Hubungan Penyakit Alzheimer Dengan Penuaan Otak

Penelitian pada tahun 2011 dan 2012 telah memberikan wawasan baru mengenai bukti tentang penyakit Alzheimer yang tidak hanya dapat berdampat terhadap neuron saja, tetapi juga terhadap respon inflamasi di otak, biologi sel glial, dan fungsi pembuluh darah lainnya. Selain itu, karena usia merupakan faktor risiko utama terhadap pengembangan penyakit Alzheimer ini, jadi hal ini dapat meningkatkan perhatian berlebih terhadap perubahan yang berkaitan dengan usia di jaringan sel pada otak kita. Penyakit Alzheimer ini mungkin hanya salah satu dari banyaknya penyakit berat yang dapat menyerang otak kita, permasalahan lainnya juga dapat terjadi terhadap otak kita yaitu ketika kita mengalami cedera otak yang akan menyebabkan komplikasi dan masalah kesehatan lainnya.

Neurodegeneration dan penuaan otak

Studi neuroimaging terbaru menunjukkan bahwa 25 hingga 50 persen orang dewasa yang lebih tua dengan kondisi normal secara kognitif dapat memiliki peningkatan yang signifikan dari perkembangan beta amyloid diotak, yang merupakan tahap awal dari proses tumbuh kembangnya penyakit Alzheimer. Dalam sebuah penelitian post mortem yang dipimpin oleh peneliti University of Washington di Seattle, otak orang dewasa yang lebih tua secara kognitif telah dapat menunjukkan tanda-tanda gangguan demensia.

Bagaimana patologi dapat mengetahui penyakit otak Alzheimer

Kusut neurofibrillary merupakan ciri khas utama dari penyakit Alzheimer. Kusut terdiri dari jumlah protein yang gagal dicerna oleh tubuh kita sehingga mengalami perubahan struktural yang dapat menghasilkan gulungan fibril yang menyerupai serat benang. Disaat pertumbuhan dan perkembangan penyakit Alzheimer sedang berlangsung, patogen ini akan menyebar dari satu daerah otak yang lain secara berututan dengan memasuki bagian pertama di korteks entorhinal, selanjutnya di hippocampus, dan kemudian di korteks serebral. Daerah otak ini terhubung satu sama lain melalui sinapsis yang menciptakan jaringan komunikasi.

Disfungsi mitokondria di penyakit Alzheimer

Mitokondria yaitu organel tempat berlangsungnya fungsi respirasi sel makhluk hidup selain fungsi seluler lainnya yang dapat menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk fungsi dan pertahanan hidup. Pada penyakit Alzheimer, tingkat abnormal beta amiloid mitokondria ini akan mengalami kerusakan pada otak yang juga menjadi penyebab dari disfungsi saraf. Sebuah penelitian dari Columbia University, menemukan bahwa beta amyloid yang berinteraksi dengan mitokondria dengan mengikat enzim mitokondria tersebut dikenal sebagai ABAD (amyloidbeta peptide alcohol dehydrogenase). Pengobatan dan penelitian yang dilakukan pada seekor tikus yang menderita penyakit Alzheimer dengan menggunakan peptida yang dapat menghalangi beta amyloid untuk mengikat ABAD, ternyata dapat meningkatkan fungsi mitokondria dan juga meringankan kekurangan dalam memori tikus itu sendiri. Penelitian ini sangat mempunyai hubungan keterlibatannya dengan mitokondria beta amyloid sebagai jaringan yang berperan penting dalam perkembangan penyakit Alzheimer.

Penuaan memori

Memori adalah kemampuan otak untuk menyimpan dan memanipulasi informasi dalam waktu yang singkat ataupun lama. Hal ini penting untuk aktivitas sehari-hari seperti kita dalam merencanakan sesuatu, mengetahui cara-cara bagaimana membuat suatu makanan dll. Banyak perubahan yang secara kognitif sudah dialami oleh orang dewasa normal (lupa, distractibility, berkurang tingkat kemampuan dalam melaksanakan tugas) yang juga dapat menurunkan kualitas pekerjaan kita sehari-hari.

Astrosit, penuaan pembuluh darah dan penyakit Alzheimer

Neuron tidak berfungsi dalam pemisahan senyawa apapun, tetapi neuron ini berpungsi dan berperan penting dengan pembuluh darah dan sel-sel glial yang akan mendukung dan melindungi sel-sel otak. Seperti neuron, sel-sel glial dan pembuluh darah ini dapat menimbulkan beberapa perubahan struktur dan fungsi di kedua penyakit yaitu Alzheimer dan penuaan normal pada otak kita. Dari beberapa perubahan tersebut tentunya ini sangat berpengaruh terhadap dampak yang ditimbulkan yaitu dapat merusak fungsi otak yang sehat.

Inflamasi, kekebalan penyakit Alzheimer dan penuaan otak

Penyakit otak Alzheimer sudah dapat menunjukkan tanda-tanda peradangan yang sedang berlangsung karena adanya respon jaringan terhadap kerusakan sel. Dalam jangka pendek, peradangan ini dapat membantu menetralisir dan dapat menghilangkan zat berbahaya. Namun, respon dari kondisi inflamasi ini juga dapat merusak jaringan otak tertentu jika kondisi ini berlangsung dalam waktu yang lama. Penelitian dari University of California, studi menunjukkan bahwa peradangan kronis tersebut dapat sangat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit neurodegeneration pada penyakit Alzheimer.

Penyakit Alzheimer ini tidak hanya menyerang masyarakat awam saja, tetapi penyakit berat ini dapat menyerang banyak orang tanpa mengenal usia, jabatan ataupun ekonomi seseorang, termasuk dengan tokoh petinggi Arab Saudi yaitu Raja Salman yang juga ternyata menderita penyakit alzheimer dan demensia. Sudah terbukti kan bahwa penyakit apapun tidak memilih-milih seseorang, apalagi seseorang yang mempunyai gaya hidup yang buruk. Minuman beralkohol dan berkafein merupakan penyebab utama dari permasalahan timbulnya penyakit yang dapat menyerang otak tersebut, karena alkohol ini dapat merusak bagian-bagian otak tertentu.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *