Gejala, Pencegahan Dan Pengobatan Pada Penyakit Tipus

Setiap tahun di Amerika Serikat ada sekitar 6.000 kasus penyakit tipus. Sekitar 75 persen dari mereka adalah saat bepergian ke luar negeri.

Jika tipus di ketahui dari awal, dan dapat diobati dengan antibiotik maka penyembuhannya akan dapat di tangani, jika tidak diobati, tifoid bisa berakibat fatal dan menyebabkan kematian. Di negara berkembang, bagaimanapun tipus adalah penyakit dengan resiko kematian yang lebih umum. Secara global, pada 2010, ada 26.900.000 kasus yang dilaporkan dan sekitar 200.000 kematian dilaporkan akibat penyakit tipus.

Apa itu tifus?

Tipus adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhimurium yang menyebar dari manusia ke manusia. Bakteri ini hidup dalam usus dan aliran darah manusia. Penyakit ini bisa menyebar antara individu melalui kontak langsung dengan tinja orang yang terinfeksi. Tidak ada hewan yang membawa atau menyebabkan penyakit ini, karena transmisinya selalu dari manusia ke manusia. Jika tidak diobati secara langsung maka 1 dari 4 kasus penderita tipoid berakhir dengan meninggal.

Bakteri Salmonella Typhimurium masuk melalui mulut kemudian mengendap di usus selama 1 sampai 3 minggu lalu membuat peralihan lagi dan akhirnya masuk ke dalam aliran darah. Dari aliran darah selanjutnya menyebar ke jaringan dan organ. Sistem kekebalan tubuh dari orang tersebut tidak dapat untuk melawan kembali karena Salmonella typhimurium dapat hidup di dalam sel inang, dan tidak terjangkau serta aman oleh sistem kekebalan tubuh. Tifus didiagnosis ketika sudah terdeteksi keberadaan Salmonella typhimurium di dalam tubuh melalui tes darah, feses, urin, atau sampel sumsum tulang.

Gejala tifus

Gejala biasanya di mulai 6-30 hari setelah terpapar bakteri. Dua gejala utama dari penyakit tipus adalah demam dan ruam. demam tipus yang sangat tinggi, akan meningkatkan selama beberapa hari hingga mencapai 104 derajat Fahrenheit.

Ruam ini tidak mempengaruhi setiap orang yang tipus dengan gejala ini, dan biasanya ruam terdiri dari bintik-bintik berwarna merah, terutama pada leher dan perut. Gejala lainnya termasuk rasa lelah, sakit perut, sembelit, dan sakit kepala. Gejala yang lainnya mungkin jarang di derita seperti kebingungan, diare, dan muntah (tapi biasanya tidak parah). Dalam kasus yang serius, usus bisa menjadi berlubang dan dapat menyebabkan peritonitis (infeksi jaringan yang melapisi bagian dalam perut), yang dapat terjadi dengan sangat serius.

Bagaimana menghindari tifoid

Negara negara dengan jumlah akses air bersih yang sulit di dapat lebih banyak menderita kasus tipus dibandingkan dengan negara negara yang mempunyai akses air bersih yang banyak. Orang yang bepergian ke negara seperti Afrika, Amerika Selatan, dan Asia (India pada khususnya) harus lebih waspada. Tifus menyebar melalui kontak dan kotoran manusia yang sudah terinfeksi. Hal ini dapat terjadi melalui sumber air yang terinfeksi atau ketika memakan makanan yang sama.

Beberapa aturan untuk meningkatkan pencegahan terhadap penyakit tipus :

  • Minum air kemasan (sebaiknya berkarbonasi)
  • Pastikan air yang dipanaskan sampai mendidih untuk di konsumsi
  • Berhati-hatilah makan apa pun yang telah ditangani oleh orang lain
  • Hindari makan yang tersedia seperti di pinggir jalanan
  • Tidak meminum minuman yang dingin atau mengandung es dalam jumlah yang banyak
  • Hindari buah dan sayuran mentah dan serta di kupas terlebih dahulu kulitnya

vaksinasi tipus

Jika bepergian ke suatu daerah di mana penyakit tipus adalah hal yang umum terjadi di sana, seharusnya kita melakukan vaksinasi terlebih dahulu, Sebelum ini akan beresiko tinggi dan berdampak buruk terhadap tubuh anda, lebih baik kita menggunakan vaksin yang telah di anjurkan oleh tim medis.

Untuk di ketahui bahwa vaksin tidak 100 persen efektif untuk melindungi kita dari virus atau bateri dan kehati-hatian harus tetap kita lakukan dari apa yang kita minum atau makan. Vaksinasi tidak harus dimulai ketika seseorang yang sedang sakit atau pada anak anak di bawah usia 6 tahun saja, tetapi dalam kondisi apapun dan dimana pu kegiatan ini harus di lakukan untuk mencegah timbulnya masalah penyakit baru.

Pengobatan tipus

Satu-satunya pengobatan yang efektif untuk tipus adalah dengan menggunakan antibiotik. Yang paling umum digunakan adalah siprofloksasin (untuk orang dewasa yang tidak dalam masa hamil) dan ceftriaxone. Selain antibiotik, dan yang terpenting adalah menambah cairan pada tubuh  dengan banyak meminum air putih. Pembedahan pun harus di lakukan ketika usus mulai berlubang karena akan menambah buruk penyakit pada si penderita.

Seperti sejumlah penyakit bakteri lainnya, masalah resistensi antibiotik mempengaruhi keadaan untuk penderita tifus. Dalam beberapa tahun terakhir, tipus telah menjadi resisten terhadap trimetoprim-sulfametoksazol dan ampisilin. Ciprofloxacin, salah satu obat utama untuk tifus, juga masih di gunakan untuk pengobatan pada penyakit tipus. Beberapa studi telah menemukan bahwa tingkat resistensi typhimurium Salmonella menjadi meningkat sekitar 35 persen..

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *