Tag Archives: tanda

Tanda Dan Gejala Dari Kekurangan Kalsium

Kalsium adalah senyawa dalam tubuh manusia yang sekitar 1 sampai 2 persen jumlahnya dari berat badan orang dewasa. Sementara lebih dari 99 persen kandungan kalsium ini ditemukan dalam organ tubuh yaitu gigi dan tulang, sisanya ada dalam darah, otot dan jaringan lainnya. Itu merupakan salah satu alasa dari beberapa penyebab gigi menjadi rusak, karena gigi kekurangan kandungan kalium yang sangat berperan penting dalam menjaga gigi agar tetap kuat. Kekurangan kalsium biasanya disebabkan oleh kekurangan vitamin D, adanya disfungsi atau timbulnya efek dari operasi pengangkatan kelenjar paratiroid. Kekurangan mineral ini juga dapat menyebabkan berbagai gejala, tergantung pada tingkat keparahan dan seberapa cepat penyakit atau gejala tersebut berkembang. Ketika berkembang pesat, hal itu dapat menyebabkan masalah seperti kejang otot, dan detak jantung yang abnormal. Orang yang mengalami kekurangan kalsium kronis bisa saja tidak akan menimbulkan gejala atau mereka dengan cepat dapat mengembangkan penyakit lain seperti katarak, perubahan perilaku, masalah tulang persendian ataupun gigi.

Gejala neuromuskular

Ketika tubuh kita kekurangan kalsium, otot dan saraf akan berfungsi abnormal yang dikenal sebagai iritabilitas neuromuskuler. Gejala ringan lain pun dapat terjadi seperti mati rasa atau kesemutan di sekitar mulut dan bagian jari. Kondisi tubuh yang mengalami kekurangan kalium yang lebih parah juga dapat menyebabkan tetanus, yang ditandai dengan adanya kedutan dibagian otot yang tak sadar, kram dan kejang. Tetanus dapat muncul secara tiba-tiba tanpa adanya gejala terlebih dahulu. Hal ini juga dapat diketahui oleh suatu tes, dimana penggunaan manset dapat menyumbat tekanan darah pada lengan atas yang dapat mengurangi aliran darah ke tangan. Jika ini dapat menyebabkan gejala kejang pada bagian tangan, kondisi ini disebut sebagai tanda Trousseau. Menurut sebuah studi pada tahun 2008 oleh British Medical Journal, tanda ini hadir di 94 persen orang yang memiliki tingkatan darah rendah akan kandungan kalsium dan hanya menyerang 1% dari mereka yang memiliki kadar kalsium yang normal.

Gejala neurologis lainnya

Kondisi kekurangan kalsium yang berkembang dengan cepat dapat menyebabkan gejala kejang. Ketika tubuh kita kekurangan kalsium dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain yang juga dapat berpengaruh terhadap sistem saraf. Sakit kepala dapat terjadi karena adanya peningkatan tekanan di dalam kepala, seperti adanya pembengkakan pada bagian dari saraf optik yaitu saraf yang menghubungkan mata ke otak. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan gejala pada mata seperti kabur atau penglihatan ganda. Penyakit katarak ini dapat berkembang secara perlahan dan juga dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Kekurangan kalsium secara kronis juga dapat menyebabkan gejala neuropsikiatri, seperti depresi, perubahan kepribadian dan timbulnya masalah dengan pemikiran, yang dapat memunculkan gangguan seperti demensia.

Gejala kardiovaskular

Jantung terdiri dari sistem penghantar listrik, yang mengirimkan sinyal ke otot-otot jantung sehingga mereka dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Kekurangan kalsium bisa menyebabkan kelainan pada sistem penghantar listrik ini, yang menyebabkan detak jantung menjadi abnormal. Gejala detak jantung yang abnormal dapat menyebabkan pingsan atau perasaan yang tidak mengenakan. Kekurangan kalsium juga dapat merusak kemampuan otot-otot jantung untuk berkontraksi dan memompa darah, yang dapat menyebabkan gagal jantung.

Tanda dan gejala lainnya

Kekurangan kalsium dalam jangka waktu yang lama dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya juga. Gejala dapat terjadi dibagian permukaan kulit seperti gatal, kulit mengering, eksim atau jenis masalah kulit psoriasis juga dapat berkembang. Gejala pun dapat terlihat dari permukaan kuku yang kering dan rapuh. Karena kalsium merupakan komponen utama dari gigi, kekurangan kalsium kronis juga dapat menyebabkan gigi menjadi semakin memburuk dan mudah berlubang. Kondisi ini juga dapat mempengaruhi bagian tulang, sehingga tulang menjadi menipis atau mengalami osteoporosis, yang mempermudah tulang menjadi patah.

Penanganan medis

Kekurangan kalsium yang berkembang pesat ternyata dapat juga menjadi ancaman bagi kesehatan seseorang. Sebaiknya kita melakukan konsultasi langsung jika kita mengalami kejang di bagian otot, berkedut, kram, kesemutan atau mati rasa, detak jantung yang tidak beraturan, sesak napas, kaki menjadi bengkak atau kejang. Jika kita mengalami beberapa gejala lain seperti sakit kepala, adanya perubahan pada penglihatan, masalah dengan daya ingat, perubahan suasana hati atau kepribadian, kita harus meminta bantuan medis mengenai gejala yang kita alami tersebut supaya dengan mudah dideteksi sebelum masalah penyakit tersebut berkembang semakin parah.

Ternyata di saat tubuh mengalami kekurangan asupan senyawa tertentu seperti kalsium sangat berdampat dan berpengaruh terhadap tubuh serta dapat menganggu proses kinerja dari seluruh bagian organ tubuh kita, karena kalium merupakan zat yang sangat penting terutama dalam masalah pertumbuhan tulang yang terdapat dalam tubuh kita untuk tetap berkembang dan tumbuh dengan sehat.

11 Oct 2016

Benarkan Kerusakan Gigi Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung?

Penyakit gusi adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada jaringan yang mengelilingi gigi yang menyebabkan tulang rahang menjadi terkikis. Penyakit gusi disebabkan oleh bakteri yang tumbuh pada permukaan gigi dan di bawah gusi. Menurut sebuah studi dari University of Cincinnati data ilmiah yang telah diungkapkan yaitu bahwasanya penyakit gusi dapat menyebabkan penyakit jantung, suatu kondisi yang digunakan untuk menggambarkan berbagai masalah yang berhubungan dengan penyakit jantung fungsional atau infeksi jantung. Para ilmuwan percaya bahwa peradangan yang disebabkan oleh penyakit periodontal mungkin bertanggung jawab terhadap hubungannya dengan kondisi gigi. Penyakit periodontal juga akan memperburuk kondisi jantung yang kita. Pasien yang beresiko terhadap penyakit endokarditis infektif lebih mungkin untuk memerlukan pengobatan dengan menggunakan antibiotik sebelum melakukan pemerikasaan gigi lebih lanjut. Periodontist dan ahli jantung dapat menentukan seseorang apakah kondisi jantungnya tersebut memerlukan penggunaan antibiotik sebelum prosedur gigi dilakukan atau tidak.

Penyakit gusi

Penyakit gusi adalah infeksi bakteri dari bagian jaringan tertentu yang mengelilingi gigi. Tahap awalan dari penyakit gusi ini disebut sebagai gingivitis, sebagai kondisi yang terbilang buruk, gingivitis ini menjadi permasalahan yang periodontitis. Mulut secara alami ternyata dapat menghasilkan plak, zat yang terletak pada permukaan luar gigi. Plak mengandung bakteri yang menghasilkan racun yang dapat mengiritasi jaringan gusi. Seiring waktu, plak ini akan mengeras menjadi tartar. Penyakit ini juga bisa ditimbulkan dari kotoran bakteri yang menempel pada permukaan gigi dan disela-sela gusi kita, jadi kita harus mengetahui beberapa cara untuk membersihkan noda dan plak secara alami.

Penyakit jantung

Ternyata memang benar ada hubungan langsung antara penyakit gusi yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Bahkan, ilmuan pun mampu memprediksi seseorang yang akan mengembangkan penyakit jantung hanya melewati penelitian berdasarkan perawatan mulut seseorang saja. Penyakit gusi dapat menyebabkan kondisi jantung seperti endokarditis dan penyimpangan fungsional. Menurut Langone Medical Center, endokarditis bakteri adalah infeksi bakteri pada membran jantung yang disebabkan oleh mutans streptokokus dan actinomycetemcomitans Aggregatibacter, karena dua jenis bakteri yang terkait dengan penyakit gusi. Bakteri yang berasal dari gigi dan di bawah garis gusi selanjutnya akan merambat ke dalam tubuh melalui aliran darah di mana bakteri tersebut akan masuk ke dalam jaringan jantung yang dapat menyebabkan infeksi dan peradangan.

Tanda dan gejala

Gingivitis adalah suatu kondisi masalah gigi ringan yang dapat menyebabkan bengkak, gusi memerah yang dapat berdarah ketika saat disikat. Periodontitis muncul ketika gusi mulai menipis dari gigi dan akan memperlihatkan bagian tulang dalam gigi. Tulang yang tidak terlindungi ini akan menjadi mudah terinfeksi oleh bakteri. Gusi menjadi merah dan bengkak, berdarah dan mengeluarkan cairan nanah. Tanda dan gejala endokarditis bakteri ini termasuk murmur jantung, kelelahan, demam, organ tubuh melemah, nyeri otot, batuk, nyeri sendi, sesak napas dan bintik-bintik merah kecil pada permukaan kulit, mulut dan kuku. Menurut Langone Medical Center kelainan fungsional dari ini jantung ini biasanya menyebabkan jantung berdebar, denyut jantung berdetak tidak teratur dan nyeri dada.

Faktor risiko

Risiko penyakit gusi yang menyebabkan tingginya akan resiko terkena penyakit jantung pada orang yang memiliki genetik tertentu serta mereka yang tidak merawat membersihkan mulut secara teratur. Gigi harus disikat dua kali sehari dan dibersihkan dengan benang sekali per hari. Pasien yang mempunyai sistem kekebalan yang lemah seperti penderita AIDS, leukemia atau diabetes akan lebih sering menderita penyakit gusi, seperti seseorang yang memiliki tingkat stres yang tinggi dan pola makan yang buruk serta kebiasaan buruk lainnya seperti perokok.

Pengobatan

Gingivitis ringan dapat diobati dengan cara selalu meningkatkan kesehatan gigi yang meliputi kebiasaan seperti memerikasakan gigi ke dokter secara teratur dengan cara flossing. Penyakit gusi yang sudah terbilang parah harus mendapatkan pembersihan gigi secara luas di atas garis gusi. Antibiotik pun harus diresepkan untuk membersihkan mulut dari infeksi, dan dalam kasus yang ekstrim pembedahan dianjurkan untuk mengangkat jaringan yang sudah mengalami terinfeksi dari bagian gigi tersebut. Pengobatan untuk endokarditis bakteri meliputi penyembuhan yang menggunakan obat antibiotik selama empat sampai enam minggu. Jika infeksi berlanjut sampai menyebabkan adanya dampak yang menyerang jantung dan membuat organ jantung mulai rusak, operasi pun dilakukan untuk menghilangkan penyebab infeksi dan untuk memperbaiki katup jantung yang rusak.

Dari masalah penyakit gigi saja yang terbilang sepele ternyata dapat menyebabkan permasalah kesehatan besar muncul, apalagi kondisi ini dapat menyerang organ utama tubuh kita yaitu jantung. Kita harus bisa merawat dan menjaga kebersihan mulut kita, terutama dengan berbagai macam makanan dan minuman sembarangan, bagi para penggemar minuman bersoda nih harus berani menghindari minuman seperti ini, ternyata minuman bersoda dapat menodai gigi kita juga loh.

10 Oct 2016

Penyebab, Gejala, Serta Pengobatan Untuk Penyakit Kudis

Kudis adalah salah satu dari beberapa kondisi kulit yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan ruam. Ini adalah kondisi dermatologi yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, sebuah tungau mikroskopis berkaki delapan. Namun, hal itu dapat mempengaruhi orang dari segala usia, apapun tentang kondisi serta keadaan ekonomi mereka. Jika seorang individu memiliki kudis, mereka dan siapa saja yang memiliki hubungan harus melakukan kontak jauh.

Apa kudis?

Kudis menyebabkan ruam kulit, gatal, dan munculnya benjolan merah kecil dan melepuh. Setiap tahun, kudis menyerang jutaan orang dari semua ras, usia, dan status sosial ekonomi. Hal ini sangat menular, yang dengan mudah menyebar melalui kontak fisik dekat (mis kulit-ke-kulit) dan dengan berbagi tempat tidur, pakaian, dan furniture penuh dengan tungau. Kudis diperkirakan menginfeksi lebih dari 300 juta manusia di seluruh dunia setiap tahun, termasuk 1 juta orang di Amerika Serikat.

Penyebab kudis

Seperti disebutkan sebelumnya, penyebab kudis adalah kutu tungau Sarcoptes scabiei, juga dikenal sebagai kutu yang menyebabkan gatal pada manusia. Setelah membuat tempat di bawah kulit, tungau betina bertelur di tempat tersebut. Setelah menetas, larva pindah ke permukaan kulit dan menyebar ke seluruh tubuh atau ke tubuh lain melalui kontak fisik dekat.

Manusia bukan satu-satunya spesies yang terpengaruh oleh tungau, anjing dan kucing juga dapat terinfeksi. Namun, masing-masing spesies yang menetap di tubuh berbeda dari jenis tungau yang berada di hewan. Kudis sangat menular dan menyebar melalui kontak kulit ke kulit atau dengan menggunakan handuk, selimut, atau furnitur yang penuh dengan tungau.

Dengan demikian, beberapa orang yang paling mungkin terkena tungau seperti :

  • Anak-anak yang menghadiri sekolah atau tempat bermain
  • Orang tua dari anak-anak
  • Aktif secara seksual ketika muda
  • Orang yang immunocompromised (termasuk orang-orang dengan HIV / AIDS, penerima transplantasi, dan lain-lain pada obat imunosupresan)
  • Orang tua

Gejala kudis

Gejala utama skabies adalah rasa gatal dan ruam di area tubuh di mana tungau telah membenamkan sejenisnya. Timbulnya gejala kudis sangat bervariasi tergantung pada apakah seseorang sebelumnya telah terkena tungau. Pertama kali seseorang terkena tungau kudis, butuh waktu selama 2-6 minggu untuk benar benar berkembang, jangka waktu ini secara signifikan lebih pendek di infestasi berikutnya sebagai sistem kekebalan tubuh lebih cepat bereaksi (biasanya dalam waktu 1-4 hari).

Tanda dan gejala kudis termasuk:

  • Gatal, ini menjadi gejala yang sangat umum terjadi pada penderita kudis, biasanya ini bereaksi pada waktu malam hari.
  • Ruam, ketika tungau liang ke dalam kulit, membentuk trek liang, atau garis, yang paling sering ditemukan pada lipatan kulit, dan dan menimbulkan gatal-gata, jerawat, atau bercak kulit bersisik.
  • Luka, ini terjadi di daerah terinfestasi mana seseorang telah tergores di kulit. Luka yang terbuka juga dapat menyebabkan impetigo.

Pengobatan untuk kudis

Kudis sangat menular, sehingga siapapun yang hidup dengan pasien yang telah didiagnosis dengan kondisi, atau yang telah memiliki kontak dekat dengan pasien, kemungkinan besar akan di berikan rujukan oleh dokter untuk dirawat meskipun mereka tidak menimbulkan banyak gejala. Ini termasuk dengan orang orang  yang telah melakukan kontak intim.

Kudis umumnya diobati dengan obat topikal seperti 5 persen krim permethrin, krim crotamiton, atau lindane lotion. Dalam beberapa kasus, 25 persen benzil benzoat lotion atau 10 persen salep sulfur dapat digunakan. Untuk obat topikal juga biasanya di gunakan pada waktu malam hari dan pagi hari saja.

Ambilah langkah langkah berikut untuk mencegah re-infestasi dan penyebaran :

  • Cuci atau kering-bersih semua pakaian, handuk, seprai, dll Ketika mencuci, menggunakan air sabun dan keringkan di bawah suhu yang panas.
  • Bersihkan seluruh peralatan olahraga, termasuk, jok, dll, dan membuang tas yang sudah tidak di pakai lagi atau sudah terkena debu yang telah di simpan selama beberapa pekan.

Jika sulit untuk menyembuhkan kondisi tersebut walaupun kita sudah melakukan berbagai cara, ada baiknya kita menggunakan obat herbal sebagai alternatif yang dapat menyembuhkan penyakit kudis dengan cepat tanpa kambuh kembali yaitu dengan QnC Jelly Gamat, yang sudah terbukti akan khasiat dan kemampuannya untuk menyembuhkan penyakit kudis dengan cepat, yang terpenting tidak akan menimbulkan efek samping ataupun ketergantungan terhadap konsumen. Cukup mudah kok untuk menggunakannya, kita hanya perlu mengoleskannya tanpa bau anyir ataupun lengket sekalipun.

Kebersihan juga sangat di perlukan dan mempunyai pengaruh positip bagi kesehatan tubuh, sudah seharunya kita selalu menjaga kebersihan agar tidak menimbulkan penyakit serta tidak mengotori lingkungan kita dan agar tetap terjaga bersih.

28 Jul 2016

9 Tanda Bahwa Anda Positif Terkena Virus HIV

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menjadikan si penderita menjadi rentan terhadap penyakit dan mudah sekali untuk terserang penyakit, sehingga dapat memperburuk penyakit yang sudah ada pada si penderita. HIV menyerang sistem kekebalan tubuh pada sel T di dalam tubuh. Sel T sendiri ialah kelompok sel darah putih yang memainkan peran utama pada kekebalan selular.

HIV sendiri adalah penyakit yang cukup berbahaya dan bisa mengancam keselamatan kehidupan kita jika saja kita tidak bisa menangani dengan serius dan secara langsung di saat sudah di ketahui bahwa kita sudah positif terkena penyakit ini, pasalnya penyakit HIV ini belum ada pengobatan atau penanganan tepat untuk menyembuhkan secara langsung.

Tidak adanya penawar obat untuk membuat kesembuhan pasien pendertita HIV secara langsung, sehingga ilmuwan dan para ahli dokter dari seluruh dunia hanya bisa menggunakan obat yang efektif saja untuk bisa memperlambat perjalanan penyakit dan berusaha untuk membuat si penderita bisa bertahan hidup yang lebih lama.

Beberapa cara penularan HIV

Melalui sex

Perbuatan inilah yang sering di lakukan tanpa aturan, sehingga membuat para pelaku semakin bebas melakukan hubungan intim yang bukan dengan pasangan, lebih parahnya lagi marak perbuatan ini di lakukan dengan beberapa orang secara bergantian tanpa menggunakan alat seperti kondom yang membuat infeksi pada daerah intim, dan perbuatan inilah yang mudah sekali untuk menularkan atau terjadinya penyakit HIV.

Tranfusi darah

Ini juga yang tanpa kita sadari yang akan menularkan penyakit berhaya dan mematikan HIV dari satu orang ke orang lainnya. Karena melalui jarum suntik yang sudah terkontaminasi dengan si penderita HIV dan tidak di ganti ketika akan di gunakan kepada orang lain, hal ini bisa jadi pemicu penularan besar besaran pada orang lain karena jarum suntik yang sama itupun di gunakan kepada semua orang.

Turun temurun

Penyakit ini justru akan mudah menular dari seorang ibu yang sedang hamil, si bayi yang ada dalam kandungan akan terinfeksi langsung oleh virus ini dan bisa jadi ketika si ibu nanti menyusui, dan penularannya pun melalui air susu.

Ada beberapa pendapat atau mitos yang kita percaya tentang bagaimana penyakit HIV ini bisa menular, dari mulai berjabat tangan, bersin, memeluk, berbagi handuk, menggunakan tempat nasi atau piring yang sama dan berciuman.

Berikut beberapa tanda bahwa anda positif terkena HIV

Demam

Gejala awal yang di rasakan ketika penyakit ini menjangkit tubuh ialah demam, tubuh juga akan mengalami kelelahan, sakit tenggorokan sampai pembengkakan pada kelenjar getah bening dan di sertai beberapa gejala ringan lainnya.

Tidak teraturnya menstruasi

Dalam tahap lanjut penyakit HIV pada wanita mengalami ketidakteraturan menstruasi dengan periode yang lebih sedikit dan juga jarang. Penurunan berat badan dan juga kesehatan yang buruk juga menjadi tahap akhir penyakit HIV yang di derita wanita.

Sulit berkonsentrasi

Tanda demensia terkait HIV yaitu masalah kognitif. Selain sulit berkonsentrasi dan kebingungan, demensia terkait penyakit HIV juga melibatkan masalah memori dan kepribadian yang mudah tersinggung.

Batuk kering

Ini yang terjadi pada si penderita HIV dan merupakan awal pertama seseorang terkena HIV. Batuk akan berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Keadaan kuku yang berubah

Perubahan pun terjadi pada kuku si penderita, menjadikan kuku si penderita HIV menjadi terbelah, kering, menebal bahkan perubahan warna pun terjadi pada kuku.

Infeksi jamur

Infeksi jamur ini biasanya terjadi pada mulut, penyebab jamur ini adalah candida, merupakan salah satu jenis jamur. Candida adalah jenis jamur yang umum dan merupakan jenis jamur yang menginfeksi pada wanita. Karena penderita HIV mempunyai sistem kekebalan yang menurun sehingga mudah sekali terinfeksi jamur.

Pegal di sertai nyeri pada otot dan sendi

Gejala ini sudah tidak asing lagi karena menyerupai gejala pada penderita hepatitis, flu. Gejala ini sudah tidak mengherankan lagi karena sama halnya dengan penderita penyakit lain dengan nyeri di bagian otot dan persendian.

Penurunan berat badan

Tentunya penurunan berat badan akan menurun karena sistem kekebalan tubuh melemah, penurunan berat badan secara drastis dan singkat pun terjadi karena adanya infeksi lain seperti Tuberculosis paru, Kanker , Diet untuk menguruskan berat badan.

Sering kesemutan

Mati rasa atau kesemutan biasanya terjadi di tangan dan kaki, ini terjadi karena adanya kerusakan pada saraf sehingga membuat si penderita mengalami mati rasa pada suatu bagian di tubuh, biasanya hal ini juga terjadi pada penderita diabetes. Untuk menghilangkan hal tersebut, kita bisa membeli obat obatan yang terjual bebas.

Tidak perlu mempercayai mitos tentang bahaya penularan HIV karena itu akan membuat si penderita merasa terasingkan. Justru kita harus lebih peduli dan saling mendorong agar si penderita lebih mampu menjaga diri dari perbuatan yang akan merugikan dirinya sendiri dan orang lain.

20 Jul 2016