Manfaat Dari Daun Jambu Untuk 6 Masalah Penyakit

Daun jambu merupakan salah satu pengobatan alternatif yang di gunakan untuk mengobati penyakit tertentu seperti diare pada umumnya. Daun jambu ini penuh dengan kandungan antioksidan, anti inflamasi, antibakteri, dan bahkan tanin yang dapat bermanfaat untuk kesehatan yang secara signifikan dapat mengobati masalah perut, bahkan untuk penyakit berat lainnya seperti kanker. Sama seperti buah tropis lainnya, daun jambu juga dapat diolah menjadi minuman, selai, dan makanan lainnya. Kandungan Vitamin C dan flavonoid seperti quercetin yang terdapat dalam daun jambu ini berguna untuk melepaskan zat-zat yang menjadi sumber penyakit. Studi ilmiah ini telah mendokumentasikan kualitas sehat yang terdapat dalam daun superfruit ini, dan telah mereka temukan khasiat untuk berbagai macam kondisi penyakit seperti di bawah ini :

Diare

Teh yang terbuat dari ekstrak daun jambu ini bisa kita olah sebagai kapsul dengan menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam secangkir air hangat dapat membantu melonggarkan perut untuk mengobati diare. Dalam sebuah penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Smooth Muscle Reseach, peneliti berusaha untuk menguji sifat anti diare daun jambu biji pada seekor tikus. Ekstrak daun jambu biji mampu menunda timbulnya diare dengan mengurangi frekuensi untuk buang air besar, dan mengurangi keparahan pada diare. Tanaman ini bermanfaat sebagai obat alami untuk menyembuhkan dan mengendalikan diare.

Kegemukan

Sementara jambu biji tinggi akan serat dan memiliki indeks glikemik rendah dan membuatnya menjadi suplemen yang berguna untuk menurunkan berat badan. Daun ekstrak jambu biji juga dapat membantu mengatasi masalah berat badan, ini dilakukan dengan cara menghambat pati yang kompleks yang akan berubah menjadi gula. Biasanya, gula dimetabolisme oleh hati di mana akan berubah menjadi lemak, dan kemudian disekresikan ke dalam darah. Inilah yang memberikan kontribusi dalam menaikan berat badan.

Diabetes

Menurut sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition and Metabolism kandungan serat yang tinggi dalam jambu biji dapat membantu mengelola diabetes dengan memperlambat penyerapan gula dalam darah. Tapi ekstrak daun jambu biji dapat mencegah diabetes tipe 2 dari pertumbuhannya.

Para peneliti menggunakan teh daun jambu biji, yang telah di masukan sebagai salah satu makanan untuk Kesehatan dan sekarang sudah tersedia secara komersial di Jepang. Ini menekankan pentingnya bagaimana untuk menjaga kadar gula darah dapat mencegah diabetes tipe 2. Dr. Revathi Sundaramurthy, seorang dokter iCliniq.com, mendukung penggunaan daun jambu untuk penderita diabetes. “Jambu memiliki indeks glikemik rendah, bahkan pasien diabetes dapat mengkonsumsi jambu biji, yang akan mencegah fluktuasi kadar insulin dan glukosa”.

Kolesterol Tinggi

Menurut studi 2010 dari Nutrisi dan Metabolisme, teratur mengkonsumsi daun jambu biji setiap bulan dapat membantu mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida tanpa efek samping. Makan buah juga dapat memberikan manfaat yang sama seperti daun jambu biji, karena hanya memiliki 0,1 gram lemak jenuh dan 0,2 gram lemak tak jenuh, menurut USDA. Dengan tingkat rendah seperti kandungan lemak ini, tak heran jika daun jambu dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.

Kanker lambung

Ekstrak daun jambu biji sangat kuat karena memiliki potensi untuk mengobati pasien penderita kanker lambung, ini dikarenakan mengandung antikanker dan antitumor. senyawa lycopene, quercetin, dan vitamin C, bermanfat sebagai antioksidan yang dapat menetralisir kerusakan sel akibat radikal bebas dalam tubuh. Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry menemukan bahwa ketika ekstrak tumbuhan yang dikonsumsi itu mengarah ke apoptosis akan membuat sel-sel kanker lambung akan spaontan menyerang sel-sel mereka sendiri.

Menggunakan jambu biji dalam bentuk minyak esensial juga dapat menghasilkan senyawa antikanker dalam tubuh. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Letters, mengungkapkan bahwa minyak esensial jambu dapat memperlambat aktivitas kanker pada pasien dan pada penderita kanker perut, karena mengandung kandungana seperti nerolidiol, caryophyllene, beta bisabolene, p-selinene, aromandreno, tanin, sitosterol beta, leucocyanidins , dan triterpenoid.

Kanker prostat

Menurut sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Prevention Research, kandungan lycopene yang tinggi pada daun jambu sangat penting untuk memerangi kanker, seperti kanker payudara, prostat, dan oral. Kandungan ini yang dapat menghambat produksi androgen yang merupakan hormon tertentu pada laki-laki yang bertanggung jawab akan pertumbuhan sel pada beberapa jenis kanker seperti prostat. Selain itu, Sundaramurthy mengatakan buah ini hanya sebagai antioksidan untuk mencegah kanker karena mengandung zat gizi. Jambu biji kaya akan vitamin C, A, antioksidan, dan lycopene yang akan membantu dalam pencegahan kanker prostat dan jenis kanker lainnya.

Lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, agar anda mengetahui lebih lanjut tentang pengobatan apa yang seharusnya anda lakukan terhadap penyakit yang anda alami.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *