Nutirisi Dan Latihan Pemulihan Cedera Otak

Pasien yang bertahan dari cedera otak traumatis sering menghadapi jalan panjang dan menantang pemulihan untuk mengembalikan fungsi kerja otak dan normal tubuh. Asupan nutrisi sangatlah penting baik untuk pemulihan cedera ataupun untuk menjaga kesehatan otak kita. Cedera otak dapat menghancurkan beberapa jaringal sel dalam otak dan tidak meyebabkan cacat fisik saja, tetapi kondisi ini juga dapat menganggu memori, ucapan, pemikiran kognitif serta proses penalaran. Dalam beberapa kasus, kita mungkin saja dapat mengembalikan fungsi dan menyembuhkan kembali bagian otak yang rusak dengan cara terapi ucapan atau terapi okupasi. Cedera otak juga dapat menimbulkan beberapa masalah komplikasi kesehatan lainnya.

Asupan nutrisi:

Omega-3

Asam lemak omega-3 berperan penting dalam pemenuhan asupan bagian dari sel-sel otak tertentu, kandungan omega-3 ini terdapat dalam makanan seperti ikan, minyak ikan, biji rami, ganggang dan kenari. Menurut University of Maryland Medical Center, kebanyakan orang Amerika kekurangan omega-3, dan menjadi penyebab dari gangguan tertentu seperti disleksia. Sebuah studi pada tahun 2011 yang diterbitkan dalam jurnal “Neurosurgery” menunjukkan bahwa suplemen omega-3 ini dapat membantu melindungi saraf dari kerusakan setelah cedera dan mencegah otak terhadap perubahan perilaku negatif. Suplemen omega-3 suplemen juga telah dikenal untuk meningkatkan fungsi mental pada orang dewasa yang lebih tua.

Asam amino

Protein digunakan untuk pertumbuhan, perbaikan dan pemeliharaan hampir pada setiap jaringan dalam tubuh kita. Asam amino di otak berhubungan dengan tingkat neurotransmitter di otak. Para peneliti di University of Pennsylvania School of Medicine menemukan bahwa suplementasi dengan kandungan asam amino leusin, isoleusin, dan valin dapat memulihkan fungsi kognitif otak yang cedera.

Air

Sebuah studi pada tahun 2011 dalam jurnal “Brain Mapping” menunjukkan bahwa kondisi dehidrasi dapat mengubah struktur fisik otak. Dehidrasi juga mengganggu fungsi otak, sehingga sulit untuk menghasilkan konsentrasi dan menyebabkan pemikiran otak kita menjadi lambat.

Makanan lain

Hindari dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi akan lemak jenuh, lemak terhidrogenasi dan natrium, karena mereka dapat meningkatkan risiko penyakit stroke. Mengkonsumsi berbagai makanan yang baik akan membuat tubuh kita untuk menerima jumlah yang cukup akan kandungan vitamin dan mineralnya, beberapa di antaranya sangat berkaitan dengan fungsi otak. Misalnya, dengan senyawa kolin ini ternyata dapat memberikan kontribusi untuk pembentukan neurotransmitter, zat yang akan membantu mengirimkan sinyal di otak. Kolin sendiri merupakan vitamin yang ditemukan dalam telur dan kacang.

Range of motion

Latihan rentang gerak adalah jenis terapi fisik yang mengatur pergerakan dan fungsi. Latihan rentang gerak bisa dilakukan oleh individu atau dengan bantuan dari terapi fisik dalam metode yang dikenal sebagai rentang pasif gerak. Latihan rentang gerak membantu mempertahankan kekuatan dalam jangka pendek atau panjang, sesuai dengan metode pemulihan dari jaringan otak yang mengalami cidera tersebut. Latihan seperti hanya memperluas dan meregangkan lengan atau kaki bagian bawah dapat membantu menjaga otot, fungsi ligamen dan juga tendon untuk mendapatkan kembali kekuatan atau fungsi dari anggota tubuh lainnya.

Latihan secara kognitif

Berbagai kegiatan dan latihan yang melibatkan fungsi kerja otak dapat membantu membangun kembali kemampuan otak secara kognitif. Latihan tersebut dapat fokus pada keterampilan menulis melalui menggambar bentuk atau menyalin bentuk. Lebih tepatnya lagi seperti spasial dan keterampilan menulis, seperti menggambar titik atau tanda di tengah-tengah garis panjang, atau belajar kembali huruf-huruf alfabet.

Latihan mendengar

Katakanlah daftar huruf atau angka dengan nada lambat dari suara dan meminta orang yang telah menderita cedera otak untuk membuat tanda di atas kertas setiap kali ia mendengar nomor atau huruf tertentu. Atau mengatakan huruf-huruf alfabet atau mengatakan kata-kata singkat dengan suara tertentu.

Neurobics

Menurut Franklin Institute melakukan latihan dasar dengan metode neurobics setiap hari, dapat membantu menciptakan dan mengembangkan sel-sel saraf dan jalur baru di otak. Neurobics dapat dilakukan dengan tertentu yang berhubungan dengan olahraga otak. Misalnya, kebiasaan kita saat makan lebih dominan menggunakan sendok dari pada dengan tangan langsung. Latihan tersebut juga dapat membantu merangsang dan menantang otak untuk meningkatkan plastisitas atau mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel serta jaringan baru diotak.

Sudah seharusnya kita bisa lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas dalam sehari-hari terutama aktivitas berat seperti pekerja bangunan yang sewaktu-waktu dapat terjatuh dari lantai atas sehingga menyebabkan gegar otak, ataupun kegiatan lain yang membuat otak menjadi cedera. Karena, walaupun otak berada didalam tempurung kepala dan terlindungi oleh tengkorak kepala, tetapi otak juga dapat memiliki beberapa jenis gangguan tertentu yang dapat membuat rusaknya fungsi kerja dari otak itu sendiri. Selebihnya kita bisa melatih otak kita dengan cara bermain games karena ini akan melatih pusat motorik pada otak kita.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *