Pilek, Penyakit Ringan Namun Tidak Nyaman

Pilek adalah penyakit virus menular yang menginfeksi sistem pernapasan bagian atas. Hal ini juga dikenal sebagai rhinopharyngitis atau coryza akut, karena di sebabkan oleh virus  coronavirus atau rhinovirus. Ini menjadi penyakit menular yang paling umum pada manusia yang di sebabkan oleh hawa dingin.

Tubuh manusia tidak bisa membangun resistensi terhadap semua virus yang dapat menyebabkan flu biasa. Hal ini bahwa pilek begitu umum dan dapat terjadi secara berulang. Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention). Anak-anak seusia TK seringkali mengalami penyakit pilek setidaknya 12 kali dalam setahun, dibandingkan dengan anak remaja dan orang dewasa yang hanya mengalami sekitar tujuh kali per tahun. Para ahli mengatakan bahwa penyakit ini tidak akan kambuh ketika cuaca dingin, karena tidak memiliki efek yang menyebabkan risiko terkena flu. Selain itu, obat antibiotik tidak menyembuhkan pilek atau untuk mempercepat pemulihan.

Gejala pilek

Gejala adalah sesuatu yang pasien rasakan. Nyeri bisa menjadi contoh dari gejala, sedangkan ruam bisa menjadi tanda dari seorang penderita yang dapat di ketahui. Tubuh bereaksi terhadap cuaca dingin dan memicu pelepasan bahan kimia untuk membuat pembuluh darah bocor yang menyebabkan kelenjar lendir untuk bekerja lebih keras. Jika Anda menderita pilek, sebaiknya perbanyak istirahat dan meminum banyak air putih.

Berikut gejala yang paling umum dari pilek adalah:

  • tenggorokan kering
  • sakit tenggorokan
  • batuk
  • demam ringan
  • bersin
  • suara serak
  • hidung mampet
  • sakit kepala ringan

Gejala yang jarang di timbulkan penyakit pilek, meliputi :

  • sakit otot
  • gemetaran
  • mata merah
  • kelemahan
  • Pengurangan nafsu makan
  • kelelahan ekstrim

Sekitar 25% dari orang yang tidak menderita gejala saat terinfeksi virus flu/pilek itu di karenakan sistem kekebalan tubuh mereka bereaksi secara berbeda terhadap virus. Kadang-kadang bakteri dapat menginfeksi telinga atau bagian sinus, ini dikenal sebagai infeksi bakteri sekunder dan dapat diobati dengan obat antibiotik.

Penyebab

Flu biasa dapat disebabkan oleh lebih dari 200 virus yang berbeda. Hingga 50% dari pilek disebabkan oleh rhinovirus, dan ada virus lainnya yang dapat menyebabkan kambuhnya penyakit pilek tersebut meliputi :

  • virus parainfluenza
  • metapneumovirus
  • coronavriuses adenovirus
  • respiratory syncytial virus
  • enterovirus

Infeksi pun terjadi ketika virus sudah dapat mengalahkan sistem kekebalan tubuh. Baris pertahanan  pertama adalah lendir yang diproduksi di hidung dan tenggorokan oleh kelenjar lendir. Lendir menjadi perangkap apa yang dihirup hidup, seperti debu, virus dan bakteri. Lendir adalah cairan licin yang terdapat di bagian membran hidung, mulut, tenggorokan dan vagina. Ketika lendir ditembus oleh virus, yang kemudian memasuki sel, lalu virus mengambil kendali dari unsur sel pertama dimana terdapat unsur sel yang dapat menghasilkan protein.

Pencegahan

Karena ada begitu banyak virus yang menyebabkan pilek/flu sehingga membuat sulit bagi para ilmuwan untuk mengembangkan vaksin. Namun, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat diambil untuk membantu menghindari flu biasa, termasuk melakukan hal-hal seperti di bawah ini :

  • menghindari kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi dengan flu/pilek
  • makan banyak buah yang kaya vitamin dan sayuran secara teratur sehingga sistem kekebalan tubuh Anda tetap kuat
  • saat bersin atau batuk lakukan penutupan mulut dengan tisu ataupun sapu tangan lainnya
  • jika Anda bersin dan menutupnya menggunakan bagian tangan Anda pastikan untuk mencucinya dengan sabun dan air
  • jika Anda tidak memiliki tisu atau sapu tangan lainnya saat batuk maupun flu, sebaiknya gunakan bagian dalam (lekukan) dari siku
  • cuci tangan Anda secara teratur karena virus flu dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui sentuhan.
  • menjaga permukaan bagian dapur maupun dapur agar tetap bersih dan tidak mudah menjadi tempat nempel virus
  • hindari untuk menyentuh bagian wajah Anda terutama hidung dan mulut

Pengobatan

Sebagian besar kegunaan obat antibiotik dan antivirus tidak bekerja secara efektif untuk penyembuhan pilek. Meskipun tidak ada cara yang secara langsung untuk mengobati atau menyembuhkan pilek, mungkin langkah-langkah berikut dapat membantu meringankan gejala tersebut :

  • minum banyak cairan dan tetap terhidrasi,  dapat membuat anda akan merasa lebih baik saat terinfeksi pilek
  • meminum banyak cairan dan beristirahat di tempat tidur, karena istirahat mungkin dapat membantu tubuh saat terinfeksi sebagai sistem kekebalan tubuh yang melawan virus.
  • mengambil aspirin, parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan sakit kepala dan demam. Jangan berikan aspirin pada anak di bawah usia 16 tahun.
  • beberapa orang menemukan bahwa menghirup uap membantu meringankan gejala hidung tersumbat.
  • mengambil dekongestan selama kehamilan, para ilmuwan di Boston University melaporkan dalam American Journal of Epidemiology bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi obat dekongestan selama trimester pertama mereka akan kemungkinan memiliki risiko lebih besar melahirkan bayi dengan cacat langka di saluran pencernaan mereka, telinga dan jantung.
Bagikan kepada kawan dan kerabat...
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *