Jengkol : Mencegah Anemia, Diabetes dan Sejuta Manfaat Lain Yang Tersembunyi

Siapa yang tidak tahu dengan jengkol, yang mempunyai bau khas alami saat di masak ataupun di konsumsi. Ini merupakan makanan yang paling banyak di benci karena memiliki bau yang tidak sedap, tetapi memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan tubuh. Bagi penggemar jengkol sendiri, makanan ini merupakan makanan favorit karena kekhasan dari rasanya yang berbedadan membuat ketagihan.

Jengkol yang memiliki nama latin Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum adalah buah yang terkenal dengan aroma yang khas dan banyak dihindari sebagian orang, namun tidak sedikit juga menyukai buah ini, seperti di Indonesia sendiri jengkol telah menjadi makanan khas. Jengkol biasanya diolah menjadi makanan lain seperti balado jengkol, kerupuk jengkol, bahkan banyak yang membuat jengkol menjadi irisan tipis supaya dapat di makan dengan mudah. Irisan jengkol ini hampir tidak memiliki bau khas jengkol, tetapi dapat digunakan sebagai camilan atau pendamping makanan, jengkol memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Buah jengkol bermanfaat untuk kesehatan

Baik untuk penderita jantung koroner

Jengkol terdiri dari berbagai vitamin, asam folat, mineral, dan serat. Jengkol memiliki sifat diuretik yang dapat membantu memperlancar pembuangan urine, dan ini sangat bermanfaat bagi pasien dengan penyakit jantung koroner.

Penderita obesitas/badan gemuk

Serat yang terdapat di dalam jengkol dapat memperlancar buang air besar dan secara tidak langsung dapat membantu merampingkan perut yang buncit yang di sebabkan oleh susahnya buang air besar. Karena, jengkol juga digunakan sebagai pencahar yang kuat selain apel.

Penderita Diabetes

Kandungan asam dan mineral dari jengkol sangat bermanfaat untuk mencegah diabetes / kencing manis. Tetapi kandungan asam folat yang terkandung dalam bentuk kristal menjadikannya tidak mudah larut oleh air. Oleh karena itu di sarankan untuk tidak mengkonsumsi jengkol secara berlebihan, karena ginjal tidak dapat menyaring asam dalam jumlah yang terlalu banyak untuk melalui proses pembuangan, yang akan membuat sulit buang air kecil.

Menangkal radikal bebas

Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indra penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan. Manfaat lainnya yaitu adanya kandungan zat antioksidan kuat yang dapat menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Penyempitan pembuluh darah

Penderita penyakit jantung akan mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral yang terkandung dalam jengkol dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali.

Mengatasi sembelit pada ibu hamil

Biasanya wanita hamil sering mengalami sembelit. Kandungan serat dalam jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat jengkol membantu pencernaan dan buang air besar. Tapi tetap tidak mengkonsumsi terlalu banyak jengkol ya.

Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin masih dalam kandungan

Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi dapat berjalan secara optimal karena kalsium dan fosfor yang tinggi dalam jengkol. Jengkol dapat menstabilkan organ vital dalam tubuh. Organ vital di dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil ketika tubuh telah memenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Situasi berbeda jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika wanita hamil juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya asam folat untuk perkembangan janin. Salah satu contoh makanan yang kaya asam folat yaitu jengkol.

Mencegah cacat pada bayi

Kandungan asam folat dalam jengkol juga dapat mencegah cacat bawaan pada bayi. Manfaat lain dari jengkol mampu mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk di konsumsi oleh penderita diabetes. Kandungan gula pada jengkol paling mudah diurai sehingga aman bagi penderita diabetes.

Zat antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung

Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. Begitu juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit untuk masuk ke dalam tubuh, terutama ke jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat-zat antioksidan. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah di pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung dalam jengkol. Aliran darah akan menjadi lebih lancar dan jantung akan berfungsi dengan baik dan optimal.

Fakta lain khasiat jengkol

Pembentukan jaringan tubuh

Kandungan protein yang tinggi dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. Kandungan protein dalam jengkol jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein dalam kacang hijau dan keledai.

Mencegah anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana besi merupakan peranan yang sangat penting untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah dalam tubuh. Anda pasti tahu bahwa jika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan berkurang. Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh semua sel dalam tubuh juga akan berkurang. Efek dari kurangnya pasokan oksigen dan nutrisi ke sel-sel akan mengurangi fungsi / kinerja sel.

Mencegah Tulang Keropos / Memperkuat tulang dan gigi

Selain besi dan protein, kandungan zat lainnya di jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang dalam tubuh Anda menjadi lebih kuat.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *