Berikut Ini Beberapa Jenis Asupan Vitamin Yang Diperlukan Oleh Otak

Otak adalah salah satu dari organ dalam tubuh manusia yang bertanggung jawab untuk mengatur semua kinerja proses dari gerakan fisik dan kognitif. Ketika kebutuhan gizi tidak terpenuhi, sinyal antara neuron yang terdapat dalam otak dapat memperlambat membran yang melindungi sel-sel otak dari kerusakan dan akan menurunkan fungsi kemampuan dari fisik ataupun ketajaman mental. Fungsi otak tentunya dipengaruhi oleh asupan nutrisi, karena kondisi dan penyakit yang disebabkan oleh faktor penuaan tertentu, seringkali ditemukan pada orang yang kekurangan kandungan nutrisi tertentu. Dengan menambahkan kandungan vitamin dan suplemen dalam menu diet, tentunya akan memperlambat serta mencegah proses kerusakan yang disebabkan oleh faktor penuaan.

Makanan yang sehat untuk otak

Para peneliti telah banyak merekomendasikan untuk orang diatas usia 60 tahun setidaknya untuk meminum sepuluh gelas air dalam sehari, karena disaat tubuh dehidrasi, kondisi ini akan meningkatkan kadar hormon stres dan dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Makanan lain yang sehat dan diperlukan oleh otak yaitu ikan yang mengandung asam lemak omega-3 dan DHA, kandungan ini juga bisa kita temukan dalam kenari, biji labu dan biji rami. Buah dan sayuran yang kaya antioksidan dapat membantu mengikat senyawa radikal bebas yang masuk kedalam tubuh. Teh hijau ternyata dapat memperlambat penumpukan deposit amyloid di otak. Telur kaya akan kolin dan vitamin B yang berfungsi untuk meningkatkan memori dan meminimalkan kelelahan. Senyawa nattokinase bisa kita dapatkan dari kedelai yang difermentasi untuk memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh.

Kandungan vitamin

Kandungan vitamin B sangat bermanfaat untuk produksi energi dan produksi hormon dalam tubuh. Bahwa asupan makanan yang tinggi akan kandungan vitamin A, C, E, dan B kompleks dapat membuat otak melakukan fungsinya yang lebih baik pada proses pemikiran dan penglihatan.

Vitamin B

Sel-sel saraf  dalam otak dapat berkomunikasi satu sama lain dengan tubuh kita menggunakan zat kimia pengantar yang disebut neurotransmitter. Kandungan kelompok vitamin B yang masih termasuk kedalam jenis vitamin B-6, vitamin B-12, thiamin, riboflavin, niacin dan folat ternyata sangat diperlukan untuk menghasilkan neurotransmitter di otak. Vitamin B-6 juga dapat membantu untuk mengontrol serta mengikat neurotransmiter, karena mereka akan saling berkomunikasi dari satu neuron ke neuron yang lainnya. Selain itu, vitamin B-12 juga dibutuhkan untuk mempertahankan selubung luar dari lemak kebagian neuron. Vitamin B ini dapat kita temukan dalam berbagai makanan seperti biji-bijian, daging tanpa lemak dan sejenis susu tertentu.

Vitamin C

Neurotransmiter adalah bahan kimia yang dilepaskan oleh sel-sel saraf yang memungkinkan impuls untuk disampaikan kepada neuron lain. Vitamin C merupakan kandungan vitamin yang mempunyai sifat antioksidan yang kuat dan sangat penting untuk menghasilkan norepinefrin neurotransmitter, yang dapat mempengaruhi emosi, belajar, tidur dan bermimpi. Semua buah-buahan dan sayuran mengandung vitamin C, tetapi kandungan dalam sayuran dan buah-buahan seperti paprika hijau, buah jeruk, sayuran hijau dan stroberi ternyata memiliki kandungan yang lebih tinggi dari pada yang lainnya.

Vitamin D dan fungsi otak

Vitamin D ini dapat  mempengaruhi fungsi otak dan kemampuan kita untuk berpikir, berkonsentrasi dan memecahkan masalah. Vitamin ini dibutuhkan untuk perkembangan otak normal dan dapat membantu mencegah gangguan lain yang dapat mempengaruhi otak, seperti multiple sclerosis dan seasonal affective disorder, atau SAD. Sebenarnya tubuh kita dapat menghasilkan beberapa vitamin D, tetapi kita juga dapat memenuhi asupan ini dari ikan berlemak seperti salmon, tuna dan sarden, telur, susu dan sereal.

Vitamin E terhadap perkembangan otak

Sama halnya seperti vitamin C, vitamin E mempunyai sifat antioksidannya juga yang dapat membantu melindungi jaringan otak dari kerusakan. Jika tubuh kita kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gejala seperti timbulnya gangguan keseimbangan dan koordinasi, suatu kondisi yang disebut ataksia, serta gerakan mata abnormal. Vitamin E ini sangat penting untuk perkembangan otak pada anak-anak. Makanan yang mengandung vitamin E ini termasuk gandum, hati, telur, sayuran nabati dan sejenis sayuran berdaun hijau.

Kalsium

Kalsium sangatlah penting dalam perkembangan otak kita, terutama pada interaksi yang secara terus menerus terjadi dengan kandungan protein di dalam neuron. Proses ini menciptakan jalur sinyal tertentu yang mengaktifkan gen dan mengubah protein dengan membuat sel-sel baru. Kalsium signaling juga dapat mempengaruhi perkembangan sel-sel induk saraf dan tumbuh menjadi jenis sel baru pada otak. Untuk memperkuat koneksi antar neuron, kalsium juga dapat meningkatkan stabilitas jaringan internal di otak.

Untuk itu, kita seharusnya dapat bisa menjaga dengan baik dan memperhatikan terhadap makanan yang kita konsumsi serta dapat memilih makanan yang mempunyai kandungan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Kita juga harus mempunyai pengetahuan tentang kinerja sistem saraf pusat dan berbagai macam jenis perkembangan tumor otak, agar kita harus lebih waspada terhadap kemungkinan buruk yang dapat menimpa organ dalam penting tubuh kita tersebut.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *