Berikut Ini Beberapa Penyebab Mata Merah

Mata merah dapat disertai dengan rasa sakit pada mata, gatal, mata bengkak atau gangguan penglihatan lainnya seperti penglihatan kabur. Dalam kasus lain, mata merah juga dapat menyebabkan iritasi. Mata merah biasanya disebabkan oleh alergi, mata lelah, memakai lensa kontak atau infeksi mata umum seperti mata merah (konjungtivitis). Tentunya banyak sekali yang menjadi penyebab kenapa mata kita menjadi merah atau iritasi, hal sepele seperti bermain game elektronik dalam jangka waktu yang lama juga dapat membuat mata kita menjadi merah.

Berikut ini beberapa penyebab mata merah :

Uveitis, yang menyebabkan adanya peradangan di lapisan tengah mata (uvea), uveitis biasanya ditandai dengan mata merah, sensitivitas terhadap cahaya dan gangguan penglihatan seperti objek yang di lihat menjadi membayang dan pandangan kabur. Uveitis memiliki penyebab paling umum yaitu karena infeksi mata, cedera mata, trauma, atau gangguan autoimun sistemik. Jika tidak diobati dengan segera, uveitis dapat mengakibatkan retina terpisah, katarak dan tekanan okular tinggi, yang semuanya dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen.

Glaukoma, dalam kebanyakan kasus, glaukoma terjadi secara bertahap tanpa adanya gejala ketika pertama kali berkembang. Tetapi secara tiba-tiba menimbulkan rasa sakit, mata merah, kehilangan penglihatan dan rasa mual. Glaukoma  yang sudah akut bisa saja mengancam kondisi penglihatan kita.

Obat tetes mata, tetes mata ini sudah banyak dipasarkan yang di harapkan dapat membantu menyembuhkan mata merah karena obat tersebut mengandung vasokonstriktor, yang merupakan bahan kimia yang dapat mengecilkan pembuluh darah di permukaan mata kita untuk mengurangi kemerahan. Ironisnya, pemutih tetes mata ini lebih berbahaya jiak di gunakan dalam jangka waktu yang panjang. Banyak orang yang secara teratur menggunakan obat tetes mata yang diformulasikan untuk menghilangkan warna merah pada mata.

Dingin dan flu, merah dan bengkak pada mata biasanya akan terjadi bersamaan dengan hidung meler yang merupakan gejala umum dari pilek atau flu. Mata merah dalam hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi sinus atau adanya penyumbatan pada bagian sinus, terutama jika disertai dengan keadaan bersin dan batuk.

Kehamilan, perubahan hormon selama dalam masa kehamilan dapat mempengaruhi mata kita. Mata kita akan lebih mudah menjadi merah, kering, gatal dan sensitif terhadap cahaya. Kehamilan juga dapat mengubah bentuk kornea mata kita dan kita dapat mengembangkan intoleransi terhadap penggunaan lensa atau bahkan membuat pandangan mata menjadi kabur.

Merokok, kebiasaan merokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan jantung dan paru-paru dan dapat membuat penyakit lain mudah timbul, karena banyak sekali zat berbahaya yang terkandung dalam rokok. Selain itu, rokok juga secara signifikan dapat meningkatkan risiko yang berkaitan dengan usia degenerasi makula (AMD), katarak dan uveitis, asap tembakau yang beracun juga ternyata dapat menyebabkan iritasi mata, menyebabkan mata kering, merah dan gatal. Merokok dengan bahan ganja juga dapat menyebabkan mata merah. THC, bahan psikoaktif utama dalam ganja, menyebabkan pelebaran secara signifikan terhadap pembuluh darah pada mata, menimbulkan kemerahan pada mata yang dapat berlangsung beberapa jam bahkan dalam jangka waktu yang lama.

Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menyebabkan kemerahan mata, alkohol akan mengurangi pasukan oksigen ke sel-sel darah merah yang menyebabkan pembuluh darah mengumpul sehingga menimbulkan kulit kemerahan dan mata merah.

Lingkungan dan tempat kerja yang bahaya, bekerja dalam keadaan udara yang kering, penuh debu, asap dan paparan sinar matahari yang berlebih dapat mengiritasi mata yang dapat menyebabkan mata merah serta gangguan mata lainnya. Adanya goresan ke dalam kornea mata kita yang disebabkan oleh partikel kecil yang tertiup angin seperti pasir, kayu, logam dan serpihan kaca dapat menyebabkan cedera mata yang serius. Di sarankan untuk selalu memakai kacamata pelindung seperti kacamata pengaman saat kita berada di dalam ataupun di luar ruangan yang dapat berisiko mengiritasi mata kita, apakah itu di tempat kerja, tempat olahraga atau tempat bermain.

Kurang tidur, kondisi mata kita merupakan tampilan atau kondisi yang sedang kita alami ketika mata kita lelah, seperti mata bengkak, merah dan lingkaran hitam merupakan tanda-tanda kalau kita belum memiliki waktu tidur yang cukup. Perlu di ketahui saat kita menggosok-gosok mata tidak akan membuat mata kita kembali menjadi segar, akan tetapi membuat mata kita menjadi merah dan menyebabkan iritasi.

Berenang, kandungan senyawa klorin dalam air kolam yang membuat air tersebut tetap terlihat pembersih serta bakteri yang ditemukan secara alami dalam setiap jenis air dapat membuat mata si perenang menjadi merah. Jika kita rentan terhadap mata merah, sangatlah di peruntukan penggunaan kacamata renang, ini untuk menghindari iritasi pada mata dan penyebab mata merah setelah berenang. Tidak berenang ketika menggunakan lensa kontak, karena hal tersebut sangat berisiko terhadap infeksi mata yang dapat mengancam penglihatan seperti Acanthamoeba keratitis.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *