Informasi Makanan Sehat Untuk Anak-Anak Dibawah Usia 5 Tahun

Keracunan makanan (atau juga dikenal sebagai penyakit bawaan yang terdapat dalam suatu makanan atau penyakit yang berhubungan dengan makanan) disebabkan oleh makan makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri, virus atau parasit. Makanan dapat terkontaminasi oleh mikroorganisme dimana saja dan kapan saja sebelum kita mengkonsumsi makanan tersebut, seperti halnya dalam: Lihat juga proses terjadinya keracunan makanan!

  • penanganan
  • menyimpan
  • memasak

Ada banyak tanda-tanda keracunan makanan, tetapi sebagian besar jenis menyebabkan satu atau lebih dari beberapa gejala berikut:

  • mual
  • muntah
  • diare
  • sakit perut dan kram
  • demam dan menggigil

Gejala dapat dimulai dalam beberapa jam atau kadang-kadang sampai beberapa hari atau bahkan minggu kemudian setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi. Biasanya, orang akan sembuh dengan cepat, namun tetap saja bagi orang yang tidak melakukan pengobatan dengan serius dapat berkibat fatal sampai kematian. Ini adalah kasus untuk orang-orang yang lebih berisiko terhadap keracunan makanan dan komplikasi kesehatan yang terkait, seperti anak-anak berusia 5 tahun ke bawah.

Hal yang harus diperhatikan ketika memilih makanan

Kita pun harus memilih makanan yang benar-benar terjamin kualitas dan produk kemasanya, jangan asal memilih makanan, apalagi makanan tersebut akan dikonsumsi oleh si buah hati yang tentunya harus terjaga dan aman, kita juga harus:

  • diusahakan memilih makanan yang beku agar lebih awet
  • memeriksa tanggal kadaluarsa pada makanan
  • memeriksa kemasan makanan yang akan dibeli
  • menjaga makanan seperti daging, ikan dan seafood dari udara terbuka untuk menghindari penyebaran bakteri
  • mendinginkan atau membekukan daging mentah, unggas, ikan dan makanan laut secepat mungkin setelah kita pulang dari pusat perbelanjaan
  • mencuci tas belanjaan yang dapat digunakan kembali, terutama jika kita membawa daging mentah, unggas, ikan dan seafood

Apa yang harus kita ketahui tentang makanan dan kebersihan?

Untuk mengurangi risiko terhadap pertumbuhan bakteri dan keracunan makanan tentunya kita juga harus memastikan kebersihan yang tidak hanya dari makanan itu sendiri, tapi dari mulai bagian:

  • permukaan tangan yang biasanya akan mengolah makanan
  • permukaan dapur
  • perabot
  • buah-buahan dan sayur-sayuran
  • kantong belanja yang dapat digunakan kembali

Tangan

Selain kebersihan tubuh kita dan kebersihan perabotan rumah, kita juga harus memastikan kebersihan si buah hati yang biasanya selalu bermain kotor-kotoran sebelum makan sesuatu tanpa membersihkan tangan terlebih dahulu. Untuk itu, kita harus bisa: Lihat juga makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh!

  • sebelum dan setelah menyentuh daging mentah, unggas, ikan dan seafood
  • setelah menggunakan kamar kecil
  • setelah menyentuh hewan peliharaan
  • setelah mengganti popok

Cucilah tangan anak dengan menggunakan air hangat dan air sabun setidaknya selama sekitar 20 detik dan menggosok-gosoknya dari mulai permukaan tangan hingga sela-sela jari.

Apa yang harus kita ketahui mengenai proses memasak?

Masaklah makanan dengan suhu yang pas dan dalam waktu tertentu jika makanan tersebut telah

menunjukan tekstur dan warna yang matang, hal ini juga untuk memastikan bahwa bakteri yang terdapat dalam makanan tersebut dapat mati. Memasak daging mentah, unggas, ikan dan makanan laut dengan suhu internal yang aman. Ikuti tips ini untuk mematiskan anak kita akan tetap aman walaupun mengkonsumsi makanan yang berat seperti halnya daging, ikan dll, dengan selalu: Lihat juga cara memiliki bayi yang cerdas!

  • kita harus menggunakan bantuan termometer makanan digital untuk membaca kematangan makanan yang lebih akuratnya lagi. Karena bisa saja makanan atau daging sudah berubah warna menjadi cokelat tanpa dapat menghilangkan bakteri tersebut.
  • Kita bisa memasukkan termometer makanan digital tersebut ke dalam bagian paling tebal dari daging untuk mengetahui suhu panas yang aman untuk proses pematangan daging tersebut.
  • Saat memasak beberapa potongan daging, pastikan untuk memeriksa suhu internal dari potongan-potongan daging tebal tersebut, karena cara tersebut juga akan membantu untuk memberikan proses pematangan makanan yang merata.
  • Hindari proses pematangan makanan dalam suhu sekitar 60 ° C (140 ° F). Karena bakteri akan mudah tumbuh dengan cepat di suhu antara 4 ° C hingga 60 ° C (40 ° F sampai 140 ° F).
  • Gunakan piring atau peralatan rumah tangga yang akan digunakan untuk menghidangkan daging atau sutu makanan untuk menghindari kontaminasi dari beberapa bakteri yang dapat tumbuh dalam daging tersebut.
  • Bersihkan termometer makanan digital yang sudah kita gunakan dengan air hangat dan air sabun.

Anak yang masih dibawah usia 5 tahun biasanya akan lebih rentan terhadap beberapa infeksi yang bisanya dibawa oleh bakteri ataupun virus, untuk itu kebersihan merupakan alasan utama kita untuk menjaga buah hati agar tetap terhindari dari infeksi yang banyak disebabkan oleh makanan yang sudah terkontaminasi.

Tumbuh kembang anak pun tergantung dari kesehatan dan kesehatan pun tergantung dari kondisi kebersihan lingkungan sendiri. Tapi, tenang saja kami punya cara efektif untuk mengatasi kondisi pertumbuhan tidak normal pada si anak dengan CALCIUM SOFTGEL. Contoh pertumbuhan tidak normal ini seperti, seharusnya si anak yang sudah menginjak 2 tahun sudah harus mempunyai pertumbuhan gigi dan ini belum saam sekali mempunyai tanda-tanda akan adanya pertumbuhan gigi.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *