Ketahuilah ! Beberapa Gejala Dan Penyebab Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan merupakan penyakit umum yang sering dialami banyak orang yang biasanya di akibatkan oleh makanan yang memiliki bumbu tajam, makanan yang dikonsumsi ketika masih panas ataupun makanan yang mengandung bahan kimia. Jadi, makanan tersebut dapat secara langsung mengiritasi bahkan menginfeksi bagian tenggorokan kita.

Gejala

Gejala sakit tenggorokan dapat bermacam-macam tergantung pada penyebabnya. Tanda dan gejala ini termasuk :

  • rasa sakit atau sensasi gatal di tenggorokan
  • rasa sakit yang memburuk saat menelan atau berbicara
  • kesulitan menelan
  • pembengkakan kelenjar di leher atau rahang
  • bengkak dan amandel merah
  • bercak putih atau nanah pada amandel
  • suara serak atau teredam

Infeksi umum yang biasa dapat menyebabkan sakit tenggorokan mungkin menimbulkan tanda-tanda dan gejala seperti :

  • demam
  • batuk
  • ingusan
  • bersin
  • pegal-pegal
  • sakit kepala
  • mual atau muntah

Penyebab

Virus yang menyebabkan pilek dan flu (influenza) juga menyebabkan sebagian besar sakit tenggorokan. Selain itu, masih banyak sekali penyebab lain yang menyebabkan tenggorokan kita menjadi sakit.

Infeksi virus

Penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan ini bisa seperti :

  • pilek
  • flu
  • mononukleosis
  • campak
  • cacar air
  • Penyakit umu pada anak yang ditandai dengan batuk keras secara terus menerus

Infeksi bakteri

Sejumlah infeksi yang disebabkan oleh bakteri dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Jenis bakteri yang paling umum menginfeksi adalah Streptococcus pyogenes, atau kelompok A streptokokus yang dapat menyebabkan radang tenggorokan.

Penyebab lainnya

Penyebab lain yang menyebabkan sakit pada tenggorokan yaitu :

  • Alergi, alergi hewan peliharaan yang berasal dari ketombe, debu dan bulu-bulunya yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Masalahnya mungkin rumit oleh post nasal drip yang dapat mengiritasi dan meradangkan tenggorokan.
  • Kekeringan, udara dalam ruangan yang kering, terutama ketika kita berada di dalam bangunan dengan suhu udara yang panas, bisa membuat tenggorokan kita terasa kasar dan gatal terutama di pagi hari ketika kita bangun.
  • Bernapas melalui mulut, sering bernafas melalui mulut ini biasanya ketika hidung kita merasa tersumbat, hal ini juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh kondisi tenggorokan kita yang kering.
  • Iritasi, polusi udara di luar ruangan dapat menyebabkan iritasi tenggorokan yang sedang berlangsung.
  • Polusi dalam ruangan
  • Asap tembakau atau bahan kimia juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan kronis.
  • Merokok, minum alkohol dan makan makanan pedas juga dapat mengiritasi tenggorokan.
  • Ketegangan otot, hal ini biasanya terjadi di saat kita mengeluarkan suara dengan keras atau berteriak, seperti di sebuah acara olahraga, berbicara dengan suara keras, atau berbicara untuk waktu yang lama tanpa istirahat.
  • Gastroesophageal reflux disease (GERD), GERD adalah gangguan sistem pencernaan di mana asam perut kembali ke pipa makanan (esofagus). Tanda-tanda atau gejala lainnya mungkin termasuk sakit maag, suara serak, regurgitasi isi perut dan timbulnya benjolan di tenggorokan.
  • Infeksi HIV, awal munculnya sakit tenggorokan dan gejala flu lainnya yaitu setelah seseorang terinfeksi HIV. Seseorang penderita positif HIV juga mungkin menderita sakit tenggorokan kronis, karena disebabkan oleh infeksi sekunder, seperti infeksi jamur yang disebut sariawan dan sitomegalovirus (CMV).
  • Sariawan dan CMV dapat terjadi pada siapa saja, tapi hal ini lebih cenderung menyebabkan sakit tenggorokan dan gejala lainnya pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah.
  • Tumor, tumor kanker tenggorokan, lidah atau kotak suara (laring) dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Tanda-tanda atau gejala lainnya mungkin seperti suara serak, kesulitan menelan, mengeluarkan suara ketika bernapas, benjolan di leher, dan darah dalam air liur atau dahak.

Beberapa faktor inilah yang membuat kita menjadi lebih rentan terhadap peradangan pada tenggorokan, seperti:

  • Usia, anak-anak dan remaja yang paling mungkin dapat mengembangkan sakit tenggorokan. Karena anak-anak lebih cenderung menderita radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang paling umum yang terkait dengan sakit tenggorokan.
  • Paparan asap tembakau, merokok dapat mengiritasi tenggorokan. Penggunaan produk tembakau juga meningkatkan risiko kanker mulut dan sakit tenggorokan.
  • Alergi, alergi musiman atau reaksi alergi yang berkelanjutan terhadap debu, jamur atau bulu hewan peliharaan, membuat seseorang dapat menderita sakit tenggorokan.
  • Paparan kimia, partikel di udara dari pembakaran bahan bakar fosil dan bahan kimia rumah tangga biasa dapat menyebabkan iritasi tenggorokan.
  • Infeksi sinus kronis, keluarnya cairan dari hidung dapat mengiritasi tenggorokan atau menyebarkan infeksi.
  • Tempat kotor, infeksi virus dan bakteri yang dapat menyebar dengan mudah di mana saja baik dalam pusat perawatan anak, ruang kelas, kantor atau pesawat terbang.
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh, pada umumnya kita lebih rentan terhadap infeksi jika daya tahan kita lemah. Penyebab umum menurunnya sistem kekebalan tubuh ini biasanya disebabkan oleh HIV, diabetes, pengobatan dengan steroid atau obat kemoterapi, stres, kelelahan, dan pola makan yang buruk.

Jika kita merawat tubuh kita dengan baik tentunya akan lebih kecil kemungkinan kita terserang berbagai penyakit, kitapun harus mencegah penyakit kanker kerongkongan dengan gaya hidup yang sehat.

 

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *