Pentingkah Makan Sebelum Berolahraga?

Siapapun pasti mempunyai prioritas utama terhadap kesehatan tubuhnya sebelum melakukan aktivitas apapun. Kebanyakan dari kita enggan untuk mengkonsumsi makanan apapun sebelum berolahraga karena ingin mempunyai hasil yang maksimal ketika dalam proses pembakaran lemak tersebut.

Sebelum kita melakukan pemanasan untuk berolahraga, ada baiknya kita terlebih dahulu mengkonsumsi makanan ringan agar mempunyai energi untuk melakukan olahraga tersebut, karena berolahraga dengan perut kosong dapat menyebabkan kerusakan jaringan otot tertentu. Tanpa asupan makanan terlebih dahulu, jaringan otot tersebut akan diubah menjadi glukosa untuk menyediakan energi yang kita butuhkan selama beraktivitas tersebut. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap metabolisme kita dan bahkan secara tidak langsung dapat menyebabkan cedera.

Sumber pertama energi tubuh kita ini hanya akan berlangsung selama beberapa detik saja, yang berasal dari pemecahan Adenosin Trifosfat  (ATP), yang secara alami ditemukan dalam tubuh. Selanjutnya, tubuh akan menggunakan glukosa (gula) sebagai energi langsung agar tubuh lebih tahan lama dalam menjalani aktivitas yang akan kita lakukan.

Akhirnya, selama menjalani berolahraga, tubuh akan mulai memecah karbohidrat yang telah disimpan yang disebut glikogen, sebagai penyedia pembangun energi selanjutnya. Jenis latihan itu sendiri dan durasi, akan mempengaruhi proses yang berbeda yang terjadi di tubuh kita, karena kondisi tubuh kita yang kosong juga dapat mempengaruhi otak, selama proses kita dalam beraktivitas.

Waktu tepat

Sebagai aturan umum, memenuhi asupan energi dengan makan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga memang sangatlah dianjurkan. Jika kita makan dua sampai tiga jam sebelum berolahraga, tentunya tubuh kita akan memiliki waktu untuk mencerna dan menyerap makanan tersebut dari saluran pencernaan kita agar diambil sari patinya menjadi darah.

Oleh karena itu, kita tidak bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, lemak dan tinggi serat, karena jenis makanan seperti ini akan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Untuk itu, kita harus memakan makanan yang mempunyai kandungan yang lebih mudah dicerna dan mudah diserap lebih cepat oleh tubuh kita, sebelum memulai olahraga.

Mengetahui kondisi tubuh

Semakin tinggi intensitas olahraga yang akan kita lakukan, semakin kecil pula makanan tinggi karbohidrat yang akan kita konsumsi. Kita tidak ingin bukan tubuh kita untuk mengeluarkan energi ekstra ketika sedang melakukan olahraga atau aktivitas lainnya? karena hal ini akan membuat tubuh kita menjadi cepat lemas. Jika kita akan melakukan olahraga dengan berjalan kaki saja selama 30 menit, sebenarnya kita tidak perlu menkonsumsi makanan untuk asupan energi kita. Melakukan olahraga dengan intensitas rendah tidak memerlukan energi sebanyak yang kita perlukan untuk melakukan olahraga berat seperti angkat beban.

Energi tubuh

Dua atau tiga jam sebelum melakukan olahraga dengan intensitas sedang, mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah kandungan karbohidrat seperti sandwich roti gandum dengan protein tanpa lemak, sayuran panggang dan alpukat merupakan pilihan yang baik karena tubuh kita akan memiliki waktu untuk mencerna dan menyerap dari saluran pencernaan yang akhirnya diubah ke dalam darah kita.

Sebaliknya, jika kita berencana untuk melakukan olahraga yang sama dalam waktu satu sampai dua jam, mengkonsumsi makanan rendah serat, sereal gandum seperti beras merah atau corn flakes dengan susu skim organik atau susu nabati ideal, sangat ampuh untuk dimakan sebelum menjalani kegiatan berat atau berolahraga. Sereal akan mempermudah tubuh kita untuk mencerna kalori untuk diubah menjadi energi.

Sajian sarapan menggunakan oatmeal yang dicampur dengan buah pisang akan memberikan manfaat yang sama yang akan membuat tubuh untuk lebih mudah mencerna makanan tersebut dengan cepat sebelum melakukan aktivitas. Tujuan kita untuk makan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga adalah untuk menyediakan energi yang cukup untuk tubuh kita yang nantinya akan dibutuhkan saat kita melakukan olahraga tersebut.

Ketika kita tidak mempunyai asupan energi sebelum melakukan olahraga, maka kondisi ini dapat membuat kita menjadi mudah kelaparan setelah kita selesai berolahraga, yang dapat menyebabkan kelelahan pasca berolahraga. Karena darah akan terus mengalir ke seluruh bagian otot ditubuh kita selama olahraga berlangsung, makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dapat menyebabkan proses pencernaan menjadi sulit dan kram.

Idealnya, kita harus mengkonsumsi makanan yang sehat, yang berarti makanan yang memiliki sedikit kandungan karbohidrat, tinggi protein dan rendah lemak, sekitar tiga jam sebelum latihan sehingga otot kita memiliki energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitas tersebut. Pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi sebelum berolahraga yaitu kalkun dan sandwich roti keju gandum dengan apel dan yogurt tanpa lemak. Kita bisa mengkonsumsi makanan yang berkualitas termasuk dengan 3 jenis makanan yang dapat meningkatkan tinggi badan, agar ketika kita sedang berolahraga kandungan yang terdapat dalam makanan tersebut dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang kita.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *