdasarkan temuan terbaru juga memang benar adanya kalau kebiasaan merokok tersebut dapat berkontribusi terhadap pengembangan jerawat non inflamasi, seperti komedo dan komedo yang tertutup. Jerawat non inflamasi tersebut biasanya terjadi ketika folikel rambut yang terbuka di permukaan kulit diblokir oleh sejumlah bakteri yang ada dipermukaan wajah kita. Selain itu, merokok juga diketahui dapat mempengaruhi pembuluh darah dan sel-sel yang akan merusak kulit yang juga merupakan garis pertahanan pertama untuk melindungi tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit yang menjadi penyebab timbulnya jerawat yang menyebabkan perkembangan jerawat.

Selain menjadi resiko tinggi sebagai penyebab jerawat, merokok juga dapat mengganggu penampilan kulit, seperti berkontribusi terhadap pengembangan kulit keriput dan penuaan dini. Hal ini karena merokok dapat menghasilkan radikal bebas, memperlambat produksi kolagen dan dan tidak akan memberikan nutrisi sehat terhadap pengembangan sel-sel kulit dengan asupan protein penting yang dibutuhkan untuk menyehatkan kulit dan membuat kulit agar tampak segar dan sehat. Oleh karena itu, jika kita ingin mencegah timbulnya jerawat dan menjaga wajah kita agar tetap tampak muda, mulai berhenti merokok dari sekarang!

Mungkin banyak dari kalian yang mempunyai rencana untuk berhenti melakukan kebiasaan buruk merokok tersebut, namun tetap saja susah dan memang benar banyak orang yang sudah kecanduan susah untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh kandungan senyawa dan zat berbahaya tertentu yang terdapat dalam rokok termasuk dengan senyawa Nikotin. Namun jangan khawatir, kita bisa kok mengetahui cara bagaimana menghilangkan kebiasaan merokok dengan cepat tanpa kecanduan kembali, asalkan kita mempunyai niatan yang sempurna.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *