Penyebab, Gejala, Serta Pengobatan Untuk Penyakit Kudis

Kudis adalah salah satu dari beberapa kondisi kulit yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan ruam. Ini adalah kondisi dermatologi yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, sebuah tungau mikroskopis berkaki delapan. Namun, hal itu dapat mempengaruhi orang dari segala usia, apapun tentang kondisi serta keadaan ekonomi mereka. Jika seorang individu memiliki kudis, mereka dan siapa saja yang memiliki hubungan harus melakukan kontak jauh.

Apa kudis?

Kudis menyebabkan ruam kulit, gatal, dan munculnya benjolan merah kecil dan melepuh. Setiap tahun, kudis menyerang jutaan orang dari semua ras, usia, dan status sosial ekonomi. Hal ini sangat menular, yang dengan mudah menyebar melalui kontak fisik dekat (mis kulit-ke-kulit) dan dengan berbagi tempat tidur, pakaian, dan furniture penuh dengan tungau. Kudis diperkirakan menginfeksi lebih dari 300 juta manusia di seluruh dunia setiap tahun, termasuk 1 juta orang di Amerika Serikat.

Penyebab kudis

Seperti disebutkan sebelumnya, penyebab kudis adalah kutu tungau Sarcoptes scabiei, juga dikenal sebagai kutu yang menyebabkan gatal pada manusia. Setelah membuat tempat di bawah kulit, tungau betina bertelur di tempat tersebut. Setelah menetas, larva pindah ke permukaan kulit dan menyebar ke seluruh tubuh atau ke tubuh lain melalui kontak fisik dekat.

Manusia bukan satu-satunya spesies yang terpengaruh oleh tungau, anjing dan kucing juga dapat terinfeksi. Namun, masing-masing spesies yang menetap di tubuh berbeda dari jenis tungau yang berada di hewan. Kudis sangat menular dan menyebar melalui kontak kulit ke kulit atau dengan menggunakan handuk, selimut, atau furnitur yang penuh dengan tungau.

Dengan demikian, beberapa orang yang paling mungkin terkena tungau seperti :

  • Anak-anak yang menghadiri sekolah atau tempat bermain
  • Orang tua dari anak-anak
  • Aktif secara seksual ketika muda
  • Orang yang immunocompromised (termasuk orang-orang dengan HIV / AIDS, penerima transplantasi, dan lain-lain pada obat imunosupresan)
  • Orang tua

Gejala kudis

Gejala utama skabies adalah rasa gatal dan ruam di area tubuh di mana tungau telah membenamkan sejenisnya. Timbulnya gejala kudis sangat bervariasi tergantung pada apakah seseorang sebelumnya telah terkena tungau. Pertama kali seseorang terkena tungau kudis, butuh waktu selama 2-6 minggu untuk benar benar berkembang, jangka waktu ini secara signifikan lebih pendek di infestasi berikutnya sebagai sistem kekebalan tubuh lebih cepat bereaksi (biasanya dalam waktu 1-4 hari).

Tanda dan gejala kudis termasuk:

  • Gatal, ini menjadi gejala yang sangat umum terjadi pada penderita kudis, biasanya ini bereaksi pada waktu malam hari.
  • Ruam, ketika tungau liang ke dalam kulit, membentuk trek liang, atau garis, yang paling sering ditemukan pada lipatan kulit, dan dan menimbulkan gatal-gata, jerawat, atau bercak kulit bersisik.
  • Luka, ini terjadi di daerah terinfestasi mana seseorang telah tergores di kulit. Luka yang terbuka juga dapat menyebabkan impetigo.

Pengobatan untuk kudis

Kudis sangat menular, sehingga siapapun yang hidup dengan pasien yang telah didiagnosis dengan kondisi, atau yang telah memiliki kontak dekat dengan pasien, kemungkinan besar akan di berikan rujukan oleh dokter untuk dirawat meskipun mereka tidak menimbulkan banyak gejala. Ini termasuk dengan orang orang  yang telah melakukan kontak intim.

Kudis umumnya diobati dengan obat topikal seperti 5 persen krim permethrin, krim crotamiton, atau lindane lotion. Dalam beberapa kasus, 25 persen benzil benzoat lotion atau 10 persen salep sulfur dapat digunakan. Untuk obat topikal juga biasanya di gunakan pada waktu malam hari dan pagi hari saja.

Ambilah langkah langkah berikut untuk mencegah re-infestasi dan penyebaran :

  • Cuci atau kering-bersih semua pakaian, handuk, seprai, dll Ketika mencuci, menggunakan air sabun dan keringkan di bawah suhu yang panas.
  • Bersihkan seluruh peralatan olahraga, termasuk, jok, dll, dan membuang tas yang sudah tidak di pakai lagi atau sudah terkena debu yang telah di simpan selama beberapa pekan.

Jika sulit untuk menyembuhkan kondisi tersebut walaupun kita sudah melakukan berbagai cara, ada baiknya kita menggunakan obat herbal sebagai alternatif yang dapat menyembuhkan penyakit kudis dengan cepat tanpa kambuh kembali yaitu dengan QnC Jelly Gamat, yang sudah terbukti akan khasiat dan kemampuannya untuk menyembuhkan penyakit kudis dengan cepat, yang terpenting tidak akan menimbulkan efek samping ataupun ketergantungan terhadap konsumen. Cukup mudah kok untuk menggunakannya, kita hanya perlu mengoleskannya tanpa bau anyir ataupun lengket sekalipun.

Kebersihan juga sangat di perlukan dan mempunyai pengaruh positip bagi kesehatan tubuh, sudah seharunya kita selalu menjaga kebersihan agar tidak menimbulkan penyakit serta tidak mengotori lingkungan kita dan agar tetap terjaga bersih.

Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *