Benarkan Kerusakan Gigi Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung?

Penyakit gusi adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada jaringan yang mengelilingi gigi yang menyebabkan tulang rahang menjadi terkikis. Penyakit gusi disebabkan oleh bakteri yang tumbuh pada permukaan gigi dan di bawah gusi. Menurut sebuah studi dari University of Cincinnati data ilmiah yang telah diungkapkan yaitu bahwasanya penyakit gusi dapat menyebabkan penyakit jantung, suatu kondisi yang digunakan untuk menggambarkan berbagai masalah yang berhubungan dengan penyakit jantung fungsional atau infeksi jantung. Para ilmuwan percaya bahwa peradangan yang disebabkan oleh penyakit periodontal mungkin bertanggung jawab terhadap hubungannya dengan kondisi gigi. Penyakit periodontal juga akan memperburuk kondisi jantung yang kita. Pasien yang beresiko terhadap penyakit endokarditis infektif lebih mungkin untuk memerlukan pengobatan dengan menggunakan antibiotik sebelum melakukan pemerikasaan gigi lebih lanjut. Periodontist dan ahli jantung dapat menentukan seseorang apakah kondisi jantungnya tersebut memerlukan penggunaan antibiotik sebelum prosedur gigi dilakukan atau tidak.

Penyakit gusi

Penyakit gusi adalah infeksi bakteri dari bagian jaringan tertentu yang mengelilingi gigi. Tahap awalan dari penyakit gusi ini disebut sebagai gingivitis, sebagai kondisi yang terbilang buruk, gingivitis ini menjadi permasalahan yang periodontitis. Mulut secara alami ternyata dapat menghasilkan plak, zat yang terletak pada permukaan luar gigi. Plak mengandung bakteri yang menghasilkan racun yang dapat mengiritasi jaringan gusi. Seiring waktu, plak ini akan mengeras menjadi tartar. Penyakit ini juga bisa ditimbulkan dari kotoran bakteri yang menempel pada permukaan gigi dan disela-sela gusi kita, jadi kita harus mengetahui beberapa cara untuk membersihkan noda dan plak secara alami.

Penyakit jantung

Ternyata memang benar ada hubungan langsung antara penyakit gusi yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Bahkan, ilmuan pun mampu memprediksi seseorang yang akan mengembangkan penyakit jantung hanya melewati penelitian berdasarkan perawatan mulut seseorang saja. Penyakit gusi dapat menyebabkan kondisi jantung seperti endokarditis dan penyimpangan fungsional. Menurut Langone Medical Center, endokarditis bakteri adalah infeksi bakteri pada membran jantung yang disebabkan oleh mutans streptokokus dan actinomycetemcomitans Aggregatibacter, karena dua jenis bakteri yang terkait dengan penyakit gusi. Bakteri yang berasal dari gigi dan di bawah garis gusi selanjutnya akan merambat ke dalam tubuh melalui aliran darah di mana bakteri tersebut akan masuk ke dalam jaringan jantung yang dapat menyebabkan infeksi dan peradangan.

Tanda dan gejala

Gingivitis adalah suatu kondisi masalah gigi ringan yang dapat menyebabkan bengkak, gusi memerah yang dapat berdarah ketika saat disikat. Periodontitis muncul ketika gusi mulai menipis dari gigi dan akan memperlihatkan bagian tulang dalam gigi. Tulang yang tidak terlindungi ini akan menjadi mudah terinfeksi oleh bakteri. Gusi menjadi merah dan bengkak, berdarah dan mengeluarkan cairan nanah. Tanda dan gejala endokarditis bakteri ini termasuk murmur jantung, kelelahan, demam, organ tubuh melemah, nyeri otot, batuk, nyeri sendi, sesak napas dan bintik-bintik merah kecil pada permukaan kulit, mulut dan kuku. Menurut Langone Medical Center kelainan fungsional dari ini jantung ini biasanya menyebabkan jantung berdebar, denyut jantung berdetak tidak teratur dan nyeri dada.

Faktor risiko

Risiko penyakit gusi yang menyebabkan tingginya akan resiko terkena penyakit jantung pada orang yang memiliki genetik tertentu serta mereka yang tidak merawat membersihkan mulut secara teratur. Gigi harus disikat dua kali sehari dan dibersihkan dengan benang sekali per hari. Pasien yang mempunyai sistem kekebalan yang lemah seperti penderita AIDS, leukemia atau diabetes akan lebih sering menderita penyakit gusi, seperti seseorang yang memiliki tingkat stres yang tinggi dan pola makan yang buruk serta kebiasaan buruk lainnya seperti perokok.

Pengobatan

Gingivitis ringan dapat diobati dengan cara selalu meningkatkan kesehatan gigi yang meliputi kebiasaan seperti memerikasakan gigi ke dokter secara teratur dengan cara flossing. Penyakit gusi yang sudah terbilang parah harus mendapatkan pembersihan gigi secara luas di atas garis gusi. Antibiotik pun harus diresepkan untuk membersihkan mulut dari infeksi, dan dalam kasus yang ekstrim pembedahan dianjurkan untuk mengangkat jaringan yang sudah mengalami terinfeksi dari bagian gigi tersebut. Pengobatan untuk endokarditis bakteri meliputi penyembuhan yang menggunakan obat antibiotik selama empat sampai enam minggu. Jika infeksi berlanjut sampai menyebabkan adanya dampak yang menyerang jantung dan membuat organ jantung mulai rusak, operasi pun dilakukan untuk menghilangkan penyebab infeksi dan untuk memperbaiki katup jantung yang rusak.

Dari masalah penyakit gigi saja yang terbilang sepele ternyata dapat menyebabkan permasalah kesehatan besar muncul, apalagi kondisi ini dapat menyerang organ utama tubuh kita yaitu jantung. Kita harus bisa merawat dan menjaga kebersihan mulut kita, terutama dengan berbagai macam makanan dan minuman sembarangan, bagi para penggemar minuman bersoda nih harus berani menghindari minuman seperti ini, ternyata minuman bersoda dapat menodai gigi kita juga loh.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *