Mengetahui Secara Langsung Mengenai Depresi

Depresi adalah kondisi yang serius dan paling umum di derita oleh banyak orang. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan kalau ciri depresi yaitu sebagai salah satu gangguan yang paling banyak di rasakan oleh orang di dunia, yang mempengaruhi sekitar satu dari lima wanita dan satu dari sepuluh orang di dalam hidup mereka. Diperkirakan bahwa 21% wanita dan 12% pria di luar AS akan mengalami saat saat depresi di dalam hidup mereka.

Depresi tidak membeda bedakan pada si penderitanya, pria dan wanita dari segala usia, tingkat pendidikan, dan latar belakang sosial dan ekonomi pun dapat menderita depresi. Tidak ada bidang kehidupan yang tidak menderita ketika depresi hadir. Pernikahan, orangtua, persahabatan, karir, keuangan dan setiap aspek kehidupan sehari hari akan  terganggu oleh penyakit ini. Setelah masa depresi terjadi, kemungkinan hal ini akan terjadi lagi di kemudian hari. Dan dampak dari depresi akan menjadi lebih parah ketika sudah kombinasi dengan penyakit medis lainnya seperti diabetes, stroke, atau penyakit kardiovaskular, atau dengan gangguan terkait seperti kecemasan atau penyalahgunaan zat.

Masalah yang disebabkan oleh depresi di perparah oleh kenyataan bahwa kebanyakan orang yang menderita penyakit ini tidak pernah mendapatkan didiagnosis terlebih dahulu. Kabar baiknya adalah bahwa ketika depresi dapat segera teridentifikasi dan diobati. Depresi dan gangguan bipolar keduanya dapat dirawat dengan cara paling efektif pada tahap awal ketika mereka merasakan gejala yang belum parah.

Penyebab depresi?

Meskipun para ilmuwan setuju bahwa depresi adalah gangguan pada otak, pendapat lainnya pun terus berlanjut tentang penyebab pasti dari depresi. Banyak faktor yang dapat berkontribusi pada timbulnya depresi, termasuk karakteristik genetik, perubahan kadar hormon, penyakit medis tertentu, stres, kesedihan, atau penyalahgunaan zat. Apa faktor ini sendiri atau dalam kombinasi dapat membawa perubahan tertentu dalam kimia otak yang menyebabkan banyak gejala seperti depresi, gangguan bipolar dan kondisi terkait lainnya.

Apa saja gejala depresi?

Depresi akan selalu mempengaruhi pikiran, emosi, perilaku dan semua keadaan fisik pada si penderita. Berikut adalah beberapa gejala yang paling umum yang sering terjadi pada penderita depresi :

perasaan

  • Kesedihan
  • Keputusasan
  • Kesalahan
  • Kemurungan
  • Kehilangan minat pada teman-teman, keluarga dan kegiatan favorit, termasuk seks

Pikiran

  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Keputusan membuat masalah
  • Kesulitan mengingat
  • Pikiran yang dapat merugikan diri sendiri
  • Delusi atau halusinasi juga dapat terjadi dalam kasus-kasus depresi berat

perilaku

  • Menarik diri dari orang
  • Penyalahgunaan zat
  • Hilang pekerjaan, sekolah atau komitmen lain
  • Upaya untuk merugikan diri sendiri

masalah fisik

  • Kelelahan atau kekurangan energi
  • Sakit dan nyeri
  • Perubahan nafsu makan
  • Berat badan
  • Perubahan pada pola tidur, tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak

Bisakah anda menderita depresi?

Bersama sama dengan penyedia layanan kesehatan, anda dapat mengetahui apakah gejala-gejala yang sudah anda  alami adalah depresi atau gangguan bipolar. Sebelum adanya keterlibatan seorang dokter, anda mungkin merasa perlu untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana depresi dan gangguan bipolar akan didiagnosis. Para ahli umumnya menggunakan serangkaian pertanyaan yang disebut alat skrining untuk mengidentifikasi terhadap penyakit depresi.

Bagaimana depresi diobati?

Ada beberapa strategi untuk mengobati depresi. Tergantung pada karakteristik dan gejala masing-masing individu, profesional kesehatan, dapat menggunakan satu atau lebih jenis psikoterapi yang bergantung pada urutan sesi pengobatan interpersonal dengan seorang profesional terlatih.

Selain itu, dokter mungkin akan menyarankan bahwa pasien harus mencoba salah satu dari sejumlah obat yang berbeda. Perubahan gaya hidup, termasuk perbaikan dalam tidur dan kebiasaan makan, aktivitas fisik dan pengurangan stres juga telah terbukti sangat membantu dalam mengelola gejala. Tentu saja, kita semua dapat berharap untuk tidak mengalami satu atau lebih pada gejala-gejala yang telah di sebutkan di atas. Jika kita merasakan salah satu dari beberapa gejala tersebut tentunya bukan berarti kita menderita penyakit depresi ini bukan.

Ketika dokter profesional kesehatan menduga bahwa kita menderita depresi, mereka umumnya akan mencari kelompok pada gejala ini yang sudah terjadi secara teratur selama dua minggu atau lebih, dan yang membuat dampak buruk terhadap aspek fungsional dari kehidupan seseorang. Dari beberapa pengobatan medis yang telah di tawarkan tentunya kita harus menjaga kesehatan yang di bisa di awali dari diri kita sendiri, seperti menjaga pola makan dan menjaga istirahat dengan baik dan benar.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *