Hal Yang Harus Anda Ketahui Mengenai Makanan Kaleng

Makanan kemas kaleng sekarang sudah banyak digunakan, karena dianggap sangat tahan lama dalam masa penyimpanan makanan tersebut, tentunya makanan dengan menggunakan kemasan kaleng sangatlah mudah untuk dibawa kemana-mana dan dimana saja.

Hal yang sangat penting kektika kita membeli makanan berkaleng tersebut untuk memeriksa tanggal kadaluwarsa dan memastikan bahwa kaleng tersebut tidak berdebu atau berlubang. Tapi tidak semua makanan yang sudah melewati batas tanggal kadaluarsa harus kita buang, jadi agar kita bisa menghemat simpanan makanan tersebut, kita perlu juga nih mengetahui beberapa jenis makanan yang masih sehat untuk dikonsumsi walaupun sudah melewati batas kadaluarsa, jadinya kita tidak perlu repot lagi untuk memilih makanan apa yang tahan lama untuk disimpan.

Karena sekarang ini dimana-mana di tempat pusat perbelanjaan jenis makanan apapun sudah menggunakan kemasan kaleng untuk memproduksi makanan tersebut. Jadi tak ayal lagi kalau kita harus mengetahui beberapa hal yang seharusnya kita ketahui mengenai makanan kaleng tersebut.

Berapa lama makanan kaleng tetap aman?

Makanan kaleng memiliki waktu yang tahan lama untuk disimpan, tapi bukan berarti kita bebas untuk mengkonsumsi setelah makanan tersebut disimpan dalam jangka waktu yang lama. Kandungan asam yang sangat tinggi dalam makanan kaleng dari olahan jus, tomat, buah-buahan dan acar dapat tersimpan baik selama 12 sampai 18 bulan.

Sedangkan makanan kaleng yang memiliki kandungan asam yang rendah seperti produk dari sayuran atau daging dapat tersimpan dengan baik selama 2-4 tahun. Tetapi, tetap saja ada kemungkinan mengenai adanya beberapa perubahan dalam kualitas isi makanan tersebut, seperti perubahan warna dan tekstur.

Dimana tempat yang baik untuk menyimpan makanan kaleng?

Tempat yang kering dengan temperatur yang cukup normal merupakan tempat yang sangat baik dan aman untuk menyimpan makanan kalengan, untuk mencegah perubahan tekstur dari olahan makanan kalengan tersebut. Tentunya kita tidak menyimpannya di tempat yang hangat, suhu yang lembab atau di bawah sinar matahari langsung, karena akan mempermudah pertumbuhan bakteri semakin cepat. Makanan kaleng tersebut harus tetap kering dan sejuk untuk mencegah kaleng dari kondisi berkarat, yang biasanya dapat menyebabkan kebocoran dan menyebabkan rusaknya kualitas makanan tersebut.

Dapatkah makanan kaleng dipanaskan dalam wadah?

Ini bukan praktek yang benar untuk dilakukan, tetapi jika memang kita perlu untuk memanaskan makanan dalam kaleng tersebut kita bisa mencabut bagian atas kalengnya terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya penguapan yang dapat merusak dan membahayakan kandungan dari makanan kaleng tersebut. Kita masih bisa menutup bagian atas kaleng tersebut dengan aluminium foil, kemudian ditempatkan dalam air panas dan direbus. Yang perlu di ingat lagi yaitu jangan pernah menaruh minuman kaleng dalam microwave.

Apa yang harus dilakukan jika kaleng makanan tersebut rusak?

Hal pertama yang harus kita ketahui sebelum membeli makanan kaleng yaitu dengan melihat kondisi kaleng tersebut, seperti apakah tutup kaleng tersebut menggembung atau kaleng penyok atau bocor dan sebagainya, karena dikhawatirkan kondisi ini sudah mempengaruhi keadaan kualitas makanan dalam kaleng itu sendiri.

Selain itu, jika kita sudah benar-benar mengetahui keadaan kaleng makanan dalam kondisi aman dan baik, maka yang selanjutnya harus kita ketahui yaitu apakah ada perubahan aroma atau tekstur yang terjadi dalam makanan kaleng tersebut. Jangan mencoba untuk mencicipi atau membeli makanan kaleng yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Bagaimana seharusnya kita menyimpan produk makanan kaleng dalam sekali dibuka?

Setelah kaleng dibuka, tentunya kualitas makanan yang terdapat dalam kemasan kaleng tersebut menjadi mudah rusak, dengan demikian kita harus memasaknya kembali dengan benar agar bakteri atau kuman tersebut mati. Untuk mengawetkan rasa dan aroma, maka makanan kaleng yang telah dibuka harus dipindahkan ke wadah plastik atau kaca sebelum disimpan dilemari pendingin. Biasanya sisa makanan kaleng yang telah dikonsumsi itu masih bisa dikonsumsi setelah 3 sampai 4 hari dalam tempat pendinginan.

Normal atau tidak ketika terdengar suara “mendesis” saat membuka kaleng?

Aturan umum yang banyak dari kita yang tidak diketahui yaitu untuk selalu mencuci bagian atas kaleng sebelum membukanya. Beberapa tutup kaleng biasanya mengeluarkan suara mendesis saat dibuka, karena kaleng tersebut sangat rapat dan terjadi akibat dari tekanan udara, dan hal ini juga merupakan hal yang normal. Namun, jika kaleng mendesis keras atau menyemburkan isi dalam kaleng tersebut saat dibuka, bisa saji hal ini merupakan indikasi bahwa makanan tersebut sudah rusak.

Yang terpenting kita bisa memilih dan memilah jenis makanan terbaik untuk kita konsumsi tentunya untuk mempunyai manfaat dan yang mempunyai pengaruh baik terhadap tubuh kita. Untuk itu, kita harus mengetahui beberapa makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita, agar kita lebih pandai untuk menjaga pola makan yang lebih sehat lagi.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *