Berikut Ini Merupakan Gejala-Gejala Penyakit Polip Hidung Yang Harus Diketahui

Polip hidung adalah pembengkakan daging yang berkembang di lapisan hidung dan sinus paranasal di dalam rongga hidung, yang merupakan sejenis perkembangan non-kanker. Ukuran polip ini sangatlah bervariasi seperti berwarna coklat kekuningan atau merah muda dan berbentuk seperti bentukan dari air mata.

Ketika polip ini sudah mulai tumbuh, polip ini akan terlihat seperti buah anggur yang menggantung pada batangnya. Polip dapat tumbuh di salah satu atau kedua lubang hidung pada waktu bersamaan, dapat tumbuh sendiri ataupun berkelompok. Polip besar atau cluster dapat menyebabkan seseorang menjadi sulit untuk bernapas dan dapat mempengaruhi indra penciuman.

Polip hidung dapat mempengaruhi sekitar 4-40 persen dari populasi manusia pada umumnya, dan tampaknya 2-4 kali lebih sering terjadi pada laki-laki dari pada perempuan. Seseorang dengan penyakit asma, sering terkena infeksi sinus dan alergi, lebih mungkin untuk dapat mengembangkan penyakit polip ini. Sebagian anak penderita fibrosis kistik dapat mengembangkan penyakit polip hidung.

Solusi Tepat Menyembuhkan Polip Tanpa Operasi Bedah Dengan QNC JELLY GAMAT!!!

Gejala polip hidung

Seseorang dengan penderita polip hidung cenderung memiliki peradangan kronis pada lapisan saluran hidung dan sinus (sinusitis kronis). Jika sudah mulai timbul polip besar, hal ini dapat menghambat hidung serta bagian sinus si penderita. Beberapa orang dengan penyakit polip kecil pada hidung mungkin saja tidak memiliki tanda-tanda atau gejala apapun. Namun, berikut ini merupakan gejala-gejala umum yang biasanya terjadi ketika polip mulai tumbuh :

  • pilek, keadaan ini sudah sangat kronis yang menyebabkan si penderita selalu merasakan hawa dingin
  • hidung selalu pengap, hidung tersumbat yang menyebabkan si penderita mungkin merasa sulit untuk bernapas melalui hidung dan menyebabkan masalah di saat tidur
  • selalu keluarnya lendir, keadaan ini membuat lendir terus mengalir di belakang tenggorokan
  • mati rasa, keadaan ini akan di mulai ketika polip sudah mulai tumbuh dan membesar
  • nyeri di bagian wajah
  • sakit kepala
  • rasa gatal di sekitar mata
  • apnea tidur obstruktif (pada kasus berat), ini adalah kondisi yang sangat serius yang berpotensi menyebabkan si penderita berhenti bernafas melalui hidung di saat tidur
  • penglihatan ganda (pada kasus berat), kondisi ini lebih mungkin terjadi jika pasien memiliki alergi sinusitis jamur atau cystic fibrosis

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan mudah timbulnya polip pada hidung :

  • sensitivitas terhadap obat aspirin, orang dengan respon alergi terhadap penggunaan obat-obatan yang mengandung aspirin atau NSAID lainnya (non-steroid anti-inflamasi) lebih mungkin dapat dengan mudah untuk mengembangkan penyakit polip
  • asma
  • alergi sinusitis jamur, alergi terhadap jamur yang biasanya menyebar melalui udara
  • rhinitis / rhinosinusitis, adanya peradangan pada bagian hidung dan sinus, biasanya berlangsung dalam 12 minggu atau lebih, kondisi ini termasuk dalam keadaan demam
  • fibrosis kistik, penyakit kronis yang biasanya dapat mempengaruhi organ-organ dalam tubuh seperti hati, paru-paru, pankreas, dan usus
  • sindrom churg strauss, penyakit ini yang menyebabkan timbulnya peradangan pada pembuluh darah
  • umur, nasal polip ini dapat terjadi pada semua kalangan termasuk usia, tetapi lebih berisiko pada orang dewasa muda dan setengah baya
  • genetika, seseorang yang orangtuanya menderita polip hidung memiliki risiko lebih tinggi untuk seseorang tersebut mengembangkan penyakit polip

Penyebab polip hidung

Belum di ketahui secara pasti tentang penyebab awal dari timbulnya polip hidung tersebut. Meskipun sejumlah besar kasus ini terkait dengan penyakit asma non-alergi karena dalam beberapa kasus sebelumnya, tidak di temukan pemicu awal seperti dari adanya perubahan pernapasan atau alergi. Polip hidung tidak memiliki hubungan dengan penyakit lain seperti kolon atau polip rahim yang ditemukan dalam sistem pencernaan atau rahim.

Cara awal pembentukan yang tepat dari pembentukan polip ini tidak secara pasti dapat diketahui, tetapi sebagian besar para peneliti setuju bahwa polip ini merupakan hasil dari pembengkakan (inflamasi) dalam hidung atau sinus dan polip sendiri bukanlah sejenis penyakit. Beberapa ahli percaya bahwa peradangan dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam ruang interstitial (ruang antara sel-sel pembentuk mukosa) dari bagian hidung dan sinus.

Akhirnya, karena adanya daya tarik sel-sel berat polip yang menjulur terus mengakibatkan polip menjadi turun ke bawah. Para peneliti yakin bahwa pemicu awal dari timbulnya polip adalah infeksi bakteri atau virus, alergi, dan respon sistem imun kita terhadap jamur. Polip hidung yang paling sering muncul yaitu di dekat bukaan untuk sinus (di rongga hidung).

Namun, polip ini dapat muncul di mana saja di bagian antara ronga dalam hidung ataupun bagian sinus. Memang penyakit ini sulit untuk di cegah, karena tanpa kita sadari polip ini sudah mulai muncul yang menyebabkan beberapa gangguan seperti terhambatnya pernafasan. Untuk itu, kita sudah seharusnya memiliki kebiasaan untuk merawat tubuh kita dan menjaga tubuh kita dengan menjauhkan diri kita dari keadaan yang tentunya akan menimbulkan permasalah kesehatan dalam tubuh.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *