Gorengan Menyebabkan Gendut, Mitos Atau Fakta ?

Banyak dari kalangan remaja termasuk kaum hawa akan merasa ragu ketika akan memasukan asupan makanan yang kita makan diolah menggunakan minyak atau berupa gorengan. Orang-orang dengan gen tertentu dapat membuat mereka mempunyai risiko lebi tinggi terkena obesitas dan membuat kenaikan badan yang sangat drastis ketika memakan makanan yang di goreng. Makan makanan yang di goreng empat kali dalam seminggu atau lebih, akan memiliki dua kali lebih besar dengan kenaikan berat badan mereka dengan obesitas genetik tertinggi, dibandingkan dengan mereka yang memiliki gen genetik yang lebih rendah. Bahkan makan makanan yang di goreng sekali atau dua kali dalam seminggu dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan pada orang yang memiliki kecenderungan genetik terhadap obesitas.

Ini adalah pertama kalinya para ahli telah melihat adanya keterkaitan antara genetika obesitas, berat badan, dan kelompok makanan tertentu yang dapat menyebabkan berat badan menjadi naik. Peneliti ini menganalisa data lebih dari 37.000 pria dan wanita menggunakan kuesioner, mereka melihat konsumsi makanan di rumah dan dihitung skor risiko genetik berdasarkan 32 varian genetik yang dikenal terkait dengan BMI dan obesitas. Mereka yang berada di tiga resiko tertinggi genetik obesitas memiliki dua kali perbedaan dalam BMI jika mereka makan makanan yang di goreng empat kali seminggu atau lebih dibandingkan dengan mereka yang memiliki risiko rendah.

Ilmuwan kesehatan masyarakat mengatakan, orang-orang yang makan terlalu banyak makanan goreng dua kali lebih mungkin untuk menjadi gemuk jika mereka memiliki kecenderungan genetik untuk obesitas. Perubahan gen yang terkait dengan obesitas telah dikenal selama beberapa waktu, tetapi belum jelas persis bagaimana genetik kita dapat berpengaruh dengan diet yang kita lakukan untuk menentukan risiko terhadap kenaikan berat badan.

Para peneliti di Harvard School of Public Health menganalisis data dari tiga percobaan kesehatan umum utama, memberikan setiap peserta penderita obesitas dengan “skor risiko tertinggi” berdasarkan genetik mereka dan membandingkannya dengan pengkonsumsian makanan yang mereka makan seperti gorengan dan indeks massa tubuh (BMI). Dalam kelompok studi sebanyak 37.000 orang, di antara mereka yang makan makanan yang di goreng lebih dari empat kali seminggu mempunyai efek BMI sekitar dua kali lebih tinggi bagi mereka dengan skor risiko genetik tertinggi, dibandingkan dengan mereka yang terendah, ini sangat menunjukkan bahwa genetik bisa “berkembang” karena efek buruk dari pola makan yang tidak sehat.

Selain karena makan makanan yang di goreng, penyebab obesitas juga bisa di sebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, diet yang tidak di lakukan dengan benar serta tidak di barengi dengan berolahraga. Hal lain yang mungkin terlihat sepele namun berdampak terhadap kenaikan berat yaitu ketika kita makan sesuatu dan langsung tidur, itu akan menyebabkan makanan yang seharusnya di proses justru mengendap dengan proses yang sangat lambat sehingga menyebabkan penumpukan lemak di area perut.

Jika Anda ingin mengetahui  lebih lanjut tentang bagaimana cara menurunkan kembali berat badan Anda…

Lihat saja disini…

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *