Ketahuilah Beberapa Makanan Penyebab Diare

Orang dewasa yang sehat bisa saja mengalami diare beberapa kali dalam setahun, biasanya tanpa mengetahui apa yang menjadi penyebabnya tersebut. Orang dengan penyakit inflamasi usus (penyakit Crohn dan kolitis ulserativa) mungkin saja dapat memiliki penyakit diare ketika penyakit ini mulai timbul dan terjadi peradangan dalam saluran usus. Beberapa makanan bisa menyebabkan diare. Orang dengan sindrom iritasi usus dan terutama mereka yang memiliki jenis diare dominan juga dapat menemukan bahwa makanan tertentu dapat memperburuk gejala yang ditimbulkan. Bagi orang yang memiliki sistem pencernaan yang sangat sensitif, makanan tersebut bahkan dapat menyebabkan diare secara terus-menerus, tanpa diketahui adanya masalah lain. Makanan buruk juga tidak hanya akan menimbulkan gangguan diare, tetapi dapat makanan-makanan tertentu juga dapat menyebabkan kita menjadi keracunan, untuk itu kita harus mengetahui lebih jauh mengenai keracunan makanan, agar kita dapat lebih waspada lagi dengan melakukan penanganan yang lebih cepat dan tepat.

Susu

Gula yang ditemukan secara alami dalam susu yang disebut laktosa ternyata dapat menyebabkan diare pada sebagian orang. Kondisi ini disebut intoleransi laktosa, dan kondisi ini sangatlah umum pada orang di atas usia 2 tahun. Gejala intoleransi laktosa dapat mencakup keadaan seperti meningkatnya jumlah gas di perut, diare, kembung, kram, mual dan sulit bernafas. Menghindari produk susu umumnya menjadi cara untuk mencegah diare yang disebabkan oleh intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa merupakan kondisi yang tidak sama dengan alergi susu biasanya. Orang dengan alergi susu harus menghindari semua produk susu, bahkan yang bebas dari kandungan laktosanya, karena itu bukan gula dalam susulah yang menyebabkan seseorang menjadi alergi, tetapi jenis kandungan protein yang berbeda yang terkandung di dalam produk susu tersebut.

Cabai

Cabai pedas merupakan faktor utama penyebab utama seseorang mengalami diare. Ada zat yang disebut capsaicin dalam beberapa jenis cabai (termasuk paprika, cabai jalapeno, cabai paprika, dan beberapa jenis cabai lainnya) yang dapat memicu diare. Capsaicin juga banyak digunakan dalam salep yang khusus untuk mengobati arthritis. (Menariknya kandungan kasein yang merupakan protein yang banyak ditemukan dalam susu, dapat mengurangi efek pembakaran akibat senyawa capsaicin).

Kafein

Kopi, teh dan soda merupakan kelompok minuman yang banyak mengandung kafein. Kafein akan mempercepat sistem kerja tubuh, termasuk dalam proses pencernaan. Sebagian orang lebih sensitif terhadap kandungan kafein dan jika kita terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman mengandung kafein tersebut dapat menyebabkan diare. Kopi juga dapat membuat beberapa orang untuk selalu buang air besar.

Lemak buatan

Olestra yang merupakan pengganti lemak yang menjadi terkenal karena hubungannya dengan  dan diare. Olestra dapat ditemukan dalam banyak produk cemilan makanan (yang paling terkenal yaitu keripik kentang). Olestra ini akan melewati tubuh tanpa diserap oleh organ dalam tubuh kita. Sementara Food And Drug Administration menyimpulkan bahwa efek dari Olestra sendiri masih terbilang jarang terjadi, akan tetapi orang-orang dengan saluran pencernaan yang sensitif mungkin saja dapat mengalami diare setelah mengkonsumsi makanan tersebut.

Pengganti gula

Makanan yang mengandung senyawa aditif seperti sorbitol dan manitol, dapat ditemukan dalam berbagai makanan, mulai dari permen ataupun yoghurt. Bahkan disebutkan bahwa makanan sehat yang sering disebut-sebut sebagai “bebas gula” mungkin saja dapat mengandung zat aditif ini.

Diet serat tinggi

Diet tinggi serat sudah tentu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita, akan tetapi bagi sebagian orang, mengkonsumsi serat secara berlebihan dapat menyebabkan diare, terutama jika kita baru mencoba dalam meningkatkan jumlah serat dalam tubuh. Jika kita seorang pria, sudah direkomendasikan untuk asupan serat hariannys sekitar 38 gram dan bagi perempuan hanya sekitar itu 26 gram. Sayuran seperti brokoli, wortel dan kentang manis ataupun buah-buahan seperti apel, jeruk dan jenis buah lainnya merupakan sumber serat yang sangat tinggi. Jika kita menderita gangguan diare, kita harus bisa untuk menurunkan jumlah asupan makanan tersebut dan kita juga harus mengetahui secara pasti mengenai beberapa penyebab utama penyakit diare.

Karagenan

Karagenan merupakan senyawa yang di ekstraksi yang berasal dari rumput laut dan ganggang, yang juga dapat digunakan dalam produk susu seperti yoghurt dan keju. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa hal tersebut dapat memiliki efek pencahar pada tubuh. Jika kita makan dalam jumlah besar, tampaknya hal ini akan menarik banyak air untuk menuju ke dalam usus. Dengan lebih banyak kandungan air dalam usus tersebutlah yang akan membuat lebih licin, yang dapat menyebabkan tinja menjadi encer dan longgar.

Selain itu, makanan pedas juga dapat menimbulkan beberapa efek terhadap tubuh kita, termasuk dalam hal menimbulkan masalah penyakit yang dapat mengganggu proses pencernaan seperti halnya penyakit diare tersebut.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *